
Dia menyetujuinya kami berangkat sore. karena tujuan kami tak begitu jauh dari rumah sekalian makan malam di luar.
Kami memilih dipiggir pantai yang indah untuk menghabiskan senja dan melihat matahari terbenam.berjalan menyusuri pantai dan mengambil beberapa selfy ria.
Ada seorang pria mendekati kami dan meyapa dengan sok akrabnya.
" Hai' ....septia! dia memegang pundak dan tersenyum lalu memelu tanpa ragu.
mata ku membelalak , apalagi kak Teja. mengatupkan rahangnya kuat-kuat, dia pasti lagi menahan emosi.
" Maaf jangan begitu"! aku lalu mendorongnya cepat-cepat dari tubuh ku.
Dia lalu menyadari kesalahhannya dan meminta maaf pada ku juga kak Teja.
"Andrian mata mu apa buta ada cowok di sebelah main peluk-peluk . kamu tak tau
dia siapa ?? " geram ku dalam hati.
" Tak berubah masuh suka kepantai "? tanya Andrian dengan santainya.
Aku hanya mengaguk,lalu mengenalkan suami ku sambil memeluk pinggang kak Teja.karena aku sudah lihat kilatan mata amarahnya.
Saat Andrian memeluk ku tadi,semoga kak Teja tidak marah dan tak mengambil hati soal hal ini. Andrian mengulurkan tanggan pada kak Teja.
"Aku tau dia pemilik pabrik baju ternama dan pengusaha property yang lagi naik daun Tuan Teja Hadinata.
"Aku andrian mantannya Septia" katanya sambil menjabat tanggan kak Teja.
Mata ku kembali melotot dan ku tunjukan muka marah ku.Andrian hanya cengesan.
" Septia jangan marah"! "ih gemesin kalau lagi marah. tanggan Andrian terulur kepipi dan hampir meyentuh seolah hendak mencubit pipi ku.
__ADS_1
Aku membuat gerakan mundur sehingga Andrian mengurungkan niatnya. dia sadar aku ini bukan kekasihnya lagi yang boleh "seenanknya di cubit pipinya apalagi aku telah pun bergelar istri orang.
"Achhh itu kan masa lalu , ya kan Septia"?
Adrian masih seenaknya ceploas-ceplos ngomong.walau kak Teja menunjukan muka dingginnya. akhirnya Andrian pergi juga karena kami acuh padannya.
Kami segera, megemas barang yang kami bawa. kak Teja melambikan tanggan pada pak karta yang sedari tadi menunggu di mobil untuk datang membawa barang kami.
Kami mampir di sebuah restaurant terus pulang sepanjang jalan. kak Teja diam mebisu wajahnya dingin tanpa ekspresi.
Sesampai di rumah dia langsung menarik tanggan ku menaiki tangga. meyeretku ke lantai atas ke kamar kami.
Masuk dan membanting pintu kamar ia berteriak-teriak kamu dia menudingkan jarinya ke muka ku.
" Kamu ....!!
"Kamu, mengajak aku keluar jalan -jalan ke pantai mau ketemu Andrian,mantan mu yang sok akrab dan kecakepan itu" ? mau mengulan memory indah bersama iya begitu jawab"! teriaknya gusar dia mencekram ke dua bahuku kuat-kuat menatap mataku tajam.
"Ayo jawab Septia.'!!
jawabku sambil meringis menahan sakit di pundak ku.
Tanggannya mulai naik ke atas aku hanya memejamkan mata dan tanpa ku sadar air mata ku sudah berjatuhan di ujung sana.
Tapi tak ada tamparan dipipi ku setelah aku tunggu beberapa lama tapi kak Teja. mendorongku ke kamar mandi.
"Mandi sana bersihkan tubuh mu itu dari sentuhan mantan mu menjijikan"!!"
Setelah aku mandi dan keluar dari kamar mandi. gantian dia masuk dan mandi juga.
Aku duduk di sofa kamar .Tuhan tolongi hambamu tolong agar amarahnya kak Teja tak berkelanjutan.aku memejamkan mata sambil berdoa semoga kak Teja kembali seperti dulu,saat dia menjadi Prayoga ku.
__ADS_1
Mungkinnkah kekejaman ibu tirinya dan ke acuhan keluarga besar Aminoto rasa sakit hatinya membuat dia seperti itu "?"
menjadi pribadi tertutup pendendam dan kasar .aku mulai membatin dan mulai, meganalisa penyebab kepribadiannya itu bisa berubah drastis.
Dia menuju sofa aku duduk mengendong ku ke ranjang mulai menelusiri tubuh ku dengan jari-jarinya meyibak baju tidur ku.
Aku memang sengaja memakai baju tidur sexy. mencoba mengalihkan perhatian dan amarahnya teryata berhasil.
Dia mulai mengrayangi melepaskan baju tak tersisa satu helak benang pun . kami mendesah bersama mengarungi hangat asmara di ranjang cinta.
Mencium kupingnya dan mendesahan di kupingnya membuat, dia mulai terbakar nafsu.
Dia lelaki perkasa ,tampan, kaya,romantis penyayang sebenarnya,"! sememangnya harus begitu meski terkadang seperti dua sisi mata uang berbeda terkadang lembut terkadang kasar, namun satu yang paling saya kagum ia setia meski seharusnya dia bisa mendapatkan perempuan manapun dengan sekali lirik saja.
Sejak dari smp dulu dia sudah banyak yang jadi pengemarnya bahkan pernah beberapa teman wanita terang-terangan mencoba mengukapkan perasaanya .
Menembaknya untuk ngajak kencan tapi tak satupun di gubris itulah beberapa sisi positifnya.
Sisi negatif nya dia sekarang labil emosi. tak bisa mengendalikan amarah dengan benar .mudah cemburu posesif dan agresif fikiran ku mulai melantur kemana-mana sambil terus melayani nafsunya yang kian membara memanas di ranjang.
" Aachhh..baby........"!!!!!
Dia mengerang memelu ku erat. aku tau dia pasti sudah memuntahkan cairannya nya ke dalam sana. Adegan ranjang pun telah selesai lalu dia mencium keningku seperti kebiasaannya saat selesai bercinta menyelimuti ku dan memelukku karena kami bisa tak memaki baju kita kembali. aku masih terjaga sedang mencoba merayunya kembali untuk......
.
---------Bersambung ------------
love me🌹🌹🌹🌹🌹🌹
like me👍👍👍👍👍👍👍
__ADS_1
vote me ✌✌✌✌✌✌✌✌