
Sabila tersenyum, memapah tuan Teja,
ke ranjangnya dengan hati gembira.
Tidak salah memilihnya ,obat Potenzol daripada Sex Drop," karena efeknya yang kurang kuat. Kalau Potenzol "cukup dengan 10 tetes, langsung bisa terangsang beberapa puluh menit saja. Tak ada efek samping, hanya terangsang. pembelinya sudah banyak karena Potenzol adalah keluaran terbaru,” katanya penjualnya .
Tuan Teja, mulai merasakan, geloranya
mulai aliran yang panas dalam tubuhnya.
berusaha tetap berfikir waras tapi di dalam tubuh hasratnya terus mendesak"!
Baru sebentar Sabila meraba dan mulai mengoda tuan Teja dengan jemari tangganya.
"Thok-thokk "!!!
Tiba-tiba pintu di ketuk dari luar ,setelah Tuan Teja menjawab .
"Masuk lah "!
__ADS_1
Dan pintu pun di buka muncul Mbok ijah, ketua asisten rumah tangga rumah ini.
Orang kepercayaan di di Rumah ini"!!
rupanya dia sudah mulai curiga saat , Sabila ke dapur membuat kopi dan menaruh beberapa tetes obat. dia telah memerhatikan dari tadi dan mengikuti sabila naik.
Dan kecurigaanya semakin kuat saat" melihat tuan Teja seperti seseorang yang gelisah memedam hasartnya.
"Nona Sabilla"!" apa yang anda lakukan disini? "tanya mbok ijah.
"Eh. ini ..mbok Tuan Teja panas, minta di buka bajunya,kata Sabila agak gugup.
"Biar saya saja,silahkan Keluar!"kata mbok Ijah ,karena melirik Tuan Teja mulai dalam pengaruh obat perangsang,
"Silahkan keluar Nona Sabilla,mbok Ijah mengunakan suara tinggi dan sedikit membentak." membuat Sabilla, berdiri dan segera keluar dari kamar.
Setelah sabila keluar dari kamar." Mbok Ijah, binggung harus berbuat apa"!? Tuan Teja matanya mulai sedikit liar.
Mbok ijah segera menelfon Risty dan menayakan keadaan nyonya Septia dan juga memberitau yang sedang terjadi... tentang obat perangsang yang di berikan Sabilla untuk Tuan Teja, Mbok ijah bingung bagaimana menanganinya.!
__ADS_1
Risty meminta Tuan Teja di kunci dulu di kamar,supaya tidak kemana-mana dan juga jaga pintu jangan biarkan Sabilla masuk.
Lalu,"mbok ijah, bicara pada Tuan Teja kalau tuan Teja dalam pengaruh obat perangsang jadi, mbok minta ijin Tuan Untuk mengunci tuan di kamar ,tuan Teja ,yang masih mencoba mengedalikan dirinya , hanya mengangguk dan mengiyakan saja,perkataan mbok Ijah.
Sementara Risty ,"memberitau semua kepada nyonya Septia dan memintanya pulang, Septia mengiyakan saja sarannya.
Risty, segera mengurus keperluanan nyonyanya dan merapikan barangnya juga.
Persiapan pulang ,"termasuk membayar biaya rumah sakit, Meski dokter meminta untuk tinggal beberapa hari sampai ke adaanya pulih benar tapi Risty, ngotot pulang, meski nyonnya Septia memang masih terlihat pucat.
Tapi membiarkan Kak Teja yang dalam pengaruh obat perangsang dengan Sabila.
itu lebih berbahaya"?jangan sampai mengulang kesalahan yang sama,pikir Septia.
Dan dengan adanya masalah ini,membuka tabir kebenaran ,siapa Sabilla sebenarnya benar kata Risty, Gumam Septia" kalau, Sabilla tidak selugu wajahnya, mungkin kejadian malam itu Kak Teja juga dikasih Obat perangsang itu, mereka naik taksi pulang, karena jarak Rumah sakit dengan Rumah tidak jauh "dalam 30 menit mereka telah sampai ke rumah.
"Apa yang harus Septia lakukan , dalam keadaan lemah.bagaimana mengahadapi suaminya yang, telah di beri obat perangsang oleh Sabilla.
Dalam keadan normal saja,Septia sudah sangat kualahan, apalagi pegaruh obat.
__ADS_1
Kepalnaya masih terasa berdenyut, namun demi suaminya dia bertahan dan jadi kuat.
-----------Bersambung ----------