Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Membuka tabir.


__ADS_3

Mereka masuk ke rumah,dan suasana menjadi hangat,dengan clotehan Satria yang manja.


Septia berbincang dengan Ibu di kamar sementara ,tuan Teja dengan Ayahnya.


"Nak ,Teja... bolehkah, Ayah mengajukan pertanyaan sedikit pribadi.


"Ya.. ayah silahkan.


"Apa nak Teja,kenal lama dengan Nona Sabilla.


"Tidak begitu kenal dekat , tapi dulu kami satu perguruan, kuliah di Universitas ternama di sana,dia seorang yang cukup jenius sehingga bisa kuliah sebelum waktunya.


"Mengunakan sistim persamaan untuk naik kelas dan mempersingkat masa sekolahnya .dia murid termuda di tempat kami,seharus dia masih duduk di bangku SMA pada seusianya..Yah..."!


"Apakah nak Teja kenal orang tuanya"?


"Tidak kenal Yah,yang saya dengar dia seorang yatim piatu dan di punggut bibiknya.


"Apakah nak Teja,kenal bibiknya atau mungkin punya fotonya.


"Tidak.... Yah, saya sama sekali tak kenal dengan keluarganya.


"Apa nak Teja,tidak perhatiakan wajahnya yang mirip dengan Septiya


"iya.. yah itulah yang membuat saya heran.bagaimana dia bisa mirip dengan Septia.


"Begini nak,,ibu mertua kamu beberapa hari ini ribut masalah Sabilla,dia berfikir jika Sabilla itu adalah anak dari kakak kembaranya yang tinggal malaysia.

__ADS_1


"Dia kehilangan kontak sejak,kakanya itu memilih bekerja di klab malam , karena ingin segera membayar hutang orang tuanya dan membayar gadai tanah dan sawah orang tuanya.


"Apakah nak Teja, bisa membantu untuk mencari tau keberadaan kakak mertuamu itu di malaysia,..... Nak Teja kan pernah kesana dan juga punya kenalan keluarga ayah nak Teja mungkin bisa membantu, menemukannya, kasihan mereka berpisah bertaun-taun.


"Mertua kamu itu,merasa kalau Sabilla itu anak dari kakanya, dia bahkan beberapa kali nonton videe yang lagi viral itu.


"Katanya dari cara bicara,expresi wajah serta gaya bicaranya,benar mirip sekli.


"Baiklah ayah... tapi adakah foto atau dokument yang bisa membuat kita bisa mulai mencarinya, misalnya kerja di mana dulunya.waktu di malaysia.


" Iya ..sebentar saya,tanya dulu sama,ibu mertua mu nak.


Teja hanya mengangguk saja,pak Endro kembali membawa peti kecil di ikuti dengan Septia dan ibu nya.


Septia ikut duduk memandangi Ayahnya


juga ibunya, saat mengatakan bahwa, ada kemungkinan besar bahwa Sabilla adalah anak dari kembaran ibunya.


Ayah mengeluarkan beberapa foto yang ada di kotak itu,memperlihatkan foto-foto pelan -pelan di keluarkannya, layaknya mengeluarkan harta karun.


Foto kebersamaan mereka di sebuah pabrik garment di malaysia.


"Jadi ,"Ayah dan ibu serta saudra kembar ibu pernah kerja di malaysia tanya Septia agak terkejut "


" Iya...kami pergi kesana bekerja di pabrik


"Baiklah, ayah akan cerita sediki tentang kami bertiga.

__ADS_1


Kami masih muda saat bekerja di sana, bahkan baru lulus sekolah,umur pun masih terlalu muda tetapi di tuakan demi bekerja disana. dan sitim pembuatan KTP masih bisa di curangi, sehingga kamu bisa membuat paspor dan bekerja di sana.


"Aslinya kami masih di bawah standar umur kerja di luar negri yaitu 21 tahuh kami waktu itu masih 17 tahunan tentu kami tidak takut karena kami bisa bekerja dengan kawan-kawan yang lain dalam. satu perusahaan.


"Ayah kenal Ibu waktu itu,di perusahaan, garment itu dan juga saudara kembarnya, tak di sangka bahwa mereka sama-sama mencintai ayah.


"Namun ayah memilih adiknya daripada kakaknya, karena lebih angun dan lembut


Sepertinya.. Mbak Rustinah, tidak terima dengan penolakan saya dan memilih adik nya menjadi kekasih ayah. dan karena tidak tahan dengan sakit hati serta rasa cemburunya ,dia memilih mencari kerja di tempat lain. sehingga kami kehilangan kontaknya sampai beberapa bulan.


"Kami berusaha mencarinya sampai kami mau habis masa kontrak kerja selama dua tahun. demi mencari mbak Rustinah kami menambah kontrak kerja lagi. namun seperti di telan bumi mbak Rustinah tidak dapat kami temukam .


" Hingga suatu hari salah satu teman kami, memberi tau kalau mbak Rustinah bekerja di sebuah klab malam di ibu kota.


Pertama kami tidak percaya ,hingga akhirnya pada hari libur kami mendatangi tempat mbak Rustinah bekerja.


"Dia terlihat mempesona dan elegant dengan balutan baju ketat waran merah menyala, di kawal bodygourd.


Kami tak bisa mendekatinya,tapi ibu kamu berusaha keras,dan berteriak-teriak hinga mbak Rustinah tidak tega melihat ibune saat, beberapa bodygourd mulai berlaku kasar pada ibune ,dengan mendorngnya, yang sudah basah kuyup setelah di siram air, dia akhirnya meminta izin pada seorang wanita,yang terlihat berkuasa ditempat itu


"ibune meminta mbak Rustinah untuk pulang bersama kami, tapi dia bikang tidak bisa karena paspor di tahan sama mamy Angreni dan dia sudah menjadi TKW ilegal di Malaysia.


"Ibune ,juga menyarankan untuk dia ikut pemutihan yang dia dakan negara malaysia supaya tetap bisa pulang, tetapi mbak Rustinah tidak mau, meski di bujuk.


"Katanya sudah tidak,berminat pulang ke indonesia,mbak Rustinah juga memberi beberpa ribu ringgit, buat ibune saat ibu mengatakan akan pulang menikah dengan ayah.


Mbak Rustinah,cepat-cepat bersidiri saat seseorang memangil nama,Renata.Ayah kurang tau apakah itu , nama barunya atau nama pangilanya di situ.sejak saat itu sampai sekarang kami tak bisa menemuinya lagi.

__ADS_1


Mbak Rustinah bilang,lebih baik kami berkata kepada keluarga kalau mbak Rustinah sudah meninggal di sana, karena dia tak inggin orang tau dia kerja di klab malam dan menjadi kupu-kupu malam.


---------------Bersamabung ------------------------


__ADS_2