Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Sedikit Longar.


__ADS_3

Setelah kami bercinta dan aku rasa kak Teja merasa puas.inilah saatnya pikiran ku mulai jalan.


Aku akan mencoba merayunya. untuk bisa keluar atau bekerja dan sekaligus minta maaf karena pergi tanpa ijinnya sempat terlintas meniggalkannnya meski sejenak. sesungguhnya aku tak berniat kabur.


Aku tidur di dadanya sambil memainkan jari di dadanya yang bidang itu.tempat favorite ku kala manja dan kak Teja diapun juga menyukainya kesukaan ku dan senang bila tanggan ku membelai dadanya.karena dia juga bisa memeluk sambil memainkan rambut ku dengan ujung jarinya atau membelai rambutku.


"Kak boleh aku meminta sesuatu"? tanya ku selembut mungkin.


" Hemmm... apa "??" tanyanya kemudain


setelah agak lama tak menjawab ku.


"Bolehkah aku ikut kerja lagi atau aku bisa ngurusi butik mama disana dekat taman kota itu.orang yang pergi ke butikkan kebanyak kan perempuan aku tak akan berpaling dari mu aku takkan melirik lelaki lain dan aku tak akan seharian disana aku jelaskan supaya tak begitu membuatnya cemburu. aku akan pulang sebelum kak pulang kerja ,kak bisa Whtasapp atau minta supir kita kasih tau aku seandainya kakak pulang lebih awal dari jam kerja biasa.


Dia diam  hanya tanggan nya yang masih


terus membelai rambut ku. Lalu aku teruskan bicara padanya mencoba untuk meluluhkan hatinya,dia seorang yang mudah marah tapi juga mudah iba.


"Aku minta maaf ya, kak ," buat kejadian kemarin. buka maksud aku untuk lari. Aku hanya bosan di rumah,kak bisa bayangkan tersiksanya di rumah seperti terkurung.


Aku berhenti sejenak karena belum ada reaksi apapun darinya."aduh marah gak ya,kak Teja . 


aku mendongakan wajah ku, sepertinya tidak aku membatin,lalu aku lanjutkan.


" Bukan karena tak cinta tapi, akukan dari dulu kerja dari lulus sekolah super aktif tiba-tiba aku harus berdiam diri di rumah.


maafkan  istr mu ini, atas ke tidak patuhan ku pada suami tercinta ku ini.  sambil menujuk dadanya yang bidang.


( kenapa aku tetap memangilnya suami dengan kak bukan suami ku tercinta atau yank atau hubby . alasanya karena ketika aku memangil kak dia di ingatkan akan sosok Prayogo .seorang yang seperti kak bagi Septiya,melindungiku. dan dia memang menyukai aku memangilnya


Kak ada sensani gagah katanya. )


"Kak boleh ya"? aku mulai berengek padanya , menaikan wajah ku mencium pipinya lembut. dia memang mudah emosi tapi juga mudah luluh aku yakin itu.

__ADS_1


Aku naik ke tubuhnya ku cium bibirnya lembut" menatap wajah nya , matanya.


Kami saling berpandangan hati ku mulai berdebar ke hangatan meyeruk di dada tapi aku melanjutkan aksi ku menciumi lehernya mencoba adegan perempuan yang agresif .


Meski ada rasa malu karena terlihat aku seperti perempuan pengoda ha ha aku tertawa dalam hati tidak apa kan sah kita.


Dia begitu mempesona saat pasrah begitu.mengemaskan dan imutz seperti seorang yang begitu penyabar tak kan mungkin menyakiti atau orang yang mudah main tanggan terlihat lugu dan polos.


"Boleh ya.?? rengek ku lagi menghentikan  aktifitas mencumbunya.


"Tubuh jiwa roh ku,kuserahkan pada mu


Aku mencoba ngegombal dia menatapku dan menarik nafas panjang.


"Baik lah," kamu boleh pergi tapi di kawal dan di antar sopir kemana-mana tentunya.


Dasar sama aja dia mengawasi ku lewat bodyguardnya."grutuku dalam hati.


"Ha ha......" !


"Terus apa kakak tidak cemburu"! ?


ada bodyguard atau sopir di dekat ku.?  lagian gak perlu begitu. mereka kan cowok bayangkan kak aku lebih banyak jalan sama bodyguard dari pada suami sendiri.


"Wah....wah apa kata dunia."?  gombal ku rayuan entah ke sekian kali .aku gunakan rasa cemburunya untuk menolak  mempegaruh keputusannya.


"Ya..ya."kamu memang pandai,"


"Oh....aku cemburu."baby..! di cubit pipiku.


dia mengangguk-angguk dengan senyum simpulnya se-olah tau aku sedang memancingnya.


"Aku belum selesai bicara sayang ku,"  lalu

__ADS_1


dia membalikan posisi sehingga kini aku


yang di bawah .


"Tentu saja....my baby "!


aku  telah pun mempersiapakan'nya jauh hari. wanita tanggung jadi bodyguard mu, sekaligus sopir.


" Gimana"? 


Dia tersenyum tipis penuh kemenagan lalu ******* bibir ku.


" Haizzz"!!


Dia memang pandai dalam segala hal.


kecuali mengendalikan amarah dan cemburunya.


Bagai mana bisa mengalahkan dia yang dari kecil selalu juara dalam apa saja.


baik di sekolah atau kegiatan yang dia ikuti.


Lalu mulai lah ciumanya,turun ke leher dan tanggan nya kembali mulai berselancar  di atas tubuh ku.


" O..oo ohhhh tidak !!. dia mulai lagi.


---------- Bersambung ------------


love me🌹🌹🌹🌹


like me👍👍👍👍👍


vote me✌✌✌✌✌👍

__ADS_1


 


__ADS_2