Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Kencan pertama


__ADS_3

Setelah kami selesai makan,"kak Teja mengantar ku pulang mempersilahkan dia masuk setelah ku membuka pintu.


"Silahkan duduk kAk," kata ku,dia begitu nurut saja duduk manis di sofa ruang tamu.


"Sept" sini duduk'!' dia menepuk-nepuk sofa di dekatnya .


 Dan aku pun ikut menurut kata-katanya dia memandangi ku.kemudian merengkuh leherku dengan tangannya lalu mencium keningku.


" Aku kangen kamu," kata kak Teja dia memandangi ku melihat bibir ku sejenak aku pejamkan mata ketika dia mengusap bibir ku dengan jarinya.lalu mendekat dan mencium perlah-lahan lama-lama penuh gairah.


"Ooohhh," aku pun ikut menikmati itu semua seperti kemarau panjang yang tertimpa hujan. aku juga ikut membalas memanggut bibirnya.


 


"Ohhh tidak "!!


Dia seperti mendapat sinyal lampu hijau dia semakin agresif karnanya.


Aku mengelincang ketika dia, melepaskan ciumannya dari bibir dan berpindah ke leher. mengusap-usap payudara ku yang montok. kata orang sih menyembul keluar membuat mata melirik dan tertarik.


"Ohhhh.... aku tak tahan aku segera mendorongnya. supaya tak lebih jauh supaya kita nanti tidak lepas kendali. 


"Haixz ,..tubuh ku menginginkannya, tapi fikiran ku dan hati ku telah menyadarkan bukan saat yang tepat.bukan mukhrimnya


kalau orang bilang.


 


Lalu dia kembali duduk kulihat ada suatu ke-tegangan di sana. di balik celana yang di pakainya, tapi aku tau dia mencoba tetap menahan nya. rasa yang tadi belum terpuaskan dan menghadirkan konak.


Lanjut aku ngobrol sebentar dan meminta tolong untuk membantu mencarikan kunci mobil ku yang hilang. aku bilang padanya aku yakin masih di area kantor.


Meski aku masih ada kunci cadangannya,


tapi misalnya ada orang lain yang dapat menemukan dan tau itu kunci mobil ku lalu mengambil mobilnya. yang aku beli dari menabung bertahaun-tahun. pastinya akan membuat saya sedih sekali.


 


Dia kemudian permisi pulang. aku bangkit mengantarnya ke pintu .dia mulai kembali seperti biasa mencubit gemas pipiku tapi sekarang di tambah kebiasaAn barunya mencium keningku lembut.


Dan aku tersenyum bahagia. ku temukan kembali seorang yang begitu mencintai mengasihi ,penuh dengan ketulus serta apa'adanya aku.


Seperti di taman asmara tiba-tiba keluar bunga-bunga bermekaran di sana.


" Haizzz ikutAn Puitis nich.


Aku menutup pintu menguncinya masuk ke dalam mengambil baju di alamri mandi dan tiduran tersenyum-senyum sendiri membayangkan yang tadi terjadi tanpa sadar ku usap -usap bibir ku yang masih senyum-senyum.


 " Haiissss," ku geleng-gelengkan kepala mencoba mengusir fikiran mesum yang


mencoba memasuki fikiran ku lagi. Tak berapa lama terlelap dengan mimpi indah.


 Paginya aku bersiap berangkat ke Gereja hari minggu yang cerah. gumam ku mandi dan berdadan apa adanya yang penting  rapi.


 


"Thing"


notifikasi layar terliatdarikak Teja WA.⬅️


📱 selamat pagi  baby, sudah bangun?" ada acara apa hari ini ???⬅️

__ADS_1


➡️"Selamat pagi kak Teja, acara hari ini ,ke Gereja ini kan minggu"send


  


📱Bolehkah saya ikut ? ⬅️


                                                                              ➡️Boleh 30 menit lagi kakak sudah harus disini " Send


kak Teja 📱 siap bu bos  ???⬅️


           


aku ➡️😅😅😅😅😅😅😅😅,send


 


Seperti yang di janjikan dia datang tepat waktu dan setelah ibadah dia mengajak aku untuk sarapan dan juga ke rumah dia ke rumahnya pintanya.


" Ngapain ... ?? .jawab ku.


"Kok ngapain .??? dia balik bertanya


dengan  penuh heran.


"Aku tidak akan ngapa-ngapain,tenang"! ibu ada di rumah dan beberapa Asisten rumah tangga berkeliaran.perkenlan lah  sama ibu.! katanya


 


" Kan Bu Nita aku udah kenal lama . kita bukan cuma kenal Kak., kita suduh patner kerja. aku pura-pura bego menutupin


ke gugupan ku . dia lalu melototin matanya ke arah ku mencubit pipiku lembut tapi... aku malah mejerit manja lebay dikit.


"auchhh sakit "!" sambil senyum dia makin gemes di cubitnya Lagi pipi ku.


 


" ihhh apaan ?? emangnya aku wanita pengoda??? emangnya aku ngapain kak"?


"aku ngapain coba,nyentuh pun enggak ??


boro-boro membelai megang aja enggak !haisss...ngarang kakak ini.


  


"Mau ya aku begitu, nanti setelah resmi nikah boleh liar pada ku ?? sekarang aku mau kenalkan calon menantunya sama Mama biar cepet di halalin.


 


"Siiapa kak ? calon menantu ibu Nita "?


secepat itu kak dapat "?? sloroh ku.


Hemmmm,"mau di cubit apa di cium nich ?dia melirik ku.


" Hiass.. gak dua-duanya 'jawab ku.


"Hemm,...kalau begitu minta di perkosa ya ?? dia tersenyum manis sambil mengedikan satu matanya .


"Serrrr," darah ku berdesir malu- mau "!!!


tapi hati selalu bilang belun waktu nya.

__ADS_1


 dia mengarahkan mobilnya ke rumah yang lumayan besar itu.  setelah melewati gerbang dan kak Teja memarkir mobilnya, pintu utama itu sudah terbuka  dan para asistennya sudah berjajar berdiri di pintu. begitu hafal mungkin dengan suara mobil Tuan rumah ya yang datang kami masuk ke ruang tamu di sambut para asistenya.


"Selamat pagi Tuan , selamat pagi Nona


Kak Teja hanya menganguk kepala.


"Selamat pagi mbak semua ,"jawab ku ramah.


"Ibu sudah pulang dari gereja mbak?"


tanya kak Teja kepada salah satu asisten.


"Sudah Tuan baru saja pulang ,"Nyonya ada di kamar kata mbaknya tadi.


"Kamu mau minum apa Septia?" tanya kak Teja pada ku.


"Kopi kak !


"Buatkan kopi dua dan juga sarapan pagi kamu tanya nyoya sudah sarapan belum ? Sekalian bilang sama beliau ada tamu spesial menunggunya.


"Baik Tuan ada lagi ??" tanya asisten itu.


Kak Teja mengibaskan tanggannya. kedua asisten itu segera  berlalu pergi.


enaknya. "jadi orang kaya apa-apa tinggal minta dengan menujuk saja maka semua bergerak menyiapkannya,"tidak berapa lama, Bu Nita terlihat di tangga melihat ku duduk di ruang tamu,langsung dia turun.


"Hai Septia ""..wajahnya tersenyum cerah,"


apa kabar "apa ada yang penting?" yang harus kamu jelaskan,sehingga kamu datang kemari,dia lalu menyalami ku dan kami pun bercipika-cipiki ria "seperti biasa,kalau kami ketemu di luar,"beliau itu seperti ibu kedua saking akrabnya kita,


"kak Teja hanya tersenyum mengedipkan matanya ke ibunya.


"Apa? gantian bu Nita ikut pakai bahasa tubuh menaikan alisnya ke Kak Teja.


"Ca..... Lon... "kak Teja,megerak-gerakan mulutnya .


"Apa tadi ? Ca.. Lon... ,,,,Me... nan Tu...?gantian bu Nita ikut mengunakan mimik mulutnya kepada Kak Teja.


Kak Teja menganguk-anguk tersenyum dan bu Nita makin tersenyum lebar memandang ku.


aku jadi tersifu-sifu..eh tersipu-sipu malu.


beberapa saat asisten rumah tangganya datang mendekat memberitaukan kalau sarapan nya sudah siap.


"Mari Teja, Septia ." Bu nita mengandeng tanggan ku menuju ruang makan. ruang makan yang luas meja yang begitu besar dan panjang  bertengger di tengahnya.


meja sebesar itu bisa buat tiduran tinggal tambah kasur single size .aku tersenyum mentertawakan pikiran konyolku yang tiba-tiba menyelinap.


Bu Nita ada di tengah ujung meja. aku dan kak Teja duduk saling berhadapan, kak Teja sebelah kanan bu Nita dan aku di sebelah kirinya.kami pertama ngomong santai lalu, kak Teja tiba-tiba cletuk.


"Gimana "ma apakah mama akan merestui kami menikah ?"


"Glekk Uhukkk...!!! aku terbatuk-batuk dan tersedak roti yang sedangku makan.


Kak Teja langsung meyodorkan air putih


dan menepuk -nepuk punggung ku.


           ----" bersambung."-----


Jangan lupa buat Like👍 Comment ✍️

__ADS_1


And vote ✌thanks You 🙏🙏🙏🙏🙏🙏


  


__ADS_2