
"Re...jangan lama menyiksa ku dan pura-pura tak tau akan siapa aku "!
marilah kasih kita mengulang kembali ini dengan cara yang benar, aku akan menikahi mu,kamu memakai nama palsu juga memalsukan kematian mu."kata Anggara masih memeluk Renata yang tetap diam terpakau.
Renata memegangi wajah,Anggara menatap dalam ke sana, mata yang masih dengan penuh cinta seperti dulu.
"Haruskah aku membuka diri padanya sekarang, haruskah aku membokar jati diriku,tapi aku sungguh tak ingin orang tau ,aku inggin mengubur Renata dalam ingatan semua orang tapi berapa lama lagi"?Anggara telah mengetahuinya, tidak ada yang tau tentang masalah itu, tentu saja Anggara telah menemukan buku harian ku, batin Renata.
"Apa..anda bisa membuktikan kalau saya adalah Renata, nama saya adalah Rosalinda aku punya nama KTP asli ? tanya Rosalinda yang masih duduk di pangkuan Anggara.
Renata bisa merasakan ada sesuatu yang menojol, mendesak di bawah bokongnya, mungkin bila di bebaskan dia pasti akan menyeruduk bagai banteng Ambasador.
Renata sedikit terhibur,melihat muka Anggara yang gelisah saat Renata mengerakan bokongnya ,beringsut.
"Sial kau Re,jangan banyak bergerak di pangkuan ku, apa kamu tidak bisa merasakan ketegangan senjata ku, yang terasa ingin segera mencari sasaran dan menembakan pelurunya Anggara membatin dan mendegus frustrasi.
Renata tau, Anggara tidak seperti lelaki lainnya, yang tidak pandai mengotrol n*fsunya meski perasaan ingin nya sudah ingin meledak, Re..mencintai Anggara karena kelembutan hatinya meski dia seolah dingin bagi wanita lain, tapi Anggara adalah seorang yang hangat dan romantic pada pasangannya.
"Apakah kita perlu, mengadakan serangkaian Tes apakah sidik jari kamu bisa di palsukan, anda akan mendapat kasus kriminal bila anda meminta saya untuk membuktikan"! jawab Anggara tegas dan sugguh cerdas.
Renata tak mungkin mengelak lagi dengan itu semua, dan malah akan menambah banyak masalah baru baginya.
__ADS_1
Lebih baik kalau dia mengalah pada Anggara dan rahasia tetap aman dalam gengamannya, bisa menikah dengan kekasih pujaannya ini, toh mereka sama-sama sendiri dan tak ada apaun yang jadi penghalang dan pertimbangan"?
Anggara , menikah dengan wanita yang terhormat Rosalinda seorang wanita karir yang cantik dan kaya bukan Renata sang kupu-kupu malam.
Aku tak lagi harus takut dengan, status sosial yang aku sandang nanti.
aku bisa kembali berkumpul dengan keluarga meski dengan nama baru"?
begitu banyak yang di pikirkan Renata membuatnya terdiam dan terpaku.
"Re....panggil Anggara.
"upst keceplosan'!! Renata menutup bibirnya.
"Anda membuka penyamaran anda, sendiri dengan menjawab pagilan ku.
kata Anggara segera saja memegang gunukan yang ada di depannya.
Anggara membenamkan wajahnya di kedua gunung kembar itu,Anggara bergantian mengusap dan meremas gunung kembaran itu.
Renata mengubah posisi yang tadi duduk menyamping lalu duduk menghadap ke arah Anggara yang sedang menc*mbunya membiarkan
__ADS_1
dia leluasa untuk menikmati tubuhnya
Renatapun merasa ingin,menyalurkan Hasratnya yang bertahun-tahun tak pernah bisa terlampiaskan.
Bibirnya mulai jadi santapan Anggara yang mencium dan mel*mat lembut. Anggara seperti kembali muda,dejavu kembali mengingat kejadian saat pertama main dengan Renata di kamarnya.
Kembali merasakan gejolak yang mengelegak, senjatanya pun sudah panas dan siap bertempur.
Anggara memainkan jarinya pada pangkal paha Renata yang mend*sah dan megelincang manja.
------------Bersambung baby-------------
jangan lupa likeππππππ
commentβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
and voteβββββββββ
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Β
__ADS_1