
"Selamat malam, Aunty!" Sapa Zack pada Mom Karin.
"Malam!" Jawab Mom Karin datar.
"Saya membawakan makanan untuk Aunty agar cepat pulih dan sehat kembali," ucap Zack sok ramah pada Mom Karin yang tetap berekspresi datar.
"Seharusnya tak perlu repot-repot, Zack!"
"Tentu saja tidak repot! Memasak adalah passion saya, dan Yonas juga selalu suka apa saja yang saya masak," terang Zack yang langsung membuat Olivia menatap tak percaya pada Yonas.
Benar-benar pasangan yang serasi!
"Tante, Via langsung pulang saja!" Pamit Olivia akhirnya yang kembali menghampiri Mom Karin.
"Kenapa buru-buru, Via? Tante kira kau akan menginap malam ini," tampak jelas raut kekecewaaan di wajah Mom Karin. Olivia sebenarnya juga ingin menginap dan menemani Mom kandung Youbel ini. Namun kehadiran Zack benar-benar membuat Olivia menjadi illfeel. Belum.lafi kemesraan lalu bayangan tentang apa.yang tadi dilakukan Zack dan Yonas.
Olivia benar-benar ingin muntah sekarang.
"Maaf, Tante! Tapi Via sedikit kurang enak badan."
"Uhuuk! Uhuuk!" Olivia pura-pura batuk untuk lebih meyakinkan Mom Karin.
"Yonas biar mengantarmu kalau begitu," ujar Mom Karin sedikit memaksa. Zack langsung melempar tatapan membunuh ke arah Yonas.
"Via bawa sopir tadi, Tante! Jadi tak perlu khawatir!" Tukas Olivia berdusta. Olivia juga tidak mau diantar oleh pria bis*ksual menjijikkan bernama Yonas itu.
Biar saja Yonas berduaan bersama Zack menjaga Mom Karin! Kenapa tidak sekalian saja mereka menikah dan me-release hubungan mereka ke hadapan publik?
[Awasi pria di dalam kamar perawatan Mom! Diam-diam!]
__ADS_1
Yonas mengirim pesan dam-diam pada pengawal yang berjaga di depan kamar perawatan. Mereka ada dua dan berpakaian seperti keluarga pasien, jadi mungkin Zack juga tak menyadarinya tadi.
"Yonas akan mengantar Olivia ke depan, Mom!" Tukas Yonas memecah kebisuan. Zack menatap tak senang seolah keberatan dengan niat Yonas tersebut.
"Aku bisa ke depan sendiri dan tak perlu repot-repot!" Tolak Olivia cepat. Mom Karin langsung bisa menangkap sesuatu yang tak beres di antara Olivia dan Yonas.
"Via pulang dulu, Tante! Selamat malam," pamit Olivia akhirnya seraya bercipika-cipiki pada Mom Karin, lalu meninggalkan kamar perawatan tanpa menyapa Yonas maupun Zack.
"Yonas!" Mom Karin menatap penuh selidik pada sang putra tiri seolah minta penjelasan.
"Yonas keluar sebentar, Mom!" Pamit Yonas cepat, mengabaikan tatapan membunuh dari Zack. Yonas perlu menjelaskan pada Olivia!
"Via!" Panggil Yonas pada Olivia yang masih menunggu lift.
Olivia tak menjawab dan hanya diam seribu bahasa.
"Via!"
"Olive!" Yonas mulai frustasi sekarang.
Olivia langsung menoleh ke arah Yonas sembari mendelik pada pria tersebut.
"Kau tidak hak memanggilku Olive! Kau siapa memangnya?" Gertak Olivia galak.
"Olive, aku bisa menjelaskan-"
"Yonas Sayang!" Panggilan Zack memotong kalimat Yonas.
Baj*ngan keparat!
__ADS_1
Olivia tersenyum sinis dan langsung melangkah masuk ke dalam lift yang pintunya sudah terbuka.
"Kekasihmu sudah menunggumu! Tak perlu berpura-pura lagi!" Pungkas Olivia sebelum kemudian pintu lift tertutup dan Yonas hanya bisa menatap nanar ke arah lift yang sudah bergerak turun.
Ya, kau memang pengecut sejak dulu, Yonas!
Kau benar-benar pria pengecut!
"Kau tidak mau Olivia dan mobilnya terbakar malam ini, kan? Jadi tak perlu lagi mengejarnya atau menjelaskan kepadanya!"
"Kau akan tetap menjadi milikku, sekarang, nanti, dan seterusnya!" Desis Zack yang sudah berada di belakang Yonas.
Jelas sudah kalau Yonas hanya akan terperangkap dalam jerat iblis cinta sesama jenis bersama Zack!
Bagaimana Yonas bisa lari dari semua ini?
.
.
.
Kok pendek, Thor?
Iya,cuma 500 kata. Silahkan yang mau ngomel!
Terima kasih yang sudah mampir.
Jangan lupa like biar othornya bahagia.
__ADS_1