Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Sakit perut yang mencurigakan


__ADS_3

"Telamat pagi Papa, "!


"Telamat pagi Mama"!


Satria segera menghampiri kami danΒ  kami segera berjongkok, Satria mencium pipi kami bergantian seperti kebiasaan nya dan dia meminta ku mengendongnya.


perhatianku tertuju pada Sabilla.


"Hai.. selamat pagi Sabilla,sejak kapan disini "? tanya ku berusaha ramah padanya.


"Selamat pagi, nyonya SeptiaΒ ,selamat pagi Tuan Teja." sapanya dengan berusaha memaerkan senyumnya."manis.


"Saya ada disini, sejak semalam nyonya.


semalam Lia katanya sakit perut. dia minta bantuan menjaga Satria ,teryata semua asisten rumah tangga sakit perut."jadi Lila meminta ku ,untuk menjaganya. sedang dia tidak berani membangunkan Tuan Teja dan Risty pun tidak ada di kamarnya.


"Lia,takuk kalau pas dia ke toilet ,"Satria bangun dan menaggis katanya Satria menagis kalau tak melihat ada orang di dekatnya."kata Sabila menjelaskan .


"Selang berapa lama, Lia keluar dari kamar mandi.


"Selamat pagi nyonya, " selamat Tuan.


sapanya saat melihat kami.


"Selamat pagi juga, kamu kenapa ,apakah Harus ke dokter "? tanya ku cemas.


"Oh tidak ada apa-apa nyonya,sekarang sudah membaik"!!kata Lia sungkan.


"Baiklah "satria sudah mandi"?? tanya ku


"Sudah mamah, tium Satria, baunya udah wangikan,Satria menjawab pertanyaan dengan meyodorkan pipinya ke arah ku, dan mengeldot manja lalu mencium pipi ku,dan ku balas menciumnya.


"Ummch ..ganteng dan wangi anak mama.


"Baiklah ayo kita semua turun sarapan .


Sabila nanti jam 10 kita keluar belanja"


beli baju yang longgar buat kamu,kata ku


lalu melangkah keluar .kak Teja meminta Satria supaya dia yang mengendongnya.

__ADS_1


"Sini,Sayang sama papa, kasian mama


kalau gendong Satria sambil turun tangga.


Satria lalu ,merentanggan tanggannya ke Kak Teja,dia sudah pindah ke pelukan papanya.


"Terimaksih Kak ,suami ku tercinta ku, terimaksih buat pengertiannya. aku cium pipinya, dia pun mencium pipi kumesra. tak sengaja aku melihat tatapan Sabilla penuh kebencian,ach mungkin perasaan ku saja yang terlalu sensitif, gumamku.


Sampai di bawah ,kami sudah di sambut para asisten runah tangga kami.


"Selamat Pagi tuan Teja"!


"Selamat pagi Nyonya"!


Mereka megucapkan berbarengan sambil sedikit membungkuk bow.


"Selamat pagi semua"!! apa kalian pada sakit perut semua semalam "?? tanya ku.


"iya, Nyonya." jawab mereka


"Apa yang kalian makan, sehingga sakit perut semua, apa kalian makan terlalau banyak sambal?


Mereka semua mengeleng,berbarengan.


Tanya ku lagi pada mereka lalu mereka saling berpandangan dan menjawab hampir serempak "!


"Tidak perlu Nyonya, kami sudah baikan dan sudah agak mendingan,kami sudah tidak sakit lagi.


Aku sedikit heren, ini baru pertama kali kejadian seperti ini,nanti lah aku akan tanya mereka lagi.


Apa yang mereka makan atau appapun itu


yang membuat mereka sakit perut begitu. sehingga lain kali bisa lebih berhati-hati.


Setelah selesai sarapan ,akuΒ  mengatar Kak Teja sampai teras Rumah," dia mengecup pipi Satria lalu mengecup kening ku mengucapkan sampai jumpa lagi.


Ketika saya berbalik ,Sabilla memandangi ku ,tapi dia segera menunduk ketika aku melihatnya.


"Billa,kita nanti sekitar jam 10 an, perginya kamu siap-siapa saja jam segitu.


"Baik ,nyonya jawab sambil membukuk sediki lalu pergi ke kamarnya.

__ADS_1


Saya kembali ke dapur mengumpulkan asisten rumah tangga kami dan bertanya apa aja yang mereka makan sehingga semua sakit perut"?.


"Kalian ,bukan kah kalian makan sama dengan kami atau kalian masak beda "??


tanyaku menyelidik.


Mereka serempak bilang sama,tidak makan yang lain dan beda dengan kami.


"Aneh tapi kami ,yang makan di meja makan tidak sakit .


Lia,dia sakit juga kira -kira apa yang bikin sakit perut, kenapa hanya para asisten kami , makanan apa yang beda di antara kami.


Lia..semalam ke dapur ambil soup katanya enak, ya mungkin suop nya.... emm tapi.. kami juga minum soup ,aku satria Kak Teja dan Sabilla.


Lia memilih mengambil di dapur karena di meja tinggal sedikit, jadi mungkin di suop yang di dapur "?? aku berfikir keras.


"Kalian coba ingat-ingat apa yang kalian makan yang tidak sama dengan kami.


Mereka Menjawab bahwa ,makanan kami sama,tidak ada yang beda , sebenarnya aku mau membangunkan Risty, tapi kasian mungkin dia baru saja tidur.


"Baiklah ," kalin lanjutkan pekerjaan,kalau ada yang masih sakit bisa pergi ke dokter minta antar pak Karta, lalu mereka bubar.


Aku tak sengaja melihat bungkus obat,


aku membacanya. Obat pencuci perut stimulan ,bekerja dengan menstimulasi usus dan mempercepat pengeluaran tinja. obat ini akan mulai bereaksi dalam kurun waktu enam sampai 12 jam.


"Apakah ini ada hubungannya dengan mereka yang sakit perut"???


"Siapa yang sedemikian iseng membuat sakit perut dan untuk apa melakukan hal itu"?" banyak pertanyaan yang tiba-tiba menari di fikiran ku.


-------Bersambung-----


jangan Lupa"!


Like πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


CommentβœοΈβœοΈβœοΈβœοΈβœοΈβœοΈβœοΈβœοΈπŸ‘πŸ‘


and Vote ✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌


Love You pembaca setia Qu"umcuh πŸ’‹

__ADS_1


-----------------


__ADS_2