Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Pemadam kebakaran.


__ADS_3

Hans begitu geregatan dengan Risty, kalau bisa dia ingin secepatnya menikah dan punya SIM - Surat Ijin Meniduri he he buku nikah maksud nya.


Pagi hari Risty mengatar kekasihnya kebandara, walau sebenarnya ingin ikut terbang kesana.


Menemani Hans ,sekalian berkenalan dengan calon mertuannya.


"Di bandara mereka saling berpelukan sebelum Hans ,masuk ketempat Cek -in


Hans masih sempat mencium bibir Risty yang mungil dan mengemaskan itu.


"i will miss you Hans"!! teriak Risty lebay.


Hans hanya tersenyum melambaikan tanggannya, bahagia menyusup di dada.


Hans berdoa dalam hati semoga,dia bisa secepatnya mengurusi surat-surat yang di perlukannya.


Hans juga sudah berusaha meghubungi temannya orang dalam biar bisa cepat kelar.


Sementara sore hari ,Septia sedang berbincang di teras rumah bersama ibunya.


Mereka tak melihat ada sepasang mata mengintai di balik tirai korden atas sana.


Ada mata tuan Anggara yang menatap mereka dari sebuah kamar dari depan rumah mereka.


Anggara benar-benar memandang ibu Rustini dengan tatapan yang penuh rindu.


Meski tuan Anggara tau, wanita yang di pandangi itu bukanlah Renata wanita yang di cintainya.


Ibu Ristini begitu kalem, lembut terlihat sangat ke ibuan , beda dengan Renata yang teelihat kuat, mandiri dan sedikit angkuh.


"Re... apakah kamu juga merindukan ku, di alam mu"??


"Apakah kamu telah tenang di sana"?


"Bahagiakah kamu,terlepas dari setiap penderitaan yang harus kamu tanggung sendiri"?


"Kamu adalah wanita tangguh dan hebat kamu bagaikan bunga teratai di rawa lumpur, meski hidup di dalam kubangan. bunga kamu tetap merekah indah.


"Kenapa kamu, menolak uluran tuan Salim yang kau bilang mencintai mu "??


"Aku tak yakin bahwa Re,"! bila kamu, juga mencintai tuan Salim Bandotan itu.


Kamu mendorong ku, untuk sukses ." kamu meminta ku untuk megumpulkan uang dan harta, untuk menebus mu dari mami Angreni.


Aku telah belajar siang malam ,bahkan aku mengunakan lompatan dalam kuliah, aku melakukan ujian persamaan supaya bisa lulus secepatnya.


"Re... aku merindukan mu, apakah kamu juga..."?


Dada ,Tuan Anggara serasa sesak,lalu dia segera merebahkan dirinya.


Dan Nyonya Septia, dia benar -benar mirip dengan bibinya Renata.


Kantor yang tuan Teja yang sudah di renovasi oleh nya,tiba-tiba tuan Anggara terseyum.


Kantor itu, di buat hampir mirip dengan kamarnya Renata ,fill dejavu(kembali ke masa lalu )


"Apakah tuan Teja juga, suka main model papa, Algazali "?

__ADS_1


tuan Anggara tersenyum membayangkan bila benar dugaannya"?? ruangan itu akan di jadikan tempat bulan mandu terdekat.


Tuan Anggara membayangkan, suasana gaduh di sana. Anggara teringat laci yang yang berisi mainan dewasa yang pernah di mainkan oleh papanya ada di laci itu.


"Ohh..shitt " !!


Tuan Anggara menyadari senjatanya mulai, mengeras dan tegang ,"mendesak membuat sesak pada celananya.


Dia segera ke kamar mandinya dan mulai melepas baju,menguyur badannya dengan air dingin.


Dan nampaknya taun Annggara tak bisa menahan diri.


Butuh pelampiasan." air dingin itu, tak mampu meredakannya, sudah beberpa minggu jauh dari istrinya.


Tuan Anggara memegang sejatnaya dan mulai mengerakan tangganya, meraba dadanya sendiri membayangkan Renata ada disitu.


Dia membayangkan masa dulu,dia juga pernah melakukaan itu,dengan Renata.


Membayangkan adegan dia bersama Renata sambil tersus memainkan senjatanya sendiri.


Hingga dia pun mulai merasa kenikmatan dan melakukan pelepasan di sana.


"Re.... "! desah tuan Anggara di bawah guyuran shower .


Selesai mandi, tuan Anggara, berganti baju lalu keluar kamar, duduk di ruang tamu, menunggu telfon dari tuan Teja.


Tuan Teja mengundang makan malam bersama hari ini .


Katanya mertuanya akan balik kampung'!


sudah terlalu lama di tinggal ,gak enak sama tetangga yang di titipin kambing domba dan ternak mereka.


Anggara di sambut oleh mbok ijah dan mempersilahkan duduk.


Acara makan di mulai, mereka berbincang tentang desa yang dulu pernah di tinggali oleh mereka.


Dan juga ibu Rustini akan segera pulang untuk megurusi rumah di desa.


Tuan Anggara sesekali mencuri pandang pada bu Rustini,sedikit membantu dan mengobati rasa rindunya pada Renata.


Meski telahpun bertahun-tahun mereka berpisah, meski Renata membuat hatinya terluka.


Namun cinta itu masih besar melebihi luka yang dia torehkan, dia tetap yakin bila Renata melakukan itu demi kebaikannya.


Dia tau,terlepas dari statusnya sebagai kupu-kupu malam, hatinya baik seorang yang suka menolong dan tak tega'an.


Anggara masih ingat saat, saat Renata marah karena tidak mau pulang dan ngotot sembuyi di kamarnya.


Renata,"masih tetap mau melayaninya meski capek dan tetap telaten untuk menasehatinya.


Membujuknya, untuk tetap belajar dan meraih cita-cita ,andai dia tak mendorong ku untuk melanjutkan kuliah, sport aku," mungkin aku tak sehebat sekarang ini.


"Re....'! kenapa kamu memilih pergi dari hidupku, dengan menerima tawaran tuan Salim yang engkau tau dia juga bandotan yang tak pantas kau pilih.


Batin Tuan Anggara bergemuruh bila mengigatnya. Tuan Anggara mengela nafas,mendegus kesal.


Acara makan malam telah usai, dan Tuan Anggra pun berpamitan untuk kembali ke rumah depan.

__ADS_1


Risty mengatar calon mertuanya sampai ke depan pintu gerbang.


Risty ,juga pamit dengan Septia dan keluarganya yang pindah ngobrol di ruang tengah, menikmati malam terakhir bersama.


Risry pergi kekamar," dia ingin menelfon kekasihnya,meski baru sehari tak junmpa serasa setahun lamanya, lebay parah.


Di kamar Risty.


Risty memencet nomer Wa kekasihnya.


berdering namun tak terjawab dia melakukannya hingga 10 kali hingga membuat dia jengkel sendiri.


Diletakannya Hand phone nya, lalu dia mandi lagi .


Risty kalau lagi panas hatinya ,suka sekali mandi dengan air dingin, katanya biar ikut dingin otak nya.


Dengan rambut yang berbalut handuk dan memakai handuk kimona mandinya.


Dia menuju ke almari pakaian, namun deringan tlfonnya membuat dia buru-buru duduk di sofa , mengakat telfonnya dari kekasih.


"Hallo.... Hans "!


"Risty... "! baby apa kabar "?


"cEhh....basa-basi mu ,"! jawab Risty


"Lagi ngapain baby"?


"Ngobrol sama pacar mas "!!


"Oya... pacar yang mana "!


"yang ada di Malaysia. "


"Kamu kangen sama dia gak,"? tanya Hans.


"Ngapain kangen sama makluk mesum.! jawab Risty sewot padahal dia tadi sudah telfon 10 kali ,masiih tanya kangen ngak"?


"O... ya sudah aku matikan telfonnya," kalau gak kangen...'!


"Tut.... Tut... Tut.."!


"Ehh... dasar makluk menyebalkan"! teriak Risty


Lalu menelfon Hans lagi.


" coba dekat guwe cekik lhu."! rutuk Risty.


"Hallo... ada yang bisa saya bantu"? pemadam kebakaran disini, jawab Hans saat mengakat telfon Risty.


------------Bersambung-------------


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜jangan lupa buatπŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Like πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


comment. ✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️

__ADS_1


Vote ✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌anda bisa mendukung karya ini dengan menekan bunga.🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


__ADS_2