Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Masa penenentuan.


__ADS_3

Kak Teja terus menatap ku tajam, karena pertanya masih saya acuhkan dan saya masih asik menikmati pemandangan di sekitar kami.


Kita lihat saja sabtu malam minggu kak.


aku juga tidak bisa menjawab sebab itu


bagaimana pun keputusan itu di tanggan orang Tua ku,"jawabku dengan tetap acuh. makanan yang kami pesan sudah datang.


 


 "Ayo kak," makan dulu kataku dengan meyodorkan makan yang dia pesan.


Dia hanya senyum lalu mulai menyuapkan makanan itu ke mulutnya.


  


"Sep, kalau misalnya orang tua mu tidak merestui apakah kamu tetap mau dan ingin memperjuangkan cinta kita ,"tanya kak Teja sedikit kawatir.


  


 Aku ,berhenti menyuapkan makan ku.


memandangi kak Teja wajahnya ada rasa galau rasa cemas di tolak duka  dan kabut itu datang lagi. segera saya tersenyum.


"Kak,jangan terlalu kawatir tentang hari esok. apa yang akan kita makan, apa yang kita minum Tuhan sudah sediakan Tuhan berjanji pelihara kita .


"Apalagi masalah Jodoh suami atau istri yAng akan menjadi sehidup semati bagi kita. nikah bagi orang kristen itu kontrak seumur hidup kak .ingatkan yang tertulis di Alkitab kita "


        Matius 19:5-6   Dan firman-Nya:


Sebab itu laki-laki akan meninggalkan


ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga,keduanya itu menjadi satu daging.


Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."


  Matius 19:9 (TB)  Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah."


Tentu saja Tuhan akan memberikan yang terbaik buat kita. hanya perlu berdoa dan percaya yakan ?" apa yang kita perkatakan akan terjadi makanya  itu ucapan adalah doa perkatakan saja , bahwa Ayah dan ibu akan menerima kakak.


Kalau jodoh tak akan kemana tak kan lari gunung di kejar " thing "ku kedipkan mata dan bibir sedikit mengoda dia hanya melotot lalu mencubit pipi ku.


Haisss gantian aku yang melototin dia, tapi sambil senyum dikit he he he


  


Setelah makan dan membayarnya kami pun kembali ke kantor, kembali pada kesibukan masing -masing.


 


Pulang kantor saya sengaja ke tempat kontrakannya Anton tapi Anton tidak ada di sana dan tertulis di depan rumah papan dengan tulisan di kontrakkan"!


  


"Hmmm ..." aku pun kembali menuju jalan


ke rumah ku sambil berfikir ?? kenapa


Anton tiba- tiba pergi ya"?" bahkan tanpa ngasih kabar ?


"Uups"!!


Aku baru sadar dan segera ku pinggirkan mobil ku. membuka Hp aku buka blokiran nomer Anton. memang pas aku lihat Anton berpelukan dan tertawa bersama dengan mantannya di rumah sakit saking jengkel dan marahnya. aku langsung blokir dia tidak menerima pangilan telfon yang tidak ? ada di kontak hp saya.


  


 Aku mencoba menelfonya tetapi tidak dapat saya hubungi, ohhhh...beginikah akhir cerita kita ?saya terus melajukan mobil ke rumah menyetel radio di dalam mobil ku terdengar alunan lagu dari Armada bend"


---------- Asalkan Kau bahagia---------


Yang kemarin ku melihatmu kau bertemu dengannya,ku rasa sekarang kau masih


Memikirkan tentang dia apa kurangnya aku di dalam hidupmu hingga kau


curangi aku katakanlah, sekarang bahwa kau tak bahagia aku punya ragamu tapi tidak hatimu kau tak perlu berbohong kau masih menginginkannya ku rela kau dengannya asalkan kau bahagia.


Yang ku rasa sekarang kau masih,


memikirkan tentang dia apa kurangnya aku di dalam hidupmu hingga...


kau curangi aku katakanlah sekarang bahwa kau tak bahagia aku punya ragamu tapi tidak hatimu kau tak perlu berbohong Kau masih…


"Ahh,aku bersyukur perasaan aku tak jauh terlalu dalam dengan Anton beruntung sbunga cinta itu baru bersemi dan belum bermekaran merekah di hati.


Mungkin akan lebih menyakitkan bila aku mengetahuinya. setelah kami berpacaran.


tiba -tiba sedih itu meyeruk ke dalam hati


kembali teringat dengan mantan-mantan ku yang tega menghianati cinta ku.

__ADS_1


lagu ini buat aku baper tak terasa butiran bening menetes dari pelupuk mata ku dan


demi menjaga beningan air  itu tak terus tumpah .aku segera mematikan radionya


aku tak ingin terus baper dan meratapi masa lalu apalagi  masa lalu yang pilu .


 


Mampir sebentar di supermarket mencari bahan -bahan makanan dan beli beberapa sayur atau buah untuk persediaan makan di rumah jadi tak selalu beli di luar sampai di rumah segera menyimpan beberapa belanjaan yang harus masuk kulkas.


Duduk sebentar di sofa mengurai lelah,


terus mandi masak nasi di ricecooker tinggal sayurnya tumis kacang dan ku buat telur  ceplok buat makan malam ku.


begitulah hari-hari yang aku lalui cuma bedanya setiap kekantor di jemput sama kak Teja Atau  sopirnya . tak terasa hari begitu cepat dan hari ini sudah juma"at di kantor tidak terlalu sibuk.


" Permisi ,,,"sapa Andi OB kantor ku.


" Ya,Masuk"! .. ada apa"? tanya ku tanpa menoleh.


"Mbak Septia di panggil Tuan Teja ke ruangannya sekarang "!" katanya peting.


"ya,,  terimakasih," jawab ku lalu berdiri menuju ruangan nya . sampai di depan ruangan nya ku ketuk pintu .


" Tok-'--tok"!!!


"Ya ... masuk "! terdengar suara dari dalam


segera ku buka pintunya dan menutupnya kembali pintunya .


"Selamat sore Tuan Teja ,ku membukukan badan sebagai bentuk hormat.


"Tuan ada yang bisa saya bantu ," kata ku.


Dia mengelah nafas lalu merentangkan tangganya,menghembuskan nafas dalam.


"Aahhhhhhh..."!! bantu aku Septia,  bantu aku  mengurangi rindu pada mu"katanya


"Haisss.. makluk satu ini...?!!! aku serius malah bercanda, kak Teja melirikku ketika aku diam saja lalu dia berdiri memeluk ku.


Ini kantor kak, bisik ku.


 


"Emang kenapa kalau di kantor"? jawabnya tak mau melepas pelukannya.


"Beberapa hari ini sibuk sekali, bahkan


" Haizzz gombalnya"! grutuku lalu dia melepaskan pelukannya, memandangi wajah ku sebentar, lalu mencium kening ku ohhh so sweet kan.?


"Kita pulang bareng langgsung ke mall, cari oleh-oleh buat Ayah dan ibu kamu Septia  aku sedikit nervous ketemu calon mertua.


Aku hanya mengguk males debat. sore itu kami pergi ke mall membeli oleh-oleh buat  orang tua saya. Memilihkan ibu setelan baju dan baju batik buat ayah.  beberapa makanan kesukaan merekan karena sebenarnya tidak terlalu jauh kalau pulang kampung sekitar 4-5 jam dari rumah ku kalau naik mobil sendiri cepat jadk bisa bawa makanan juga buah yang mereka suka.


Rencana pagi kami berangkat jadi biar


tidak kemalaman kalau balik kekota .


kalau aku sendiri biasanya menginap


minggu malam baru balik rumah sabtu pagi kak Teja sudah sampai.


Dia minta pak Karta sopir pribadinya itu untuk menyetir karena pak karta katanya tau jalanya dan juga memang pak Karta masih satu kabupaten yang sama , cuma beda kampung  sama rumah orang tua ku jadi tau jalan nya .


Sesampai di rumah ku di sambut dengan


gembira. ibu dan ayah karena minggu lalu saya tidak pulang. aku sering pulang kampung semenjak kematian kakakku. kecelakaan mobil yang merenggut nya. setiap minggu aku pasti pulang kalau dulu gantian sama kakak. jadi gak kesepian ibu sama ayah. hanya punya kakak dan aku saja.


Ketika dia melihat Kak Teja, Ibu hanya tesenyum.


" Siapa itu septia.? bisik ibu pada ku.


" Nanti Ibu tau!  jawab ku berbisik pula. Kak Teja menyalami ibu.


" Selamat pagi bu "! sapanya ramah dan senyum manis kak Teja mengembang.


" Silahkan masuk nak .."jawab ibu


Kami segera masuk , Teja mengikuti dari belakang di bantu pak Karta membawa oleh-oleh setelah berbasa -basi kak Teja mengutarakan maksudnya yaitu ingin meminangku. ibu dan ayah tersenyum.


" Sebentar ya , Nak" kata ibu ke kak Teja.


Ibu,menarik aku dan ayah ke kamar


ibu yang dari pertama sudah mulai kesemsem sama kak Teja yang terlihat gagah ganteng sopan di tambah dia bawa oleh-oleh dan mobil mewah. sebenar ibu bukan menilai dari hartanya tapi katanya sopan santunya dan aku terlihat bahagia dan tersipu-sipu malu saat kak Teja bilang ingin melamar ku, dalam waktu dekat. binar di mata ku memang tak bisa bohong.


"Kata Ayah kalau aku cinta,kenapa tidak"?


jadi Ayah dan ibu, setuju saja karena saya cerita kalau dia itu sebenarnya adalah kak Prayogo tentu saja ibu dan bapak setuju karena mereka sudah kenal lama sama kak Prayoga ( kak Teja kecil) teman dan sahabat ku dari kecil sampai smp dan dulu kak prayoga atau kak Teja memang,orang yang care baik,sopan dan ibu juga ingat bagaimana pengorbanan Kak Prayogo atau kak Teja,ketika melindungi aku dari gigitan anjing liar.

__ADS_1


Makanya ibu dan ayah tidak berfikir panjang . mereka sepakat meyetujuinya atau merestui hubungan kami.


Kami segera keluar kamar setelah rapat mendadak di kamar tadi. keluar kamar aku pasang muka sedih sedang ibu dan ayah biasa .


Ayah mengajak mengobrol kak Teja di ruang tamu,sedang aku ke dapur memasak dengan ibu buat makan siang kami. setelah siap, ibu meminta ku memanggil ayah dan kak Teja juga pak Karta makan bareng.


Kak Teja menarik tanggan ku agar dekat.


hai gimana Ayah -ibu merestui gak"? kok muka kamu gitu aku jadi gaLau.


" Haiz tar setelah makan siang"jawab ku segera berlalu dan duduk di meja makan .


di meja makan"kak Teja "kembali berbisik.


" Gimana"??


" Tanya sendiri, bisik ku.


Ibu dan ayah berpadangan melihat kami


berbisik-bisik dari tadi.


" Hemm hemm... Pak, bu"permisi mau tanya..kak Teja agak gugup


" Bagaimana Pak, Bu soal yang tadi "?"


kak Teja terliat tegang.


"Tadi  apa..nak,?jawab mereka bersamaan.


ayah ibu emang aku kedipin mata biar ngerjain dikit,he he.


"Emmm ,"soal tadi Bu .. Pak soal ..soo--soo sooo alll.. restu  buat kami.


" Oooooo...gimana ya "?" ibu dan bapak"


berpandangan lalu tersenyum.


"Ya ," itu terserah sama yang menjalakan,


kami sebagai orang tua hanya mendukung


dan mensupport keputusan anak kami. dia sudah cukup dewasa untuk menentukan pilihanya.


 


" Jadi..ma maa maksudnya,? Ibu dan Bapak  sssesetujukan" ? tanya kak Teja.


"Ya bapak setuju saja "kata bapak.


"Saya rasa juga,setuju nak, ibu pun juga memberi restu.


" Tapi tinggal Septianya setuju apa tidak ?? ya kan Septia, bapak melirik ku dan kak Teja tiba-tiba menginjak kaki ku.


"Auuuhh "! Aku mejerit.


"Ayah kaka Teja sudah KDRT.


kami semua tertawa-tawa terbahak-bahak


Setelah agak sore ,kami pamitan pulang .


kami memutuskan tidak menginap walau


berat buat aku berpisah karna biasanya aku menginap akan tidur dengan beliau tapi namanaya di kampung gak enaklah bawa lelaki menginap di rumah.


Setelah bercipika-cipiki kami pamit lalu masuk mobil setelah mobil berjalan. kak Teja lalu memegang wajah ku dengan kedua tanggannya sehingga aku tidak bisa  mengerakkan muka ku lagi.


"Kamu.. ?? matanya melototin aku


"Aduh serem.. nich bisik ku dlm hati.  dia ******* bibirku lama,"haizz"sampai gak bisa nafas. aku pukul-pukul pundaknya baru dia berhenti itupun, setelah dia puas menciumku.


" Haiissa.."! gak punya malu"ada Pak karta kataku memarahin kak Teja. pak Larta hanya tersenyum.


"5aya tidak lihat Nona, lihat jalan hanya


fokus jalan. sambil tertawa dan kak Teja mukanya merah nahan malu.


"Dasar ..mesum"! omel ku. padahah dalam hati aku juga suka ha ha ha munafik "!


"Yaaa ..."!!  itu hukumannya ngerjain aku. katakak Teja membela diri.


"Ibu dan Bapak merestui kita kan"?


saya hanya mengganguk dia pun memeluk aku erat sepanjang perjalanan pulang.


   


--------- Bersambung----------

__ADS_1


hangan lufa Like👍comment ✍️ vote ✌


love you pembaca "💋💋💋💋💋


__ADS_2