
Pagi begitu cerah,ketika aku terbangun cahaya mentari sudah menelusiri jendela rumah kami.
Aku mengoyang-goyang Tubuh kak Teja.
"Hai...Kak,bangun sudah siang" Kata ku.
"Hemmm.... "! dia hanya mengeliat saja.
Bangunkanlah aku dengan cara ,"yang lebih manis lagi, katanya masih dengan mata terpejam.
Bangun,"ku goyang lagi lengannya pelan"
apa Kak Teja tidak ke kantor hari ini "??tanya ku Lagi.
"Hemmm.,biarkan aku tidur ,menikmati mimpi atau tubuh mu, dia berusaha menarik aku kepelukannya.
" Aku males, ketemu awak media,yang tiap hari ngasih pertanyaan dan memotret ku," jawab nya masih dengan mata terpejam.
" Sampai kapan," ?
Sampai kapan kakak akan tmenghindari mereka "? tanya ku.
"Entahlah"!!!
Kalau aku... harus,mengaku dan klarifikasi malu dan takut membuka luka lama mu, Sept." tentu saja jika aku bercerita dan mengakui kejadian malam itu, pasti kamu akan teringat kembali.
" Kalau,.. "rasa malu aku masih bisa tahan tapi...membuka kisah itu sama saja dengan mengigatkan kamu dengan kejadian saat malam itu" Kata kak Teja beringsut menghadapkan mukanya pada ku.
"Aku,"bersyukur kepada Tuhan," kamu mau memaafkan ku dan mau menerima ku kembali, meski luka yang aku goreskan ke kamu begitu dalam dan perih,
__ADS_1
Kak Teja , menatap ku sambil mengelus pipiku,dengan punggung tanggannya.
"Itu sudah berlalu Kak Teja ,aku sudah pun memaafkan mu ? sudah berulang kali aku katakan, bukankah ,aku telah menujukan ke sungguhanku dengan mencoba untuk, menerima anak Sabilla yang katanya anak Kak,itu.
"O..iya kak"! aku baru ingat "!
"Hasil DNA sudah keluar lama,tapi karena Sabila ngajak ke pantai waktu itu," saya tidak bisa ambil.
Dan kemarin sore Risty sudah saya suruh mengambilnya,"kataku ,mulai beringsut ke tepi ranjang ku.
"Bagaiamana"? kalau kita buka hasilnya.
"benarkah Janin yang di kandung itu anak Kak"??kata ku ke kak Teja yang masih malas-malasan di kasur.
Aku "membuka amplop putih yang masih berada di atas meja kecil di samping tempat tidurku.
Hasil analisisnya Gen Terduga Ayah Tuan Teja Hadinata tidak cocok dengan Alel peternal Anak dari nyonya Sabilla binti Ahmad "
"Wau... Puji Tuhan"!!!! aku berteriak cukup keras, saking senengnya.
"Kak ternyata dia,bukan anak Kakak"???kata Ku ke girangan "lalu memeluk erat suami ku,megecup pipinya,dengan gemas.
Kak Teja,yang tadi males-malesan segera, bersemangat memeluku erat.
"Kalau begitu,bagaimana kalau kita segera mengadakan jumpa pers dan klarifikasi,#.
"Saya tau tetap akan menuai pro dan kontra . tapi... ini jauh lebih baik dari pada terus menghindar membuat Asumsi masyarakat menjadi tambah negatif.
"Tunggu-tunggu ,!
__ADS_1
"Apa kak Teja ,akan mengakui semua"?
"Apa."kak Teja, akan ceritakan semua dan juga kisah malam itu,malam dimana aku melihat adegan panas itu"? tanya ku kepada kak Teja.
"Ya...kenapa tidak"? jawab kak Teja,Tapi...
kamu juga harus membantuku dan ikut aku,Tentu saja di sana kamu akan di tanyain juga,dan tidak apa-apa kalau Nanti,aku akan terlihat sedikit buruk dengan Cerita scandal itu"?kata nya,wajah kak Teja membias sendu.
"Ach...."!
Aku tak pernah kuat melihatnya,kak Teja
Wajah yang tiba-tiba berkabut itu...!
kalau aku harus memilih tentu saja,saya akan memilih diam saja,tapi...dengan berdiam diri Asumsi Netizen semakin menyudutkan kak Teja, apalagi begitu ramai di sosial media, berkata jujur dan mengakui semua ini adalah pilihan yang terbaik dari pada bungkam saja.
Membuat pesaing, bisnis Kak Teja semakin bLow Up... dengan Rumor yang di tambah -tambahi dengan Gosip yang makin menjadi.
"Ohhh... para netizen yang maha benar"? aku bergumam sendiri.
"Kapan kak? kita akan mengadakan jumpa pres nya," kata ku ikut semangat, untuk menyelesain masalah ini.
"Besok bagaimana"?? aku akan membuat pengumuman dulu,Kata kak Teja.
" Oke.. "!
Dengan jempol dan jari telunjuk ku,, membentuk bulat 👌
----------Bersambung----------
__ADS_1