
Kami diantar mereka di kamar tamu yang lumayan luas. saya sengaja bilang ke papa.
untuk tidak ngasih tau kak Teja. dan saya meminta kamar hotel sebelah kamar kak Teja.
Sekalian minta kunci kamar nya kak Teja.
pengen ngasih kejutan karena malam ini dia ulang tahun. tentu saja semua di berikan olah Papa.dengan mudah hotelnya papa mertua.
Malam itu saya dan anak serta asisiten
rumah tangga kami ada di hotel itu. sudah membelikan kue tarnya.tapi malam itu Kak teja sampai malam belum pulang.
Kami menunggu sampau tertidur ketika bangun waktu menunjukan jam 1 pagi. Satria sudah tertidur saya memutuskan sendiri kekamar kak Teja.
Mau ngasik kejutan tidak mungkin aku
membangunkan Satria dan asisten rumah tangga kami karena mereka terlihat capek sekali.
Pelan-pelan aku buka pintu lalu menuju
pintu sebelah kamar ku. lampunya mati tetapi saat ku buka pintu seperti suara su. ....suara"! orang sedang bercinta.suara wanita yang mendesah-desah kuat.
__ADS_1
"Apa... apa aku salah kamar??? aku panik sekaligus penasaran. suara su.. su suara erangan itu suara kak Teja kah "?
aku begitu hafal sekali tapi apa mungkin kak Teja tapi itu suara kak Teja mereka sudah selesai melakukannya...??? ohhh... ti... ti tiidak... aku menjerit dalam hati.
Tapi benar ini kamar kak Teja dia juga memberi taukan ku ini kamarnya nomernya tepat.tapi apa dia berkqianat.
bu - buukankan dia ha hanya mencitai ku
bukankan aku wanita satu-satunya. aku tersenyum perih seandainnya benar ini kamar nya semoga salah kamar dan suara itu hanya mirip saja.
Dan kalau salah kamar tidak mungkin kan pintunya terbuka dengan kunci yang aku pegang sekarang. karena makin penasaran aku meyalakan lampu kamar hotel itu.
Betapa terkejutnya aku.syock dii kejutan pemandangan yang ada di depan mata ku. ketika aku menyalakan lampunya.
Seluruh tubuh ku bergetar kak Teja pun memandang ku terkejut dia memakai celananya dan berlali ke arah ku agak sempoyongan.
" Septia kamu ?" a-ada disini katanya dengan terbata-bata.
Dia berusaha memengan ku tapi aku mundur selangkah. jangan sentuh aku teriak ku dia makin mendekat. Aku munudur selangkah lagi tubuhku bergetar.
"Jangan .. "! mendekat jangan sentuh aku.
__ADS_1
Aku berteriak sambil mengeleng-geleng kepala.
"Apa yang kamu lakukan disini sejak kapan kamu berhubungan dengan nya "? aku menujuk kak Teja.
"Nona..aku... aku tidak kenal Tuan ini, kata perempuan itu terbata-bata..
"Tidak kenal... ???? aku tersenyum pedih.
"Tidak kenal ??? bagaimana kamu bisa bercinta dengannya di ranjang jika tidak kenal.
" Katakan.. pada ku bagiamana bisa ??
aku menjerit -jerit dab aku mulai menangis.
"Nyoya Tuan tadi mabuk dan terjatuh di pintu kamar. saya pekerja cleaning servis disini dan saya berusaha untuk bantu masuk tapi saat membaringikannya.
"Sa-sasaya"terjatuh bersamanya, mungkin karena mabuk dia melakukannya . saya berusaha memberontak,tapi Tuan ini, menyetuh saya membelai sa-saya dengan begitu lembut saya terbuai, melayaninya tuan,apalagi tuan sangat tampan.
"Ampuni saya nyonya, ampuni kekilafan hamba mu ini,"ampuni saya....nyonya." perempuan itu memegangi kaki ku sambil menangis.!!
Aku menatap Kak Teja tajam"!!
__ADS_1
----------bersambung----------