Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Persiapan keberangkatan.


__ADS_3

Seminggu berlibur di kampung,merasakan segarnya suasana desa,dengan hijau dedauan, membuat mood hati juga ikut segar.


Teja dan Septia segera berpamitan pulang ingin segera mengurus dokumentnya, untuk ke berangkatan,mereka ke Malaysia


Septia,juga mengajak Lia,untuk menjaga Satria saat mereka, mencari info tentang bibi Rustinah.


Sore itu,mereka berpamitan, kepada ayah dan ibu, Septia memilih sore hari pulang ke kota katanya,lebih enak bila perjalanan sore,tidak begitu panas dan macet kalau sampai kota sudah agak malam.


Hari berikutnya, mereka mulai ke agnet travel mencari tiket pesawat. mengurus visa.


Sedang kak Teja disibukan dengan urusan di kantor , menyelesaiakan tugas dan berpesan pada anak buahnya.


"Kita akan berlibur satu bulan di sana,


mengunjungi,tempat visata dan Ayah kata kak Teja antusias.


"Kita akan tinggal di rumah, Ayah Hadi , karena kita akan sering pergi-pergi


mencari informasi tentang bibi, supaya Satria tetap aman.karena tidak mungkin meniggalkan Lia dan Satria di hotel.


Mendapat kabar kami akan kesana,Ayah mertua sangat bahagia, beliau bikang sangat kangen dengan Satria.


Siap, semua kami pun terbang ke sana, di jemput oleh adik ipar saya dan papa mertua.


Seperti biasa, Satria malu-malu ketemu kakeknya, setekah beberapa kali di bujuk baru dia mau dan mengledot manja.


"Satria mau permen"tanya papa Hadi.

__ADS_1


Pertama Satria mengeleng ,memandang ke arah ku.


Papa Hadi ,bertanya sekali lagi pada Satria.


"Benar,... tidak mau permen ini,"??


"M...mama...Satria menatap ke arahnku. seolah meminta izin untuk mengambil.


saat aku mengguk dia, tersenyum.


" Mau. .... kek...apa ada, lasa cuklat "?


Papa Hadi tersenyum,dan melambaikan tangganya ke arah Satria.


"Sini duduk di pangkuan kakek,Satria bisa pilih sendiri rasa apa saja, nanti kakek kasih tau,disini banyak rasa yang bisa di pilih dari rasa coklat ada mangga strrowbery, melon nihh... lihat..."!


"Mahh... boleh gak mah..."!tanya Satria agak takut.maklum sudah lama tidak. bertemu,kakeknya, saya sudah berpesan dia tidak akan boleh dekat dengan orang yang baru di kenal nya.


Sayapun hanya mengguk,lalu Lia..


memberikan Satria pada kakeknya,, memasang sabuk pengaman baru ,mobil di jalankan, kita berangkat menuju rumah Ayah mertua.


Sampailah kami pada rumah besar yang asri dengan kolam ikan di antara taman.


kami di sambut asitent rumah tangga mereka dan juga Adek tirinya ,kak Teja hubungan mereka mulai membaik.


Kami beriitirahat sebentar, saat tea time kamj megutarakan maksud kami kepada papa Hadi.tentang menitipkan Satria dan Lia .

__ADS_1


sementara liburan kami juga meminta tolong mencari tau tentang bibi Rustinah pada ,papa. " siapa tau papa mertua bisa membantu mencari .


Papa Hadi ,sudah menjadi warga negara malaysia dan sudah tinggal lama,tambah punya bisnis hotel dan restaurant di banyak tempat pastinya bisa meminta bantuan anak buahnya juga.


Kami menujukan beberapa foto bibi dan beberapa dokumet bibi pada waktu itu.


papa Hadi megreyitkan kening , seolah berfikir,beliau berusaha mengigat sesuatu


"Saya seperti pernah melihat wanita itu, dulu,tapi... minta maaf Septia..orang yang saya temui itu,bekerja sebagai wanita penghibur,dia begitu terkenal di salah satu klub malam.


Dan Septia mengiyakan perkatan papa Hadi, mungkin memang bibi Rustinah yang di temuinya.


Papa Hadi segera menlfon anak buahnya, meminta mereka mencarikan informasi tentang bibi Rustinah.


Karena ,Septia bilang bibi Rustinah pernah terjebak dalam dunia malam,maka dia terpaksa menghubungi, tuan Salim yang kemarin sempat , berantem gara -gara masalah Sabilla yang membuat Septia dan Teja brrtengkar.


"Papa, seperti pernah lihat perempuan itu bersama tuan Salim.


--------------------Bersambung----------------


Like 👍👍👍👍👍👍👍


commnet ✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️👍👍


vote ✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌


love 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


-----------------------


__ADS_2