
Anggara masih tertidur pulas, saat aku terbangun, kepalaku sedikit pusing mungkin aku masuk angin, seharian telanjang dan main di bawar air,melayani tamu VVIP dengan dua pisang Rajanya.
"Apa yang harus lakukan, "! bagaimana caranya, agar Anggara mau pulang dan memikirkan masa depannya, jalan hidup yang aku pilih ,kini sungguh menjadi sebuah penyesalan yang terdalam,dulu
tanpa fikir panjang aku telah memelih jalan pintas mengumpulkan uang,dan karena ingin lari dari patah hati juga masalah, membuat aku tertimpa dalam banyak masalah yang lebih besar.
Berada di sini, sebagai TKW ilegal, di dalam sendikat perdagangan manusia, penjagaan yang ketat,makin bergerak untuk lepas makin terperosok dalam.
"Seperti sedang berada dalam, lumpur hidup di sebuah rawa dosa,makin kita bergerak kita makin dalam tengelam.
Lagian aku begitu takut menghadapi kehidupan dunia di luar sana yang tentu mereka akan menyingkir, mengitimidasi dengan status dan julukan ku, sebagai mantan PSK, atau kupu-kupu malam.
"Terus apakah mereka akan menerimaku sebagai pekerja rumah tangga ataukah mungkin masyarakat tidak meggucilkan, memandang sebelah mata, menghakimi dengan segala cacian atau segala asumsi yang akan meyudutkanku.
"Siapa yang bisa menjamin aku bisa hidup lebih baik di luar sana "!?
"Apakah masih ada lelaki , benar-benar tulus mau mencintai aku, dan berdamai dengan masalalu ku,"!! tanpa mengugkit dan membangkitkan nya "??
"Aku takut sangat takut,menghadapi semua itu, penderitaan yang di timbukan dari kata -kata cacian dan menghina itu lebih menyakitkan bagiku dari pada sebuah cambukan atau perlakuan sedikit kasar dari pelanggan.
" Pulang ke indonesia pun ,aku akan pulang kemana "? aku telah membuat surat kematian ku. demi membersihkan nama orang tua, yang mendegar kabar anaknya menjadi wanita jalang demi Uang,aku telah membuat surat kemstian sakit kecelakaan kerja sehingga orang atau tetangga yang melihat ku, yakin ini bukan aku Rustinah tapi Renata
Aku mengirimkan,mayat teman ku dan megeluarkan banyak uang , menyuap beberapa petugas supaya lolos dan mengakui itu mayat adalah aku.
"Mungkin bila aku bertahan disini, aku bisa membantu orang yang ingin menjual diri atau tersesat disini, menasehati siapa saja gadis belia, yang bisa ku nasehati , sebelum terjerumus dalam lembah kelam dan penuh dosa ini.
Orang tak akan tau,akan derita ku disini, mereka atau teman ku bahkan ada yang meghujatku karena tak mau menerima tawaran dari tuan Algazali untuk menjadi istri keduanya, keluar dari sini, bertobat. mereka mingiram saya lebih suka jadi wanita jalang dan primadona di Club malam. dari pada lepas dari tempat ini lepas dari mami Angreni.
Air mata ku menetes saat aku mandi, " apakah kalian tau aku pun jijik dengan diri sendiri, apakah kalian fikir," aku bahagia sebagai primadona di club malam ini"?
Sebagai wanita kupu-kupu malam yang tarifnya paling mahal ,bisa memilih pelanggan mana yang hendak aku layani.
Aku memiliki dan membeli beberapa emas buat saudara kembar ku juga buat ibu yang sudah tua dan sakit-sakitan.
Harapan aku bertemu beliau ,pun tinggal harapan saat Galuh memberitau kalau ibu sudah berpulang dan Bapak menyusul mama 6 bulan setelah nya.
Untuk apa aku keluar dari sini,disini pun banyak yang memuja dan tergila-gila pada ku, aku di sanjung dan di manja bahkan mami Angreni yang terkesan galak dan sadis itupun tak tak tega pada ku dia juga menyayanagi aku layaknya ibu
Anggara sudah terbang rupanya dia memandangi aku yang sedang menulis buku diary ,buku tempat aku curhat.
aku mendekat ke arahnya, duduk di sebelahnya.
"Ga... kamu harus pulang... "?
"Kenapa harus "! tanya Anggara.
"Papa kamu dari kemarin mencari mu, sudah 3 hari kamu menghilang. kasian papa kamu."jawab ku lembut padanya.
"Aku mau tinggal disini bersama mu, Re"!
__ADS_1
"Kamu tidak bisa terus tinggal disini, Ga"?
"Ini bukan tempat yang baik buat mu "??
kata ku berusaha membujuk nya.
"Apa ini tempat yang baik buat mu"?Anggara balik bertanya dengan tatapan marah dan kesal pada ku.
Aku hanya mengeleng,menjawabnya sambil terseyum getir,mencoba kuat
menahan air mata ku, hati ku pedih pertanyaannya ,megitimidasi aku itu.
" *Si*apa yang mengiginkan di tempat ini, tidak ada wanita yang bercita-cita jadi begini, tidak ada Ga,"! batin ku menangis.
" Lalu kenapa kamu bertahan " disini dan tak mau lari bersama ku"Re.. aku cinta kamu Re, Anggara, memeluk tubuhku mebenamkan wajahnya di dadaku menagis seperti anak kecil .
"Re... aku akan mejaga mu, melindugi kamu, aku megiginkan mu, aku tidak ingin aku cemburu, aku marah melihat tubuh mu di perlakukan semena-mena tanpa kamu bisa menolaknya.
"Kamu harus terseyum dan memohon merintih di perkosa oleh pelanggan mu yang gila dan sikopat aku tidak rela Re."!!
Anggara,memegang pipiku dengan kedua tanggannya,menatap dalam manik mata tak dapat aku tahan air mata, mengucur dengan sendirinya.
"Kenapa kamu bersikap lembut begitu, dan perhatian, perlakukanlahlah aku dengan kasar, maki aku, hujat aku Ga..
yang hanya bisa memberi mu luka dan mematahkan setiap impian mu untuk berasama aku tak mau mencintai mu hizzx"! bibir ku diam tapi hati ku terus menjerit ,mengapa sekejam ini nasib ku.
Tangis ku makin menjadi saat Anggara mencium dan menelan setiapa butiar air mata ku yang jatuh ke pipi. hizzzxx.."!
aku memeluknya dan menangis didadanya yang bidang dan kekar itu.
Tuhan... aku mencintainya,apakah aku masih boleh menyebut nama Mu dengan bibir kotor ku, Tuhan, hixz aku menangis dengan keras dalam pelukan Anggara.
Aku baru kali ini, ingin keluar dari surga neraka dunia ini, dari tempat ini ingin nekat lari dan memulai dengan hidup baru bersama Anggara kekasih ku, apakah"? begitu egosi bila Aku memikirkan ini, "!
"Bagaiamana, aku bisa mengunakan cinta pemuda lugu,yang baru jatuh cinta, untuk menolong ku keluar dari sini. hati nurani berontak di dada ku.
Aku bukan nya tidak tau resikonya terlalu besar, teman seprofesi ku, Nita yang bisa kabur dengan pacarnya, namun seminggu kemudian di temukan mati megenaskan dengan pacarnya,tubuh penuh tikaman dan di buang ke laut,tanpa identitas sehingga kasus di tutup begitu saja. apalagi tidak ada laporan sanak soudara yang ke hilangan.
Setelah kami puas melepaskan semua kepedihan hati kami lewat tangisan bersama,kembal ku membujuk Anggara.
"Ga... kamu mencintai aku"?? tanya ku.
"Re.. dengan segenap raga ku,"
" aku cinta kamu"!!
"Sungguh "!!! tanya ku.
"Ya... Re.. aku bersumpah kamu adalah wanita satu-satunya yang aku cintai sampai mati.
__ADS_1
"Kalau begitu maukah, kamu mengabulkan permintaan ku "!!
" Ya.. pasti... " Re akan aku lakukan apapun demi kamu."!
"Janji..."!!
"Janji Re....'!!
"Bersumpah lah '! aku mengakat tanggan Anggara di atas kepala ku.
"Baiklah "!! aku Anggara, bersumpah akan mengabulkan permohonan Renata .
"Apapun..."!! permohonan ku Ga"!!?
"Ya... Apa'pun.... Re "!!
"Pulanglah belajarkah lebih giat, carilah uang dan bawa aku dari sini,kamu harus punya banyak uang, untuk menebusku.
karena aku telah menaggung hutang banyak pada mami Angreni mucikari itu.
"Aku telah... menjadi jaminan untuk beberapa teman yang ingin bertobat untuk di bebaskan, makanya aku tak mudah keluar dari tempat ini, aku adalah aset paling mahal di tempat ini.
Anggara mengeleng kepalanya dan kulihat wajahnya antara tak rela pergi dan sedih.
"Aku... tidak mau meniggalkan mu,
aku mau dan ingin bersamamu disini.
"Ga."!Kamu telah bersumpah aku mengabulkan permohonan ku,
bagaiamana bisa punya anak dengan ku di sini, "? bukankah kamu ingin menikah, ingin jadikan aku istri mu"?
Anggara terdiam ,mencernak kata-kata ku aku sendiri tak yakin bisa keluar dari sini, aku hanya menyemangati Anggara. supaya tetap sekolah dan meneruskan kuliahnya, menjadi orang besar.
Meski pun aku mencintainya,dia bitang di hati ku dan dia bintang keluarganya dia anak satu-satunya pewaris tunggal bisnis besar ayahnya.
"Sugguh pun aku mengahrapakan nya, tapi biralah bintang tetap di atas sana tak ku paksakan untuk turun ke bumi dan kehilanag cahaya nya, bukan kah begitu"! harusnya begitu kan" Re ?
Bujuk hati ku sendiri menagis pilu .
-----------Bersambung-------
πππjangan lupa buatπππ
Like ππππππππ
comment. βοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
Vote ββββββββββββ
__ADS_1