
Ia merubah haluan arah mobilnya menuju Perusahaan yang awalnya akan kembali ke rumahnya tapi, baru-baru dia mendapatkan informasi jika Papanya ada di Kantornya sedang rapat dengan rekan bisnisnya yang berasal dari luar negeri.
Pak Barata Ardiansyah Jaya adalah kakak kandungnya Bu Dewi Pradipta Jaya Saiden, adik bungsunya Papanya Samuel. Mereka hanya berdua bersaudara saja.
Kaulah labirin terindah di mata cintaku rela tersesat tempat perlu diselamatkan. Barangkali tuhan sedang tidak ingin kamu jatuh cinta agar kamu bisa mencintai dirimu lebih lama lagi hati yang patah hanyalah rasa sakit yang tumbuh yang diperlukan agar kamu bisa lebih mencintai ketika hal yang sebenarnya terjadi.
Samuel semakin menambah kecepatan mobilnya, ia tidak ingin menunda lagi apa yang ingin dia ketahui dari papanya itu.
"Aku yakin Papa pasti tahu semua jawaban dari pertanyaanku ini," gumamnya Samuel.
Sam ingin mengetahui siapa sebenarnya sosok Mama kandungnya itu. Setelah mengetahui kebenarannya jika ternyata dia adalah anak sambung dari Mamanya sekarang Nyonya Eliana barulah dia tahu penyebabnya. Jika selama ini Mama sambungnya Hyuna baik padanya jika Papa dan keluarga dari Papanya yang lain berada di dekatnya.
Nyonya Eliana akan mengeluarkan tanduk asli dari sifatnya apabila hanya mereka berdua yang berada di dalam lokasi tempat itu. Tapi, sedikit pun tidak pernah ia permasalahkan dan tidak pernah dia gubris ataupun memberitahukan kenyataan itu kepada anggota keluarganya terutama kepada Papanya.
"Ya Allah.. kenapa hatiku mengatakan bahwa Ibu Laila Sari ada hubungan sepesial denganku tapi, aku tidak tahu itu apa?" Batinnya Sam.
Berselang beberapa saat kemudian, ia sudah sampai di perusahaan papanya. Langkahnya pasti dengan tatapan mata yang tajam bak Elang, hanya tersenyum sepintas ke arah orang-orang yang menyapanya saat berpapasan dengannya.
Samuel nampak berjalan tergesa-gesa saking tidak maunya menunda ataupun menunggu lebih lama lagi.
"Aku harus mengetahui semuanya hari ini juga, kalau papa tidak mau jujur maka aku akan mencari tahu semuanya sendiri tanpa bantuan papa," cicitnya lalu berjalan semakin mempercepat langkah kakinya menuju lift.
Karena mungkin terlalu serius berjalan hingga dia menabrak seseorang yang sedang berjalan berlawanan arah dengannya.
"Aaahhhhhh!!!" Pekik perempuan itu yang sedang membawa beberapa berkas di dalam tangannya hingga tubuhnya terputar dan berkas kertas itu berhamburan di atas lantai.
__ADS_1
Sam sama sekali tidak menggubris ataupun berhenti untuk membantunya malahan hanya melirik sekilas saja. Sam kembali melanjutkan perjalanannya tanpa peduli dengan tatapan dan makian serta omelan dan berbagai umpatan yang mampu meluncur dari bibir merah delima yang seksi milik seorang wanita yang memakai pakaian setelan kerja yang sangat pas dan cocok di tubuhnya yang tinggi semampai itu.
"Hey!! Stop!!" Teriaknya agar San berhenti.
Sam hanya mengacuhkan perkataan dan teriakan perempuan itu.
"Aku sumpahi kamu suatu saat nanti jika kita bertemu lagi aku akan mencium bibirmu yang seksi itu," umpatnya Gadis yang keceplosan dan tidak memfilter perkataannya yang baru saja meluncur dari bibirnya tanpa dia sadari.
Salah seorang teman kerjanya segera membantu Gadis saat melihat Gadis sedang memungut beberapa kertas yang tercecer di lantai, "Kamu kenapa? Kamu baik-baik saja kan?"
Gadis melihat ke arah orang itu lalu berterima kasih kepada salah satu rekan satu timnya itu,"aku tidak apa-apa kok, hanya saja tadi ada pria brengsek dan kurang ajar karena telah menabrak ku dengan sengaja tapi, masalahnya dia tidak ingin meminta maaf ataupun menolongku," ujarnya panjang lebar dengan raut wajahnya yang sedikit kesal dan jengkel.
"Hahahaha, yang sabar, itu hal biasa terjadi pada saat kita kerja, aku hanya bisa bilang kalau jalan ataupun lagi kerja jangan pikirannya ke mana-mana harus fokus dengan kerjaan agar tidak terjadi seperti ini lagi dikemudian hari," tuturnya Adeline sahabat baiknya Gadis.
"Ceramahnya masih mau berlanjut atau sudah stop? Kalau hanya mau pidato Anda salah tempat," sarkasnya Gadis dengan memonyongkan bibirnya ke depannya Adelin.
"Aku akan balas dendam jika aku bertemu lagi dengannya," geram Gadis yang mengepalkan tangannya saking jengkelnya melihat kelakuan pria yang cukup tampan itu membuatnya selalu terbayang-bayang wajah pria yang membuatnya terpesona.
"Apa kamu tahu siapa orangnya? Yang datang di sini bukan hanya kamu dan aku loh Gadis jadi gimana caranya kamu bisa tahu dengan jelas dengan pasti orang, pasti kamu tahu siapa keluargaku di kampung jadi mungkin Kamu sudah tahu siapa saya, tapi gimana kamu ketahui jika pria itu hanya datang sekali saja," ujarnya
Gadis berfikir sejenak lalu berfikir tentang apa yang dikatakan oleh Sahabatnya itu ada benarnya juga. Ia pun dengan terpaksa mengurungkan niatnya.
"Tapi, sampai kapan pun aku akan menunggu waktu dan kesempatan itu hingga bertahun-tahun lamanya," cicitnya Gadis kemudian bangkit dari posisi jongkoknya itu.
Sam hanya menolehkan kepalanya sepintas lalu awalnya dia ingin menolong dan meminta maaf kepada perempuan yang ditabraknya dengan tidak sengaja tapi mengingat tujuan utamanya adalah bertemu segera dengan papa kandungnya itu.
__ADS_1
"Maaf!! Jika esok atau suatu saat nanti kita bisa kembali dipertemukan, aku akan meminta maaf atas kesalahanku hari ini," batinnya Sam sambil menekan tombol lift.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya judulnya ada di bawah ini, ceritanya pasti berbeda dan tetap recehan dan insya Allah menghibur..
Dilema Diantara Dua Pilihan
Pelakor Pilihan
Pesona Perawan
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Kau Hanya Milikku
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all…
Tetap Dukung Cinta Kedua CEO dengan cara, Favoritkan, Rate Bintang 5, like Setiap Episodenya, gift poin dan koin seikhlasnya..
__ADS_1
Mohon maaf jika banyak terdapat beberapa kesalahan dalam penulisannya atau typo yang meresahkan Readers..