
Hidup hanya sekali jadi jangan sia-siakan hidup Kamu untuk hal yang bisa Kamu akan sesali nantinya..
Setiap Manusia memiliki kesempatan ke dua untuk memperbaiki semuanya bahkan kesempatan itu datang berulang kali selama individu itu ingin memperbaiki Hidupnya.
Dokter Andara tersenyum penuh maksud dan sekaligus lalu berucap, "Selamat Nyonya Besar, Anda akan mendapatkan calon cucu kembar."
Bu Dewi yang mendengar perkataan dari dokter Andara terkejut bukan main dan tidak menyangka jika dia akan memiliki cucu kembar. Adriana yang mendengar penjelasan dari mulutnya dokter ikut terharu dan menangis saking bahagianya.
"Apa yang Dokter katakan itu benar atau jangan-jangan Dokter salah lagi?" Tanyanya yang sedikit meragukan hasil diagnosa dokter kandungan tersebut.
"Coba kalian perhatikan baik-baik dan seksama ke arah layar komputer, bukan hanya dua tapi tiga sekaligus cucu Nyonya," jelasnya Dokter senantiasa selalu tersenyum.
"Apa Dokter serius?" Tanyanya Bu Dewi yang tidak percaya karena terlalu bahagia mendengarnya.
Dokter Andara tersenyum manis ke arah Nyonya Dewi sambil mengarahkan layar komputernya. Nyonya Dewi dengan Adriana bersamaan mengarahkan pandangannya ke arah layar komputer tersebut dengan matanya yang berbinar binar seketika saat melihat ketiga janinnya yang jantungnya sudah mulai berdetak.
Senyuman mereka merekah saking bahagianya melihat ternyata ada tiga nyawa di dalam rahim Adriana. Nyonya Dewi memegang tangan anak menantunya itu.
"Adriana, Mama akan menjadi nenek dari tiga cucu, Mama sangat bahagia mendengarnya," ujarnya Bu Dewi yang meneteskan air matanya.
"Aku juga sangat bahagia Ma, pantesan perutku semakin membuncit dan aku sering bandingkan perutku dengan perut orang lain," cicitnya Adriana yang tidak menyangka jika dirinya hamil anak kembar tiga Lagi.
Nyonya Dewi mengelus perutnya Adriana yang semakin hari semakin bertambah besar.
"Pantesan anaknya kembar, gimana enggak kembar kalau waktu itu dia melakukannya tiga kali saat bersama pertama kalinya dengan Adriana, putraku memang jenius dan sangat pintar sekali proses langsung dapat tiga," gumamnya Bu Dewi.
__ADS_1
"Ini resep obat dan vitamin yang sangat baik untuk calon bayi dan Ibunya, sesuai dengan permintaan Nyonya ini obat yang paling terbaik yang kami miliki di rumah sakit ini," jelasnya Bu Dokter.
Adriana mengambil secarik kertas itu dari tangannya Bu Dokter seraya berbicara," makasih banyak dokter atas bantuannya."
"Sama-sama Nyonya Muda," balasnya Dokter Andara dengan seulas senyumannya.
Mereka segera berjalan ke arah pintu dengan bergandengan tangan. Di wajahnya Adriana selalu tersungging senyuman begitu pun seperti halnya yang dialami oleh Nyonya Dewi.
"Aku harus memberitahukan hal ini kepada Akmal, tapi ujung-ujungnya pasti dia akan memungkiri kenyataan itu dan tidak akan Ingin mengakui ketiga anak-anaknya, jadi sebaiknya aku diamkan saja dulu nanti lahir anaknya baru aku jelaskan kepada Akmal," Bu Dewi membatin.
"Ya Allah sudah jalan lima bulan kandunganku tapi, kenapa pria malam itu juga belum aku ketahui siapa dia sebenarnya," batin Riana.
Sam yang bermain hp sambil menunggu mereka selesai pemeriksaan segera mematikan layar HPnya setelah menyadari kedatangan mereka berdua. Ia segera membuka pintu untuk keduanya.
Samuel sebenarnya ditugaskan oleh kedua orang tuanya untuk menjalankan Perusahaannya yang ada di Singapura, tapi Sam menolaknya karena anggapan dan alasannya masih muda dan belum ingin serius menjalani kehidupannya. Sementara waktu kakak iparnya yang menggantikan posisinya di perusahaan.
"Aku harus segera mengirim informasi tentang kehamilan Mbak Adriana ke nomor hpnya Abang Akmal atau bagaimana yah? Tapi kalau aku tanya pasti akan berujung dengan tuduhan-tuduhan yang tidak masuk akal, kalau gitu kasihan juga dengan Mbak Riana kalau mendapatkan perkataan dan hinaan saja," lirihnya Samuel.
Bu Dewi dan Adriana sudah duduk manis di dalam mobil sedangkan Sam masih sibuk dengan lamunan dan khayalannya sendiri. Nyonya Dewi segera menepuk pundaknya Sam agar dia segera tersadar dari lamunannya itu.
"Hey!! Apa yang kamu lamunkan Sam?" Tanyanya Bu Dewi dengan tepukan yang cukup keras di pundaknya Samuel keponakannya sendiri.
"Eehhhh copot ehh apa itu!" Ucap Sam yang terkejut karena sedang melamun tiba-tiba dikejutkan oleh pukulan halus dari Auntynya sendiri.
...****************...
__ADS_1
Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya judulnya ada di bawah ini:
Dilema Diantara Dua Pilihan
Cinta dan Dendam
Pelakor Pilihan
Pesona Perawan
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Menggenggam Asa
Kau Hanya Milikku
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all…
Tetap Dukung Cinta Kedua CEO dengan cara, Favoritkan, Rate Bintang 5, like Setiap Episodenya, gift poin dan koin seikhlasnya..
__ADS_1
Mohon maaf jika banyak terdapat beberapa kesalahan dalam penulisannya atau typo yang meresahkan Readers..