
Sayang masuk cepat lihat anak-anakmu!" Pintanya Bu Dewi.
"Anak-anak?" Beo Akmal karena setahunya Adriana Istrinya hamil saja tanpa tahu jika Adriana hamil anak kembar.
"Iya Nak, kamu akan memiliki tiga orang anak sekaligus," balasnya Mamanya dengan senyuman yang tidak pernah luntur dari wajahnya itu.
Oek.. oek… oek…
Suara tangisan anak ketiganya Adriana lebih besar dari dua sebelumnya.
"Besan, kok suaranya cucu kita yang terakhir suaranya besar sekali yah jika dibanding dengan saudara kembarnya yang lain?" Ujarnya Bu Dewi yang keheranan.
Akmal masih tidak percaya jika perempuan yang malam itu berhasil di perawani nya itu ternyata hamil anak kembar.
Akmal mematung di tempatnya, antara bahagia dan keheranan karena tidak menyangka dirinya akhirnya memiliki seorang anak bahkan lebih dari satu orang.
Sejak dia menikah dengan mendiang istri pertamanya sekali pun Istrinya tidak pernah hamil walaupun pernikahan mereka sudah berjalan hampir lima tahun lamanya.
"Aku tidak tahu apa aku bahagia harus sedih karena sejujurnya dulu aku sangat mengharapkan Seorang anak dari Rianti tapi, karena istriku penyakitan jadi gak bisa hamil," batinnya Akmal.
Akmal kebingungan berdiri di depan pintu masuk ruangan bersalin. Sedangkan yang lainnya sudah masuk melihat kondisi ibu dan anak-anak si kembar triple itu.
Sam yang melihat hal tersebut segera menarik tangannya Akmal dengan tampan nyelenehnya itu. Dia terus menarik tangannya Kakak sepupunya itu. Tanpa banyak pikir dan ada rasa takut yang nantinya akan kena marah.
__ADS_1
"Apa Abang tidak mau adzanin anaknya, kasihan kalau harus orang lain yang lakukan padanya mereka, andai saja Abang sudah tiada atau tidak ada di tempat pasti hak itu dialihkan ke tangan orang lain," sarkas Sam.
Akmal yang pikirannya terbang melayang entah kemana baru tersadar atas perkataan tidak difilternya Sam.
"Tadi kamu bilang apa?" Tanyanya Akmal dengan wajahnya yang sudah geram bin kesal menahan kesalnya yang tiba-tiba mengisi pikirannya.
"Hehehe, aku tadi hanya bercanda kok Abang," ujarnya Sam sambil tertawa cengengesan mendengar perkataan dari Kakak sepupunya itu.
Akmal baru ingin membuka mulutnya lebar-lebar untuk memarahi Sam tapi, suara tangisan bayi dari salah satu anaknya membuatnya mengurungkan niatnya dan spontan mempercepat langkahnya dan mendorong tubuhnya Sam karena menghalangi jalannya.
Akmal tersenyum bahagia saat sudah berada di dalam ruangan khusus bayi, di mana terdapat tiga box dengan masing-masing terisi satu bayi. Akmal mendekati mereka yang menangis. Air matanya mengalir membasahi pipinya tanpa aba-aba. Ia terharu melihat ketiga anak kembarnya.
"Maafkan Papi! Baru kali ini datang untuk menjenguk kalian, bukannya papi tidak sayang sama kalian tapi, maafkan papi yang baru mengetahui jika kamu adalah anak kandung Papi, Mami kalian adalah perempuan yang aku renggut kehormatannya," ujarnya Akmal dengan deraian air matanya menetes membasahi pipinya.
"Ya Allah… sekuat dan setegar itu kah kamu menyimpan masalah sebesar ini Nak? Kenapa kamu tidak berbagi dengan Ibu, apa gara-gara ini kamu Andre memutuskan hubungan pertunangan kalian?" Batinnya Bu Laila Sari yang tanpa sengaja mendengar perkataan dan kejujuran dari Akmal.
Ibu mana yang tidak akan sedih dan menyesal jika putrinya mengalami cobaan yang cukup besar. Semua hati seorang perempuan yang memiliki anak gadis yang berada di dalam posisinya Andriana pasti akan dalam kedukaan dan rasa sedih yang mendalam.
Bu Laila Sari segera menghapus air matanya. Ia tidak ingin dilihat sisi lemahnya oleh orang lain.
"Kamu harus secepatnya kumandangkan adzan di telinganya sebelum mereka buang air," tuturnya Bu Laila yang tiba-tiba datang berjalan di belakang Akmal yang masih menangis dalam penyesalannya.
...----------------...
__ADS_1
Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya judulnya ada di bawah ini, ceritanya pasti berbeda dan tetap recehan dan insya Allah menghibur..
Dilema Diantara Dua Pilihan
Pelakor Pilihan
Pesona Perawan
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Kau Hanya Milikku
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all…
Tetap Dukung Cinta Kedua CEO dengan cara, Favoritkan, Rate Bintang 5, like Setiap Episodenya, gift poin dan koin seikhlasnya..
Mohon maaf jika banyak terdapat beberapa kesalahan dalam penulisannya atau typo yang meresahkan Readers..
__ADS_1