
Waktu seperti berjalan begitu lambat ,yah
mungkin karena jenuh menerpa ku.
Aku mencoba mencari bacaan karena beberapa novel ku sudah aku baca habis. aku masuk ke ruang kerja.di sana juga terdapat banyak buku seperti sebuah perpustakaan mini di rumah kami.
Aku
mencari-cari buku kalau-kalau mungkin ada yang cocok dengan aku.
Mata ku tertuju pada sebuah laci meja yang sedikit terbuka aku membukanya lebar. ada buku bersampul warna hitam.
aku duduk dan lalu.aku buka lembaranya. seperti sebuah catatan meski terlihat loncat-loncat sepertinya ini buku diary.
Tulisan nya rapi...
tanggal 2 February
"Aku kembali ke indonesia. sedih dan gembira bercampur aduk aku gembira karena bisa pulang dan menemui mama yang slalu aku rindu.
"Sedih..,karena baru hari ini itupun setelah papa mengetahui bahwa mama sakit dan tidak pernah selingkuh. hanya akal-akalan keluarga besarnya supaya meraka pisah.
Saat papa mendengar kabar mama sakit tak ada siapapun di sampingnya baru Papa merasa bersalah dan keluarga besar Aminoto juga melepaskan ku karena mereka sudah menganggap ku tidak berguna lagi ,bagi mereka"? damn it"!!
Setelah adik tiri ku lahir mereka menganggap aku bukan siapa-siapa bahkan tak penting tak berharga karena mereka mendapat pewaris yang se level sederajat dengan mereka sama-sama konglomerat sama pebisnis besar!!!" chih....
"Bedebah,mereka semua aku akan balas semuanya itu.mengapa harus sekian lama , mama menderita sendiri ,berjuang sendiri "mendirikan perusahan dengan harapan ." siapa tau ada masa aku kembali. walau dia tetap tak tau kapan ataukah masih adakah harapan. mengutuk kelemahan papa yang tak punya keberanian menolak akan perjodohan itu ! kenapa tak mampu untuk mempertahankan cinta.papa tidak coba menyelidiki dulu apa yang terjadi.
Mama menyembunyikan ku di rumah nenek sekian taun dan Menganti nama ku dengan nama prayogo supaya tidak di ketahui keluarga Papa. karena keluarga besar Aminoto terus saja minta hak asuh aku setelah aku besar kata Mama ketika perceraian terjadi waktu itu saya masih balita dan oleh karena itu hak asuh tetap pada ibunya sampai anak besar dan ketika anak dewasa maka bisa di tinjau ulang untuk meminta hak asuh anak."
"Celakanya."!!! mereka berhasil merebut ku dari mama. mereka mengambil secara paksa membuat pengadilan meluluskan permohonan hak asuh anak jatuh ke tangan papa. aku di bawa ke malaysia.
Dan harus berpisah dengan Septia
gadis desa yang sangat aku cintai.
meniggalkan ke hidup di kampung
yang sejuk aman damai.
tanggal 28 maret
Hari ini ke kantor mama untuk perkenalan dan menggantikan posisi mama. pagi itu aku di tabrak se-orang di kantor.aku hampir tak percaya dia mirip seorang yang aku rindu.lalu aku mengecek daftar nama staf karyawan kantor benar dia. septia dwi anjani.
Tempat tanggal lahir lulusan smp mana.
tentu saja aku ingat smp itu.masa-masa teman serasa pacar. waktu itu aku inggin
megungkapkan cinta tapi aku malu dan mungkin juga terlalu kecil buat pacaran.
" Ooohhh," jadi dia sudah tau siapa aku waktu itu pertama kali bertemu dasar kak Teja aku menggerutu sendiri. Aku segera menutup diary nya dan memasukan ke laci kembali karena, ku dengar suara mobil masuk pagar rumah berbunyi menandakan sang Tuan datang. ku jenguk dari jendela benar terlihat mobil kak Teja.Aku segera masuk kamar ku lagi pura-pura tiduran dan membaca novel yang sudah selesai ku baca dari tadi. Selang berapa lama dia masuk kamar.
"Sayang.... "dia mengecup kening ku,namun aku hanya diam saja.
"Kenapa " ?? masih merajuk "? tanya nya.
__ADS_1
Aku tak menjawab, diam seribu bahasa.
"Baik lah , nanti habis makan aku tambah hukuman karena tidak mau menjawab pertanyaan ku.katanya terus masuk kamar mandi.
"Emangnya aku anak kecil selalu dapat hukuman. ketika melakukan kesalahan.
lagian ku kan gak salah '! gerutu ku kesal.
Setelah dia mandi, dia mengandeng ku "
turun untuk makan malam.
"Hemmm sok romantis padahal sudah mengancam ,mau ngasih tambahan hukuman.
Aku ini sebenarnya apanya istrinya atau bukan"? apa anak kecilnya yang dalam asuhannya yang jika salah di hukum"!!!
atau karyawan nya atau asistennya yang harus nurut segala perintahnya. Atau seorang ratu di rumah pangeran yang kejam.. ha ha...karena kebutuhan semua tercukupi.
Di depan orang dia masih memperlakukan ,aku bagaikan seorang permaisuri di perhatikan di kawal di jagai ," aku terus membatin.
Sesampai di ruang makan dia menarikan kursi buat aku duduk .aku hanya melirik lalu tak lupa mengucapkan terimakasih"
Nanti salah tidak bilang terimakasih . dia akan menganggap aku ini wanita yang tak punya tata krama atau gak beretika atau what ever lah.
Sejujurnya aku takut ,"?? dapat tambahan hukuman.batinku makin bergejolak.
"Entahlah makin lama makin deg-degan. mood nya bisa berubah kapan saja aku makin merasa ngeri. Nikah dengan dia,ada bahagia saat dia romantis dan puitis. ada kesedihan saat dia berlaku kasar.
Sebentar jadi ratu sebentar jadi babu. Selesai makan dia mengajak ku naik lantai atas. masuk kamar aku duduk di sofa.
Ia masuk kamar mandi"mengisi buth tub
Lalu dia keluar mengendong ku melepas baju ku. sepertinya ma u memandikanku.(ohh aku bukan baby, gerutu ku dalam hati)
ketika aku mau menolak ke maunya, matanya melotot , membuat aku diam seribu bahasa. aku urungkan niat ku memberontak padanya.
Membiarkan dia melakukan apa saja yang dia mau pada tubuh ku. Selesai mandi dan kremasi dia mengeringkan rambut ku dengan hairdryers ,lembut perlakuannya.
Lalu mengendong ku ke ranjang tanpa sehelai benang.dia hanya menyelimutiku dan dia membawa barang , entah apa itu mencucinya di kamar mandi. dan saat dia keluar dari kamar mandi dia tersenyum. raut wajah aneh bulu kudukku merinding.
"Are you Ready baby."?"
tanya nya sambil senyum nakal tepatnya senyum mesum.
"Ready...apa.."??
kata ku cemberut karena, aura mesumnya kelihatan jelas dari gerak-geriknya .
"Mau...di borgol apa nurut"? "
Mata ku membelalak ,melihat barang aneh itu . aku...aku pernah lihat seperti itu ,di blue film di kasih lihat Andini sahabat ku.
" Aaaa... apa maksudnya kak, kenapa.... ada benda itu, bu.. bu buat apa "kak....??
tanya ku sambil menunjuk benda-benda yang di pegangannya.
__ADS_1
" Kamu tidak di ijinkan bertanya, tinggal kamu jawab saja." katanya sadis.
" Nurut kak saya nurut kak"! jawab ku kemudian,agar tidak menambah emosinya.
Dia mengeluarkan benda bulat mungil tapi bergetar kuat .peraturannya tidak boleh keluarkan tanpa dia memberi ijin.
Dia lalu ,menempelkan benda itu di organ intim ku tentu saja getara,'nya membuat saya menggelinjang tak karuan di tambah dia bibir nya menjalar nakal di tubuh.
Aku medesah-desah dan dia juga mulai memasukan sesuatu yang bergetar yang agak panjang ke dalam.
""Uhhhh....tidak "!! " teriak ku lirih. memasukan mengeluarkannya kadang
pelan kemudian cepat mempermainkan benda itu di dalam sana.
" Ooohh...ohhh..achhh" aku tak tahan kak"! aku menahan sesuatu yang mau keluar.
Aku tak tahan,rasanya sesuatu. au keluar dari bawah sana, mau keluar badan ku bergetar menahannya, dia tersenyum dan melirikku yang sudah mencapai puncaknya
tapi terus ku tahan tersiksa sungguh.
"Kak aku tak tahan lagi,!" desah ku dan aku merengek supaya dia memberi ijinkan aku agar bisa mengeluarkan nya.
" Aku ...aku ohhh tak tahan kak"!
aku mohon sambil terus menggelinjang.
"Katakan Septia, Tuan izin kan,aku"!
Lalu aku pun mengikuti kemauannya mengatakan persih seperti yang dia mAu.
"Baiklah aku izin, " katanya sementara dia terus mengocok benda itu di bawah sana makin cepat.
Aku mencengkram spray kuat -kuat'!"
Dia terus melakukannya makin kuat dan menciumi leherku.
"Oochhh ,cairan sedikit hangat keluar dari tempat intim ku. muncrat kemana-mana. antara puas nikmat dan lelah menahan rangsangan demi rangsangan dan harus menahan ******* sampai dia mengizinkan untuk melepaskan. lalu katanya,..
" Bagus kamu mau menuruti kemauan ku.
bagaimana enak sayang dia mencium bibirku dengan lembut dan tenang seperti tak terjadi apa-apa.
Wajahnya cerah perasaan bangga dan puas di guratan wajahnnya lalu.
---------bersambung !!-----
Tunggu ke lanjutannya.."
jangan lupa Like "👍👍👍👍👍
comment✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️
and Vote ya"✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌
peluk cium💋💋💋💋💋💋💋💋💋
__ADS_1
dari jauh semoga sehat selalu setia membaca Novel ku...!