Cinta Kedua CEO

Cinta Kedua CEO
Bab. 80. Balik ke Jakarta


__ADS_3

Akmal dan Ardiana rencana awalnya


akan berbulan madu ke Korea Selatan seouly sekitar lima hari, tapi karena salah satu anak kembarnya rewel dan tidak mau minum asi susu formula sehingga mau tidak mau keduanya balik lebih cepat dari jadwal yang sudah ditentukan.


"Riana apa boleh saya bicara sesuatu sebelum kita balik ke Jakarta?" Pintanya Akmal.


Riana segera menghentikan kegiatannya itu yang mengemas barang-barangnya ke dalam tasnya.


"Apa ada yang penting Mas?" Tanyanya Ariana.


Akmal menarik nafasnya dalam-dalam lalu menghembuskan nafasnya dengan cukup keras dan kasar karena ia takut jika kejujurannya akan membuat istrinya benci padanya. Akmal Pradipta segera berlutut di hadapan istrinya yang sudah mulai ia sayangi dan cintai walaupun hanya sedikit karena,ia belum bisa menghapus jejak dan melupakan cintanya kepada almarhumah mendiang istrinya itu Rianti.


"Ini sangatlah penting dan sebelumnya saya meminta maaf kepadamu atas semua salahku karena aku adalah pria bodoh yang sudah mabuk malam itu yang memaksa kamu menyerahkan kehormatanmu malam itu dan gara-gara saya juga kamu harus putus dan gagal menikah dengan Adit mantan kekasih sekaligus tunjanganmu, aku yang salah sehingga hampir saja kamu gila, gara-gara aku kamu harus hamil di luar nikah semua kemalangan itu karena aku!" Teriaknya Akmal dengan penuh penyesalan air matanya menetes membasahi pipinya.


Hanya karena perlakuan dan sikapnya Adriana ketika mereka menyatukan diri padahal sudah setahun lebih mereka menikah baru malam kemarin mereka sepenuhnya jadi suami istri yang benar.


Akmal menangis tersedu-sedu meratapi nasibnya itu,ia tidak menyangka jika kesalahan dalam kehidupannya itu akan membuat Riana hancur.

__ADS_1


"Abang Akmal saya mohon jangan seperti ini, ayo bangun jangan berlutut Bang, saya berasa istri yang sangat berdosa karena sudah membuat Abang seperti ini, lagian saya sama sekali tidak pernah marah atau pun membenci Abang. Semuanya sudah berlalu jangan pernah ungkit masa lalu, marilah kita mulai membuka lembaran baru dalam kehidupan kita bersama ketiga anak kita," pinta Riana.


Akmal menyeka air matanya itu dan tidak menyangka jika Istrinya semudah itu memaafkannya.


"Riana istriku apa benar kamu tidak marah?' tanyanya Akmal penuh tanda tanya besar.


Adrian tersenyum lembut, "Saya sudah tahu semuanya Abang jauh-jauh hari, dari situ awalnya saya marah, benci dan jengkel pada Abang tapi mengingat ketiga buah hati kita semuanya redam dan hilang begitu saja rasa marah itu hingga tak tersisa hanya melihat wajah ketiga anakku bidadari kecilku,"


Akmal terkejut mendengar perkataan dari mulut istrinya itu jika apa yang telah terjadi sudah diketahuinya itu sudah lama aku awal mereka menikah.


Akmal memeluk tubuh istrinya itu," Alhamdulillah makasih banyak atas semuanya kamu sangat mulia dan baik hati,bukan hanya wajahmu yang cantik dan rupawan tapi hatimu juga sungguh mulia, aku bersyukur memiliki seorang istri yang sangat cantik dan memiliki hati yang seluas samudra hingga memaafkan kesalahanku," pujinya Akmal dengan sepenuh hati.


Akmal dan Riana sangat bahagia karena hidup mereka sudah tidak ada beban dan rahasia lagi. Mereka semakin bisa memulai membuka lembaran baru hidup rumah tangganya mereka berdua.


Terpaksa penerbangan keduanya ditunda jadwal nya dari pagi menjadi sore hari barulah mereka bertolak dari bandara internasional Incheon airport KorSel menuju negara Indonesia bandara internasional Soekarno Hatta.


Kedatangan kedua pasangan suami istri itu disambut hangat oleh anggota keluarganya. Mulai dari Bu Dewi Lidya Kheiz, Prita Laura Mulya Sari, Bu Laila Sari, Pelangi Aurora Sam, Samuel Arvian dan Pak Baratayudha,"Pak Nawang supir pribadinya, Bu Tati art nya juga serta ketiga anak kembarnya Seana, Starla dan Bumi juga hadir di bandara. Karena Bumi sehingga mereka balik lebih cepat dari Seoul.

__ADS_1


Akmal dan Riana terkejut melihat rombongan anggota keluarganya sudah berdiri di depan pintu kedatangan. Riana menutup mulutnya saking tidak percayanya melihat ayah, ibu, mama mertuanya, pembantu, anak kembarnya, calon istri adiknya, keponakan tercantik nya juga hadir.


Apa yang mereka lakukan membuat Adriana menangis tersedu-sedu saking bahagianya melihat senyuman mereka menyambut kepulangannya.


Akmal berjalan cepat sambil menggandeng tangan istrinya dengan penuh kemesraan. Semua orang turut bahagia melihat mereka yang hubungannya sudah berubah lebih baik dari sebelumnya itu.


"Alhamdulillah Mama sangat senang melihat kalian sudah ada kemajuan," ucap Bu Dewi.


"Alhamdulillah makasih banyak ya Allah putriku sudah mulai bahagia bersama suaminya tercinta,"


"Bapak senang melihat kalian bahagia seperti ini, lengkap sudah kebahagiaan papa kali ini melihat senyuman kalian," imbuhnya Pak Barata.


"Semoga Mbak sakinah mawadah warahmah hingga kakek nenek langgeng pernikahannya," doa setulus hati yang diucapkan oleh Samuel.


"Semoga kami juga segera menyusul menjadi pasangan suami istri yang bahagia untuk selamanya," timpalnya Prita.


Adriana sudah menggendong putra tunggalnya itu yang sempat rewel dan tubuhnya panas dan hangat, tapi sekarang sudah sembuh total setelah Adriana balik dari luar negeri.

__ADS_1


Hari demi hari waktu terus berlalu hubungan mereka semakin dekat dan membaik, ketiga anaknya tumbuh dan berkembang semakin besar dan montok saja. Mereka pun bahagia setelah Syam dan Priya menikah hingga mereka sudah berangkat ke Tokyo Jepang untuk berbulan madu dengan putri semata wayangnya Pelangi ikut bersama mereka.


...--------TAMAT--------...


__ADS_2