
"Aku berjanji akan segera mengakhiri pederitaan mu."aku kan membuat kamu membenci ku ,melupakanku pada waktu kamu telah sukses. aku tak akan membirakan mu, mengorbankan semua demi aku, Ga..
waktu yang berlalu begitu cepat Anggara telah lulus dan bekerja dengan baik meneruskan perusahaan Ayahnya.
Ayahnya Anggara telah menjodohkan dia dengan anak dari rekanan sebagai usaha pengabungan antara bisnis dan ikatan persahabatan.
Aku sedikit lega mengetahui, itu semua meski sakit aku pun ikut bahagia.
Cinta adalah membuat orang yang kita cintai bahagia meski tak bersama kita
"ya."mungkin ini adalah persepektif yang terlihat bodoh dan naif. karena mungkin dia akan bahagia dengan yang lainnya, untuk apa memaksa orang yang kita cintai mederita bersama kita.
"Karena bersama ku,hanyalah sebuah pederitaan Ga,hinaan cacian akan terlempar pada mu.
aku sudah biasa di hina dan di caci bahkan di ludahi, tapi.... melihat orang yang aku cintai di hina karena ku, di hujat karena ku, aku tak mampu,Ga... aku tak mampu melakukannya.
Tak sanggup aku mendegarkan semua itu," apa kamu bisa bayangkan ,Ga andai aku memaksakan kamu hidup bersama.
Mungkin berita kamu ,terpampang di Headline surat kabar berita ter Hot, bagaiaman tidak "? anak seorang pengusaha terkenal, yang di hormati dan di segani menikah dengan seorang kupu-kupu malam yang bekas lelaki hidung belang entah kesekian kalinya.
Kamu akan di hina,kayak tidak laku, tidak becus cari wanita lain, atau di butakan dengan cinta, aku,...aku..berusaha untuk tidak memikirkan itu namun selalu terlitas di benak ku.Ga.
Namun Anggara tetap datang ke sini, ternyata wanita yang menikah dengan nya juga punya lelaki lain, mereka menikah supaya orang tua mereka mengerti kalau mereka sudah berhenti bertemu dengan kekasih masing-masing.
Kekasih yang tak bisa di restui oleh keluarga mereka. Anggara telah menceritakan itu pada ku.
Sedangkan tuan Algazali yang telah mengetahui hubungan aku dan anaknya,sudah jarang datang ketempat ku.
Hingga pada akhirnya aku hamil,aku tak tau harus bagaimaan,Tuan Algazali sedikit sock waktu itu saat aku memberitau kalau aku hamil.
"Entah dengan Angaggra atau dengan dirinya. karena hanya mereka berdua yang tidak memakai pengaman saat melakukan hubungan.
"Aku sempat ketakutan, apakah aku harus mengugurkannya" atau merawatnya, "! namun Tuan Alagazali mencegahnya.
Dia meminta ku menjaga kandungan sampai lahir anak itu dan anak ini akan dijaga nya ,Anggara juga berpendapat sama.
__ADS_1
D akan merawat anak itu,dan akan memakai nama ,Anggra dan Istrimya Lucinta sebagai ayah dan ibu di akte kelahirannya.
Aku berterimakasih pada Lucinta istri Anggara, yang mau menerima anakku,sebagai anaknya.
Aku jadi merasa bersalah dengannya karena Anggara masih tetap saja datang ke sini meski sudah menikah dan punya anak.
Tuan Algazali sering sakit karena memikirkan kelakuan Anggara sampai berita mengejutkan yang aku dengar adalah tuan Algazali meninggal kena serangan jantung.
Sedih tak ada lagi tempat bercerita, atau curhat, walau tuan Algazali selalu suka melakukan hubungan bercinta dengan fersi kasar namun hatinya lembut dan baik.
Dia terkadang kesini hanya, duduk dan mendegarkan aku bercerita mendegar jeritan dan tangisan ku,
Dia sendiri ingin mengeluarkan aku dari sini," namun aku takut karena nama baik beliau akan tercemar karena ku.
Aku kadang berbaring di pangkuan tuan Algazali sambil bercerita dan dia membelai rambutku, dengan lembut seperti seorang bapak yang sayang pada anaknya.
Kematian beliau membuat aku sedih namun malah , membuat Anggara makin tak tau aturan datang hampir tiap malam, aku merasa bersalah dengan istrinya yang mengurus sendiri anak ku.
Hingga pada akhirnya aku memilih untuk menerima tawaran tuan Salim yang akan menebus ku .
Anggara marah dia mengamuk dan aku tak perduli dengan itu semua meski aku sejujurnya tak sanggup berpisah, namun masa depan anak ku masa depan dia jauh lebih berharga daripada rasa cinta ku padanya daripada semua ke egoisan diri.
Anggara ,berkali-kali menanyakan keputusan ku untuk memilih menjadi simpanan tuan Salim yang suda tua daripada memilih nya.
Aku harus mempertahankan nasib dan masa depan anak kita Anggara itu yang aku katakan untuk memberi pengertian.
Aku memilih tuan Salim karena dia satu-satunya yang bisa menebus ku dan Mamy Angreni mau melepaskan ku," apa kamu pikir Angreni akan melepaskan ku pada mu."meski kamu mampu menebusku Ga.. "?
"Kamu fikirlah,Ga..aku punya banyak hutang dan aku adalah primadona disini, club malam ini ramai karena mereka mencari aku.
Mami Angreni mau melepaskan ku karena dia, bisa bekerja sama dengan tuan Salim yang mempunyai hotel mereka bisa mendapat keuntungan karena Salim bisa memboking wanita di sini dan mamy Angreni akan merekondasikan hotel tuan Salim pada pelanggannya ,mereka akan mendapat keutungan banyak dengan melakukan kerjasama itu.
"Setidak nya Ga.. aku haya di jamah oleh tuan Salim saja, aku sudah tak ingin di jamah bayak lelaki, bujuk ku pada Anggara.
Namun Anggara marah,terluka dan terlihat membenci ku, ahh...itu malah lebih bagus baginya,fikirku.
__ADS_1
Aku seharian menangis di kamar, setelah pertengkaran itu, sedih yang teramat dalam aku.... melepaskan yang tak ku relakan.... aku harus melepaskan orang yang sangat aku cintai.
Meski aku tau, meski aku sudah merencanakan, meski aku telah mempersiapakan diri bahwa semua ini akan terjadi.
Namun pada kenyataan aku tetap saja terluka , aku tetap saja seperti manusia yang sedang melukai diriku sendiri,hanya Tuhan yang tau betapa pedihnya hati ini.
Mungkin pada saat ini Anggara tidak mengerti akan niat baik ku, mungkin suatu hari nanti dia akan menyadari bahwa,aku telah mengambil telah pun mengambil keputusan yang tepat untuk masa depan kita bersama , masing-masing .
Mungkin suatu hari nanti Anggara akan mengerti tentang niat baik ku ini, aku menghibur diri dengan berfikir positif meski pun air mata ku tak bisa ku sembuyikan, meski duka sedang menyelimuti mata ku.
Bibirku masih bisa terseyum meski hati ku menangis, bukan kah begitu kewajiban dan peraturan menjadi kupu-kupu malam, kata tetap harus merajuk memanja pada yang datang meski kita tau itu adalah hidung belang.
Bahkan meski kita jijik pada lelaki yang datang sebagai pelanggan namun kita harus tetap laksanakan kewajiban melayani dengan senyum.
Betapa malam nya wanita malam dan meyedihkannya kehidupan yang harus di jalani.
Sungguh pun hinaan dan cacian yang datang mereka masih tersenyum, aku tak membelan kehidupan kupu-kupu malam, aku pun tak menyarankan.
Aku bahkan telah menebus dan membebaskan beberapa anak muda yang terjerumus kesini dengan uang dan tubuhku Sebagai tebusan.
Namun terkadang jeritan, wanita yang terperangkap menjadi wanita malam untuk keluar .
Sedikit yang bisa menolong atau bersimpati, bahkan malah di curigai.
------------Bersambung baby-------------
jangan lupa likeππππππ
commentβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
and voteβββββββββ
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Β
__ADS_1