Cinta Kedua CEO

Cinta Kedua CEO
Bab. 55. Pertanyaan Dari Samuel


__ADS_3

Akmal membuka pintu itu dengan perlahan. Semua bodyguard nya yang berjaga sembari berdiri di depan sekitar pintu menundukkan sedikit tubuhnya mereka.


Ia masuk ke dalam dengan berjalan ke dalam seperti seseorang yang mengendap-endap seolah-olah takut ketahuan dengan penghuni kamar tersebut. Ia menatap dengan tatapan matanya yang menelisik ke arah Adriana.


"Maaf, aku belum bisa mencintaimu, tapi satu hal yang perlu kamu ketahui maafkan aku atas semua kesalahanku, terima kasih banyak atas semuanya karena sudah mengandung, merawat, menjaga dan melahirkan ke dunia ini anak-anakku," Akmal membatin.


Akmal memutuskan untuk kembali ke tanah air tercinta. Ia sudah mengambil pilihan akan menetap di Indonesia saja. Karena Perusahaannya yang ada di Kota Berlin Jerman sudah stabil selama dia kemarin menetap dan menstabilkan tekanan dan ujian dalam Perusahaannya yang sempat melanda perusahaan itu.


"Aku akan membantumu untuk menjaga dan mendidik anak-anak kita tapi, maaf jika aku belum bisa mencintaimu dan tolong jangan paksa aku untuk melakukannya," gumam Akmal Pradipta Saiden.


Akmal lalu berjalan ke arah luar, ia meninggalkan kamar perawatan istrinya yang masih tertidur pulas karena kelelahan saat berjuang sekuat tenaga untuk melahirkan satu persatu anak-anak kembarnya yang tiga orang itu.


Starla, Seana, dan Bumi tertidur lelap dan nyenyak setelah selesai di adzankan oleh Papinya. Mereka seolah-olah bahagia dan senangnya karena bisa bertemu dengan ayah kandungnya mereka yang selama kurang lebih 9 tidak pernah bertemu sekalipun.


"Mama bangga padamu nak, karena kamu mampu menekan dan melawan egomu dan akhirnya bisa pulang ke tanah air untuk menemui darah dagingmu, Mama bahagia walaupun kamu belum bisa mencintai Adriana, tapi setidaknya kamu sudah datang dan memenuhi tanggung jawab dan kewajiban kamu sebagai seorang ayah," Bu Dewi membatin saat melihat anaknya berjalan ke arah luar dari dalam kamar perawatan Riana.


"Apa aku tetap harus tanya Adriana tentang kehamilannya yang terbilang cepat itu atau aku biarkan seperti itu saja karena jangan sampai gara-gara pertanyaan aku itu hingga penyakitnya Adriana muncul dan kambuh lagi," lirihnya Bu Laila Sari.


Bu Laila masih setia membantu beberapa perawat dan suster untuk menjaga kenyamanan baby triple agar bisa beristirahat dan tertidur dengan tenang dan damai hingga tidak terusik dalam istirahat mereka.


"Kalian harus jadi kebahagiaan dan kebanggaan papi dan mami kalian nak, Jangan biarkan kami sedih dan meneteskan air mata, Nenek dan Oma Dewi sangat menyayangi kalian begitu pun juga dengan Mami Riana dan Papi Akmal kalian sangat disayangi dan dikasihi oleh seluruh anggota keluarga besar Pradipta Saiden," Bu Laila bergumam sembari mengecek Pampers dan botol dot mereka.


Samuel pamit kepada Auntynya. Ia berniat mendatangi Papanya dan ada yang penting ingin dia bicarakan.

__ADS_1


"Aku harus tanya Papa tentang kecurigaanku ini, karena kalau wanita itu tidak mungkin dia mau jujur siapa aku sebenarnya dan aku takut jika perempuan itu berbohong padaku," gumamnya Samuel yang mulai menyalakan mesin mobilnya menuju rumahnya yang sudah hampir setahun belakangan ini tidak dia injakan kakinya di sana.


Bu Dewi melihat kepergian Sam dengan wajahnya yang penuh kebingungan dan keheranan. Ia menduga jika Sam keponakannya itu mengalami suatu masalah dan menghadapi pergolakan masalah batin.


"Apa yang terjadi padanya, wajahnya seperti menyimpan sesuatu rahasia yang sangat besar dan entah kenapa seolah-olah ada hubungannya dengan anak dan cucuk, apa aku nanti tanyakan saja Sam atau Papanya saja yah?" Bu Dewi membatin dengan kebingungan yang tiba-tiba melandanya itu.


Samuel mengemudikan mobilnya dengan perlahan, dia ingin mengetahui dan bertanya pada Papanya. Perasaannya entah kenapa saat berada di dekat Bu Laila ada getaran aneh seolah-olah mereka pernah bertemu sebelumnya selama ini dan terasa sangat dekat.


"Kenapa wajahnya Bu Laila seperti aku pernah melihat sebelumnya, tapi di mana dan kenapa perasaanku mengatakan jika beliau adalah orang yang pernah dekat denganku?" Raut wajahnya yang semakin dibuat penasaran dan penuh dengan teka-teki dan tanda tanya itu yang datangnya tiba-tiba memenuhi rongga hati dan pikirannya.


Samuel menyugar rambutnya dan mengelus wajahnya dengan gusar. Ia menghembuskan nafasnya dengan sedikit kasar. Dan sesekali dia memukul setir mobilnya dengan pelan.


"Setelah aku mendengar perempuan ular itu berbicara jika aku adalah bukan anak kandungnya sendiri, dan aku tidak mengetahui jika ular berkepala dua itu mengatakan jika Papa sebelumnya sudah menikah dengan perempuan kampung dan miskin satu minggu sebelum pernikahan mereka, apa jangan-jangan istrinya pertamanya papa adalah Mama kandung aku?" Lirihnya Sam.


"Semua jawaban dan kuncinya ada sama Papa dan secepatnya aku harus bertemu dengan papa," cicitnya Samuel yang menambah kecepatan mobilnya menuju kantor perusahaan Papanya.


Ia merubah haluan arah mobilnya menuju Perusahaan yang awalnya akan kembali ke rumahnya tapi, baru-baru dia mendapatkan informasi jika Papanya ada di Kantornya sedang rapat dengan rekan bisnisnya yang berasal dari luar negeri.


Pak Barata Ardiansyah Jaya adalah kakak kandungnya Bu Dewi Pradipta Jaya Saiden, adik bungsunya Papanya Samuel. Mereka hanya berdua bersaudara saja.


Kaulah labirin terindah di mata cintaku rela tersesat tempat perlu diselamatkan. Barangkali tuhan sedang tidak ingin kamu jatuh cinta agar kamu bisa mencintai dirimu lebih lama lagi hati yang patah hanyalah rasa sakit yang tumbuh yang diperlukan agar kamu bisa lebih mencintai ketika hal yang sebenarnya terjadi.


......................

__ADS_1


Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya judulnya ada di bawah ini, ceritanya pasti berbeda dan tetap recehan dan insya Allah menghibur..



Dilema Diantara Dua Pilihan


Pelakor Pilihan


Pesona Perawan


Cinta ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan


Kau Hanya Milikku



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all…


Tetap Dukung Cinta Kedua CEO dengan cara, Favoritkan, Rate Bintang 5, like Setiap Episodenya, gift poin dan koin seikhlasnya..


Mohon maaf jika banyak terdapat beberapa kesalahan dalam penulisannya atau typo yang meresahkan Readers..

__ADS_1


__ADS_2