Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Pejelasan main sabun.


__ADS_3

"Kak Teja..... bagaimana caranya main dengan sabun, kasih tau ,kak belum jawab pertanya'an ku"? rengekku manja dengan tangan ku, mulai memainkan jari-jemari di dadanya.


"Apa itu penting bagi mu"??


"Ya... penasaran aja, waktu menunggu masa nifas setelah saya melahirkan,


anak kita ,Satria apakah "kak sering melakukanya"??


"Melakukan apa"??


kak Teja tersenyum nampak, sekali kalau dia pura-pura tak tau, apa yang baru saja aku tanyakan"aku cubit dadanya,"Gemezt.


dia hanya meringis mengelus dadanya.


"Main dengan sabun "!!


"O.... main sabun, mandi..."? masak Septia dwi Anjani tidak tau, cara mandi yang benar, jawabnya masih dengan tersenyum.


"Sudahlah... "!!


aku balik badan membelakanginya.


Dia mendekat memeluk dari belakang. mendekatkan muka , sampai menyentuh bahu hembusan nafasnya terasa di leher.


"Benar ingin tau,...."tanya Kak Teja.


"Aku mengangukan kepala.


"Janji jangan tertawa, kata kak Teja.


" iya.. janji,kata ku menyodorkan jari kelingking ku.


Lalu kak Teja, pindah posisi duduk di depan ku"memegang jari telunju ku, lalu

__ADS_1


mengolesin nya dengan handbody yang ada di meja samping tempat tidur ku.


Jemari tanggan nya membentuk sebuah lingakaran, seperti tanda oke,lalu kak Teja mulai megerakankan jemarinya,maju mundur.


Expresi wajahnya,seperti saat sedsng beecinta mengigit ujung bibir bawahnya.


sedang jemari tanggannya,membuat gerakan maju mundur ,kadang pelan kadang cepat ," agak lama lalu Kak Teja pura-pura mengerang seperti kalau sudah megeluarkan cairan pada senjatanya.


Aku menekap ,mulutku dengan telapak tanggan ku sendiri ," takut tak dapat menahan tawa.


"Sudah tau maksudnya" main dengan sabun"?? itu namanya manstrurbsi dan sesengguhnya secata kesehatan itu bagus untuk peleasan dan tubuh kita karena megeluarkan tekanan di dal dan menghindari stress tapi secara agama itu dosa, kata kak Teja menjelaskan dengan gamblang dan dari dua sisi efek secara jasmani dan rohani.


Aku hanya mengangguk, mengatupkan bibir kuat-kuat menahan tawa.


Janjinya tadi tidak boleh tertawa, kalau kamu tertawa, akan kena hukuman "megerti "?


Aku tetap menganguk saja, menjawabnya karena, aku sedang menahan tawa ku.


Kak Teja mengaguk, rona wajah nya sedikit memerah.


"Kadang saya tahan, cuma mandi atau berendam dengan air dingin,itu pun bisa menetralkannya meski tak membantu banyak. "kata kak Teja.


"Sudah jangan bahas itu,lagi gimana tadi kamu bisa buat kayak gitu, makan lolipop.


Rasanya enak ,sekali Septia ,bagaimana kalau saya ketagihan ,dia tersenyum puas.


Lain kali, kalau kamu datang bulan , jadi bisa minta gaya tadi ya..."kata kak Teja


Dia, megegam jemariku ,menempelkan, ke pipinya,"puff ,"Manja banget..."! gumam ku dalam hati.


Kak Teja, kembali merebahkan dirinya di samping ku,lalu kami pun tertidur.


Pagi itu kami telah mengutarakan akan kembali ke Indonesia. jadi kami mulai memperisapkan diri ,mengepak barang dan menikmati waktu dengan keluarga papa Hadi.

__ADS_1


Istri papa Hadi,seorang yang pendiam atau mungkin, memang tidak begitu suka mengobrol dengan kami., beliau lebih suka, pergi ke salon atau berkumpul dengan teman sosialitanya, ikut arisan.


Dia namapak gembira saat kami, bilang kalau besok pagi kami akan segera pulang.senang bisa kumpul dengan temanya lagi,selama kami disini dia sudah berusaha menjamu kami dan megurangi waktu dia keluar rumah.


Papa Hadi telah membelikan oleh-oleh dan sudah memperisapkan tiket kepulangan kami ke Indoneisa,


Menyempatkan diri ,untuk foto bersama buat kenang-kenagan tentunya.


Saya tidak memberi tau soal bibi Renata kepada Ibu, kami akan mengatakan dan menjelaskannya secara langsung saja.


Juga memberi tau rencana kami soal , membuat proyek,membuat rumah baru dengan tuan Anggara, dan anaknya sebagai CEO nya akan, ikut datang ke Indonesia.


Dengan begitu ,ibu bisa bertemu dengan keponakannya, meski, saya sendiri juga belum melihatnya.


Aku fikir itu masalah gampang ,besok pas di Indonesia bisa bertemu, dan bisa dekat dengan sepupuku itu.


Malam itu, pak Hadi mengajak Satria tidur bersamanya otomatis . " Lia tidur dengan asitent rumah tangganya papa Hadi.


Satria yang sudah bisa di bilangin nurut. sehingga kakekanya itu senang bisa tidur dengan cucunya.


---------------Bersambung-----------------


Thanks You buat pembaca yang setia


medukung novel ini loop you....


LikeπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


vote✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌


love🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Β 

__ADS_1


__ADS_2