Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Diary tuan Anggara.


__ADS_3

Usai mandi kak Teja duduk di sebelah ku. ikut melihat, setumpuk buku,dan aku pum melihat beberapa foto yang ada di sana, satu foto yang sangat menarik perhatian adalah foto bibi Rustinah atau Renata itu dengan seorang lelaki yang sangat muda kalau di lihat dari sosok lelaki itu nampak sekali masih belia mungkin masih usia sekitar 17 belasan. sedang bibi Rustinah juga belum namapak tua, mungkin masih sekitaran 27 tahun. jadi dari lelaki itu, beda 10 tahunan mungkin.


"Kak apakah ini tuan Anggara"?? tanya ku sambil menyodorkan foto yang ada di tanggan ku kepada kak Teja.


"Ya... kurasa kamu benar,wajahnya mirip dengan Hans.


"Tampaan wajahnya begitu baby face dan terkesan romantic . pasti banyak cewek yang naksir.kata ku memuji tuan Anggara.


meski tak yakin benar atau tidak tebakan ku tapi cara dia megegam jemari dan memeluk bibi Renata terkesan memang cowok romantis dan perhatian.


"Hemmm....,mulai melirik lelaki lain ya"? kak Teja menarik ku, dalam pelukannya,


"Cihhh.... cemburu sama foto "?? aku medongakkan wajah ku pada kak Teja.


Dia megecup kening ku mesra dan masih memandangi foto itu, sedangkan tanggan kanan nya, memainkan rambut ku , mengulungnya dengan ujung jarinya.


sejak kapan dia punya kebiasaan ini aku kurang tau,seingatku dia hanya suka membelai rambut ku,bukan menggulung dengan jarinya ," batin ku.


"Mereka terlihat seperti seorang adek dan kak ya ..yank,"bukan sepasang kekasih.


kak Teja mengomentari foto itu.


"Coba lihat apa,masih ada foto yang lain"?


kak Teja bergerak mengapai foto yang lain , dengan tanggan kirinya, sementara tanggan kanan kak Teja masih asik memainkan rambutku,yang sedikit basah.


"Lihat itu foto pernikah siapa kak"?" perempunnya terliah seksi dan manis sekali dengan lesung pipinya.


"Sexy..."?? kak Teja megreyitkan dahinya.


tinggi kurus kamu masih bilang itu sexy, seperti papa selancar apa nikmatnya. kata kak Teja lalu, mecebikan bibirnya.


"Ya... dia cantik dan langsing kak "?? dan dia punya lesung pipi sangat manis saat tersenyum tidak membosankan untuk di lihat ,aku membela perempuan yang ada di foto itu.


"Ini'nya kecil, sambil meremas gundukan di dada ku.

__ADS_1


" ihh.. dasar mesum "! sunggutku menepis tangganya dari bermain di atas gudukan dada.


" Perempuan itu, pasti istri tuan Anggara,


ya kan kak"?? tanya ku pada kak Teja masih memperhatiakan foto itu.


"Ya... benar," ,mereka menikah tidak saling cinta, tuan Angarra di jodohkan dan di nikahkan muda supaya berhenti datang ke klub malam, milik mami Angreni. kak Teja , mejelaskan seolah dia benar-benar mengetahuinya dengan detail.


"Coba perhatiakan setumpuk buku itu "? kata ku, sambil menujuk buku-buku yang aku keluarkan tadi, buku itu beda warna.


warna hitam dan warna merah hati. tapi lebih banyak sampul yang warna hitam.


Kak Teja meraih buku warna hitam dan membukanya.


11 januari 19XX


Aku mengikuti Papa masuk ke sebuah klub malam, suara dentuman musik yang sangat keras , bau alkohol yang sangat menyengat hidung ku terasa sakit.


Dia bertemu dengan wanita itu yang di panggil mami Angreni,jadi benar papa selingkuh '?


" Oohh wau.."!!. dua buah isi dadanya menyebul keluar, membuat aku menelan air liurku sendiri membuat sesuatu yang ada di bawah meneggang, dia berbicara lembut, mengoda namun tak terkesan murahan.


Ayah berdiri dan mami yang di panggil Angreni itu membawa mereka pada sebuah ruangan yang di jaga body gourd dan aku hanya memandangi Papa dari jauh.


Sepertinya papa selingkuh denga dia , wanita yang berbaju merah meyala itu


seorang wanita malam seperti gosip yang aku dengar,sementara mama sakit stroke sudah lama karena darah tinggi dan jatuh. tapi apakah itu menjadi alasan buat papa selingkuh,kasian mama. air mata ku mulai mengenang di pelupuk mata.


Tapi di sisi lain , papa masih berusaha memajangkan mama, masih mau mengurus mama , membelikan mama bunga dan megajaknya jalan ke taman meski dengan kursi roda, beliau pun tidak malu dan sungkan di lihat orang atau tetangga kita, kadang mau membantu mama ke kamar mandi atau bahkan dia, mau memandikannya dan Ayah tidak menelatrakan kannya juga masih tetap mengurusi dan meperhatiakan ku.


tapi apakah itu mejadi pebenaran untuk dia melakukan hal ini, selingkuh dengan wanita malam "??


"ini sepertinya buku dary tuan Anggara bukan bibi Rustinah kata Kak Teja memperhatiakn buku itu.


"Tak kusangka ada , laki-laki yang suka menuliis buku diary dan tulisannya rapi. kata kak Teja dengan memutar-butar buku diary itu di tanggannya .

__ADS_1


"E...Leh... kak Teja bukanya juga punya buku diary " ejek ku.


"Mana ada, saya menulis buku diary "??


"Ada kak..."? saya perenah baca"?


"Oya... kapan dan di mana "?? kata kak Teja mencoba meyanggah nya.


"Waktu itu kak Teja, tidak megijikan saya kekantor, jadi karena boring dsn novel ku sudah habis aku baca lalu aku pergi ke perpustakaan atau ruang kerja kakak, dan buku itu ada di laci di ruangan itu. aku pun menerangkan kejadiannya dengan jelas dan gambalang, karena aku ingat sekali dengan memory itu,memory di mana aku di karantina gara-gara rasa cemburunya yang berlebihan itu.


"Achh... itu bukan diary,... hanya catatan kalau diary itu banyak tulisan dan teratur baik tanggal dan semuanya ter isi penuh hari-harinya. kata kak Teja membela diry.


aku hanya mencebikkan bibir membuat dia dengan sedikit kasar meciumnya dan memainkan lidahnya di mulut ku dan medepak ku erat sehingga saya pun terasa Engap tak bisa bernafas,aku memukul-mikul dadanya ,baru di lepaskan itu pun setelah dia puas menikmati bibir ku.


Terlepas dari pangutan bibirnya ,, aku segera menghirup udara banyak-banyak layaknya ikan yang sedang ke habisan oksigen saat di darat,lalu aku berkata,...


"itu... hukuman buat orang yang telah lancang membuka buku catatan saya tanpa ijin darinku. kata kak Teja dengan tersenyum. penuh kemenagan , tak ada rasa bersalah, karena membuat ku kayak ikan koki megap-megap kehilangan nafas.


"Alah.... Alasan bilang saja ingin mencium pakai acara.. hukum meng hukum. kalau yang membuka itu mbok Ijah , apa juga akan di hukum demikan "?!" goda ku yang di balas nya dengan cubitan di pipi .


----------------------Bersambung------------------


thanks you yang masih setia baca dan


menuggu episode selanjutnya, thank you


πŸ’‹πŸ’•πŸ’‹πŸ’•πŸ’‹πŸ’•πŸ’‹πŸ’•πŸ’‹πŸ’•πŸ’‹πŸ’•πŸ’‹πŸ’•πŸ’‹


LikeπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


comment✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️


vote ✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌


and love with.. 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Β 


__ADS_2