Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Menahan Air mata


__ADS_3

Selama ini dia selalu bilanng aku wanita satu-satunya,tidak ada wanita lain selain aku tapi mengapa dia melakukannya"?


mengapa "! aku melihatnya dengan mataku sendiri." mengapa dia sampai hati tega menghianati ku.


"Mengapa.."! mengapa..."! achhhh banyak pertanyaan dalam fikiranku gejolak di hati bersautan dengan fikiran, mereka saling berargumen sendiri antara suara hati dan keyataan pahit yang sedang aku alami membuat ku lelah akupun tertidur di sofa sampai pagi .


Pagi hari sayup-sayup aku dengar Satria memanggil ku, mataku begitu berat untuk ku bukan dan kepalaku sedikit pusing, aku rasa mataku pun membengkak karena menagis semalaman.


" Mama.... satia lapal mah..."!


Aku mencoba membuka mata ku,tanggan mungil Satria megoyang-goyang tubuh ku


dan menarik tanggan ku.


" Katanya ,mau suples papa "ulang tahun !


papa mana mah." kenapa tidak sama kita"?


Satria terus membrondong ku dengan ocehan dan pertanyaan -pertanyaan nya.


" Iya", sebentar ya nak"!! mama mau pesen cakenya semalam kan basi, karena capek , mama gak tega bangun Satria yang bobok manis.


Aku cium pipinya dan ku peluk dia,aku cium satria lembut ,wajahnya benar-benar mirip kak Teja .


"Satria mandi dulu biar ganteng yahh"?


" Lia a mandi' in satria dulu"!


Aku perintahkan dia, yang lagi beresin koper, dia segera berhenti dari aktifitasnya dan mengendong Satria ke kamar mandi.


Sementara aku selain selain memesan cakenya, aku telfon kak Teja.


" Hallo Septia ."selamat pagi cayang.


.Achh tiba-tiba rasanya mau muntah mendengar kata-kata itu !!! apakah begini, rasanya terhianati di depan mata kita tapi dia masih bisa bilang cayang, bilang cinta bilang kita satu-satunya di dunia dan bilang tiada yang lain selain diri ku"?"

__ADS_1


Air mata ku" menetes dengan sendirinya.


aku segera mengusap nya, takut kalau tiba-tiba saja, dia kelaur karena sudah selesau mandi dan melihat mamanya menagis nanti banyak sekali pertanyaan yang harus aku jawab dan tentu saja akan banyak kebohongan yang harus aku buat supaya Satria tidak curiga dan sedih lihat mamanya menangis.


Meski baru dua tahun, tapi dia begitu cerdas. untuk melihat dan memahami sesuatu dan kalau dia tak mengerti dia akan bertanya sedetali mungkin. membuat sulit untuk berbohong dengannnya.


"Hallo...septia. "!!


kak Teja memangil lagi tapi aku ,matikan telfon tak sanggup rasanya berbicara dengan dia, lalu aku Whatsapp saja


"Sudah di bersihkan belum kamarnya ?➡️ send


" Sudah " !"jawab kak Teja.


"Kak sudah mandi"?➡️ send.


"Sudah." jawab nya.


" Masih di kamar"? ➡️ send


"Apa mau berangakat kerja"? ➡️ send


Tdak yank, nunggu kamu." jawabnya.


" yank." aku yang keberapa aku kak"? ➡️ send


Air mata ku menetes dengan deras ." kak Teja dengan romatisnya dia berkata-kata tapi dia baru saja meng-qianati ku.


"Yang pertama." jawabnya.


"Apa semalam itu yank kedua"? ➡️ send.


Air mata ku deras mengalir meski telah berusaha aku tahan sebisa mungkin.


"Tidak dan tidak akan pernah." sungguh itu benar-benar kekilafan fatalku , sumpah Septia , sumpah demi apapun demi nama Yesus. Jawabnya

__ADS_1


"Jangan sebut namaNya." yang kudus untuk sumpah palsu mu ➡️ send.


"Dengan apa aku meyakinkan mu, Septia bahwa itu murni kesalahan ,kekilafan dan kebodohanku, Septia aku tak sadar waktu itu aku dalam pengaruh minuman keras. Jawabnya panjang berusaha meyakinkan.


"Sudahlah kita bahas lain waktu, sebentar lagi Satria mengejak kekamar Kak , buat ngucapi selamat ulang tahun. jadi jangan bahas ini dulu ➡️ Send


" Oke.jawab nya


Satria sudah keluar dari kamar mandi,dan aku pun melangkah ke kamar mandi juga .menguyur tubuhku supaya lebih segar dan tak terlihat lesu meski mataku terlihat sedikit membengkak karena semalam menangis.


Aku pun ,memakai meke- Up agak tebal


di bagian mata, supaya tak terlihat atau tersamarkan bengkaknya.


Setelah selesai berdandan, aku gantian menjaga Satri dan gantian Lia, aku persilahkan mandi.


Dia baru bekerja setahun lebih dengan ku menjadi asisten rumah tangga kami lalu sekarang aku suruh dia jadi babysister Satria karena dia begitu menyukai dan anak-anak .dan Satria sanggat aktif , aku sudah kuwalahan menjaganya.


Stelah, Lia selesai mandi dan cake yang ku pesan sudah sampai ,aku pun segera memgajak mereka ke kamar sebelah ke kamar kak Teja. aku buka pintu.


" Suplelesss...!!! telamat ulang tahun, papa.."!!! Satiya sayang papa tinta papa.


Satria berteriak dan berlari menghambur ke pelukan kak Teja. Haizzz..! airmata ku menetes tanpa permisi.


--------------Bersambung -----------


jagan lupa Like👍👍👍👍👍👍


comment✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️


adn vote✌✌✌✌✌✌✌✌✌


lumch 💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋


-----------------------------

__ADS_1


__ADS_2