Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Renata.


__ADS_3

Tuan Salim ,segera menelfon beberapa orang,menelfon mucikari yang dulu menghendel Renata.


Menayakan aslinya Renata orang mana, tapi mucikari itu tak mau memberitaukan. sampai akhirnya tuan Salim, segera akan memberikian imbalan besar pada nya bila bisa memberi informasi akurat dan detali tentang Renata.


Mucikari itu,hanya menjawab iya dan meminta uang mukanya, untuk mencari semua infonya.


Tuan Salim,masih memandangi foto itu, dan juga mendapingkan foto Renata dengan foto ,ibunya Septia kemudian mendapingkan foto Septia dengan Sabilla.


Mereka benar mirip keduannya, baik Renata dengan ibu Septia dan Sabilla dengan dengan Septia.


Membuka kembali buku diary itu,tuan Salim sedang mencari siapa ayah dari janin yang di kandungan Sabilla,mungkin Sabilla menulisnya di diary itu.


Tidak ada tulisan hanya gambar dan coretan tak beraturan dengan sandi-sandi kata atau tulisan yang di bolak-balik ,tuan Sahlim mencoba memecahkan dan meng hubungkan gambar dan tulisannya.


Gambar itu megisaratkan sebuah tanda seorang perempuan yang kesepian.duduk di sebuah telaga.


Gambar berikutnya ada, gurita hitam jauh darinya tapi melilitkan tentankelnya pada tubuh wanita itu.


Gambar selanjutnya, tetangkel dari gurita itu masuk di dalam Rok wanita di depanya dan melilitkan tetangkel lain ke ke kaki, tanggan dan tubuhnya,wanita itu seperti menikmatinya wajah wanita itu tersenyum memejamkan matanya .


" Gambaran apa ini,membingukan sekali lelbih baik aku bawa pada seorang yang bisa meterjemahkan gambar dan tulisan yang tak beraturan ini.


Kotak itu, di keluarkan semua isinya,dia ingin mencoba mencari tau semua yang di sembuyikan atau yang menjadi misteri anak dari Sabilla.siapakah ayahnya"!


Kembali bertiarap kr bawah ranjang itu, dia melihat kotak lain yang usang dan mulai rapuh. dia mencoba


mengambil dan menyeretnya keluar.


Kotak yang kedua itu berisi foto-foto Renata,dan beberapa temanya . seperti di sebuah pabrik dengan memakai seragam yang sama. terlihat masih muda pada waktu itu . ,beberapa tulisan yang di tulis tanggan sepertinya surat-surat yang tidak jadi di kirimkan.


Segera di buka lipatan surat itu, tulisan cukup rapi, dan teratur mnadakan pemilik nya seorang yang di siplin.


7 maret 19XX

__ADS_1


salam sejahtera.


Ibu... anada dan adik sudah di malaysia sudah hampir tujuh bulan . kami bekerja di sebuah pabrik garment terkenal.


kerjanya cukup melelahkan namun gaji tidak seberapa di tambah potongan gaji yang harus saya bayarkan buat agnet yang mengurus ke berangkatan terasa tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Rustinah dan adik minta maaf baru bisa kasih kabar lagi,besok kalau Rustinah sudah selesai potongan agent mau nabung dulu mau beli Hp biar mudah berkomunikasi dengan Anda.


" Bu tapi Rustinah mau pindah kerja saja doakan mendapat tempat yang lebih baik dan dengan gaji yang sesuai supaya bisa menebus kembali tanah dan sawah yang sudah di gadaikan.


"Ananda berdoa semoga Ibu dan ayah , juga keluarga di kampung tetap sehat dalam lindungan Tuhan .


kiranya damai sejahtera melindungi mengayomi kita semua. titip salam


buat paman dan bibik dan juga eyang kakung semoga sehat selalu.


shalam kasih dari


Rustinah.


Apa mungkin orang punya wajah seiras tanpa ada hubungan darah, wajah itu benar mirip sekali, mereka seperti kembar


Tuan Salim mulai manggut-mangut dan menganalisa kembali kedua foto itu, mecoba membuak kembali lembaran yang lain yang ada dalam kota yang usang itu, siapa tau dia akan menemukan petujuk lain.


Meski sebenaranya juga tidak begitu penting baginya, karena mereka pun. telah tiada baik Renata atau pun Sabilla, namun niat hatinya betapa ingin menebus semua kesalahannya di masa lalu,yang telah berbuat kejam kepada mereka.


Renata dulu yang berulang memohon, untuk keluar ,pergi menemui sudaranya.


tetapi tidak aku izinkan,apakah sudaranya juga pernah tinggak di sini."!


Tapi kalau dia, mengakui Renata adalah istri dan Sabilla anaknya itu sama saja membuka Aibnya sendiri..


Yuan Salim kemudian pergi ke dapur membuat kopi duduk di meja sana.

__ADS_1


Dia menikmati, kopi sambil memandang foto yang ada di tangganya, melihat satu persatu wajah yang ada di rombongan buruh pabrik garment itu.


Melihat apa ada yang di kenalainya, dan


matanya tertuju pada wanita yang ada di depan Renata yang sedang berjongkok. supaya bisa terlihat yang berdiri di belakang nya. itu'kaan wajah yang sama dengan Renata, wajahnya benar mirip apa kembar dia .dan wanita yang ada di sebelah Renata itu aku seperti tidak asing


Tuan Salim mencoba mengigatnya-ingat


orang itu,.."Entah dimana aku ketemu...


aku yakin pernah ketemu dan" Astaga


dia... aku pernah membokingnya dulu,


waktu masih di rumah mamy Angreni si mucikari itu... siapa namanaya.. aduh.. saya lupa... "!


"Apa lebih baik saya kesana, ke tempat mamy Angreni untuk melihat apakah masih ada orang itu atau setidakanya mendapatkan , t informasi tentang masa lalu Renata atau saudaranya


Tuan Salim menghabiskan sisa kopinya dan memasukan foto dalam dompetnya.


melangkah keluar apartemen itu.


---------Bersambung ---------


jangan lupa pembaca buat "?


like 👍👍👍👍👍👍


commmnet ✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️


and Vote ✍️✌✌✌✌✌✌✌✌✌


dan bunga mawarnya makasih.

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


 


__ADS_2