Cinta Kedua CEO

Cinta Kedua CEO
Bab. 67. Rahasia Prita?


__ADS_3

Orang yang berada di depannya itu hanya memutar bola matanya dengan jengah. Sam tidak ingin berlama-lama beradu mulut dengannya sehingga berjalan meninggalkan tempat tersebut sembari memungut hpnya yang teronggok di atas lantai.


"Dasar, kurang kerjaan kalau meladeni dia terus," umpatnya Sam yang masih mampu didengar oleh seseorang yang sudah wajahnya memerah menahan amarahnya yang membuncah di dadanya.


"Dasar pria arogan, sombong, angkuh, jelek sok kegantengan, awas yah aku akan balas semua ini, sudah berbuat ulah malah tidak meminta maaf!!" Bentaknya.


Baru beberapa langkah ingin mengejar Sam, seseorang dari arah belakang memanggil namanya.


"Prita!!!" Teriak rekan kerjanya itu.


Prita adalah gadis yang ditabrak oleh Samuel yang berjalan sangat tergesa-gesa dan terburu-buru sampai-sampai tidak memperhatikan kondisi jalan yang dilaluinya.


"Iiihhh, baru mau mengejar pria songon, sok ganteng, egois dan keras kepala itu, awas yah jika aku melihat Kamu lagi aku akan minta tanggung jawab sekalian," makinya Prita yang jengkel dengan sikap arogansi dari Samuel pria yang diam-diam dia sukai.


"Tanggung jawab!" beo Aca sahabatnya Prita yang kebetulan bekerja juga di perusahaan Triyoga Global group di bagian sekretaris Akmal.


Prita yang tidak menyadari kedatangan Aca dibuat terkejut hingga Prita tersentak kaget.


"Ahhh ahhh itu!! Ucapnya Prita yang saking terkejutnya sampai-sampai tidak kuasa bereaksi spontan.


Prita memegang bagian dadanya saking terkejutnya mendengar suara dan kedatangan Aca yang tiba-tiba muncul di hadapannya.


"Kamu yah selalu buat aku terkejut saja, kalau datang kasih tanda kek jangan seperti Mak Kunti saja," sarkas Prita yang masih mengelus dadanya yang masih dalam keadaan kaget.


Hehehe," maaf!! nggak sengaja Prita cantik," balasnya Aca yang cengengesan menanggapi kekesalan dari Prita.


"Maaf, sudahlah tolong panggil beberapa meid kesini untuk bereskan semua pecahan beling itu yang berserakan dimana-mana atas lantai," tuturnya Prita sembari menunjuk ke arah pecah beling tersebut yang memenuhi lantai keramik.


Prita setelah berbicara seperti itu langsung ngacir dari sana karena tidak mau meladeni kejahilan Aca yang pastinya akan mengorek informasi tentang perkataannya tadi yang terucap begitu saja.

__ADS_1


"Hey!!! Prita tunggu jelasin dulu apa maksud dari perkataan kamu tadi?" teriaknya Aca yang ikut berlari kecil sambil mengejar Prita yang sudah semakin menjauh dari tempat tersebut.


Prita menolehkan kepalanya ke arah belakang dan hanya tersenyum menanggapi teriakan dari Aca.


"Aku tidak mengerti, tidak tahu dan sudah lupa!!" Balasnya Prita yang tidak mau kalah dengan Aca yang menjawab pertanyaan dan berteriak juga.


Aca mendengus kesal menyikapi sikap dari sahabatnya itu yang selalu seperti itu tanggapannya. Prita sedikit tertutup jika mengenai kehidupan pribadinya. Dia lebih banyak diam daripada harus curhat atau mengumbar kisah asmaranya.


Ada kisah dibalik kehidupannya yang hanya dia yang tahu. Bahkan Sam pun hingga detik itu tidak mengetahui hal besar itu padahal dia lah otak dalang dibalik kisah kehidupan Prita empat tahun silam.


Beberapa jam kemudian, mereka sudah berkumpul di dalam ruangan khusus Tempat untuk makan tepatnya berada di sekitar dapur bersih rumah meey.


"Akmal, kamu mau aqiqah anak-anak kalian kira-kira kapan?" Tanyanya Bu Dewi saat mereka berkumpul di meja makan untuk menyantap makan malam mereka.


Di meja makan ada Bu Laila Sari, Samuel, Pak Barata serta Adriana yang sedari tadi banyak terdiam. Ia tidak tahu harus memulai pembicaraan dari mana.


"Aku tanya Istriku dulu Ma, bagaimana maunya aku tidak mungkin mengambil keputusan sepihak saja tanpa meminta masukan dari Adriana," jawabnya Akmal sembari mengambil tangan kirinya Adriana untuk dia genggam.


"Alhamdulillah ada perubahan yang terjadi pada sikapnya Akmal putraku kepada istrinya itu, ternyata kehadiran cucu-cucuku membawa berkah untuk kemajuan hubungan kedua orang tuanya," batinnya Bu Dewi.


Pak Barata pun tersenyum penuh arti melihat sikap anak, keponakannya dan anak menantunya itu. Ia sangat bersyukur karena Akmal bertanggung jawab terhadap perbuatannya dulu dan Sudah mulai membuka hatinya untuk Adriana putri tunggalnya itu.


"Makasih banyak ya Allah, engkau masih memberikan kesempatan kepadaku keluarga kecil yang selalu bahagia dan mempertemukan aku dengan anak-anak dan Istriku kembali," batin Pak Barata Ardiansyah Jaya.


"Masalah Aqiqahan nya si kembar aku serahkan saja sama Papinya, aku ikut mana yang terbaik karena aku yakin Mas Akmal pasti tahu yang terbaik untuk anak-anaknya," pungkasnya Riana yang memandang ke arah suaminya yang tersenyum manis ke arahnya yang membuat wajahnya merah merona karena cukup malu ditatap intens seperti itu oleh suaminya sendiri.


"Itu ide yang baik, aku setuju dengan perkataan dari Adriana, bagaimana denganmu Nak Akmal?" Timpalnya Pak Barata yang ikut menambahkan perkataan dari Adriana.


"Kalau gitu aku putuskan minggu depan saja acaranya yaitu hari Jumat, gimana menurut kalian?" Tanyanya Akmal sambil mengarahkan pandangannya ke sekeliling mereka dan menatap satu persatu dari anggota keluarganya yang hadir di tempat itu.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian, mereka sudah sepakat untuk rencana yang sudah dipilih oleh Akmal.


"Mas Barata, aku ada usul sedikit, itupun kalau Mas setuju dengan permintaan aku," ucapnya Bu Dewi.


"Emangnya kamu mau bilang apa Dewi?" Balik tanya Pak Barata.


"Begini kan Mas dulu hanya menikah siri dengan Mbak Laila dan sempat terpisah gimana kalau Mas menikah kembali dan meresmikan hubungan kalian agar diakui oleh negara jadi resmi gitu," usulan Bu Dewi.


...----------------...


Jangan pernah bosan untuk baca novelnya Fania Yah..


Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya judulnya ada di bawah ini, ceritanya pasti berbeda dan tetap recehan tapi beda dengan novel author lainnya dan insya Allah menghibur..



Dilema Diantara Dua Pilihan


Pelakor Pilihan


Pesona Perawan


Cinta ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan


Kau Hanya Milikku


__ADS_1


Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all…


Tetap Dukung Cinta Kedua CEO dengan cara, Favoritkan, Rate Bintang 5, like Setiap Episodenya, gift poin dan koin seikhlasnya


__ADS_2