
Septia ijin mandi di kamarnya Risty
tidak mungkin dia naik ke lantai atas dalam keadaan badan kotor an lengket karena belum mandi,badannya kan terasa lengket karena tidak mandi dan bau obat di rumah sakit.
Risty mengambil baju kimononya, buat ganti nyonyanya karena tidak mungkin dia naik ke atas,memgambil di kamar yang ada Tuan Teja.
Ketika nyonya Septia keluar , dengan memakai kimono mandi ,dengan hanya
sabuk terlilit saat berjalan tersibak paha mulusnya ,dan belahan dada terlihat jelas Risty menelan ludahnya sendiri sambil terus memandangi nyonyanya itu.
Septia segera naik ke atas dan menemui suaminya yang gelisa medambakan pelampiasan hasratnya.
Dia segera masuk dan mengunci pintunya
mendekati suaminya, membiarkan suaminya menyalurkan hasratnya padanya" meski kepalanya masih sedikit pusing .
Urusan Sabilla, akan di bicarakan atau musyawarakan,setelah kak Teja selesai menyalurkan nafsunya dan efek obat perangsanya reda.
Septia sedang memikirkan ,mungkinkah Tes DNA di lakukan sebelum bayi lahir"?
dalam hati Septia mulai tumbuh rasa kecurigaan.
Mengigat kata-kata Risty, kalau Sabilla bukan perempuan baik-biak ,meski memang tak di naifkan kalau., Septia melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana suaminya menggagahi Sabilla malam itu"??
"Mungkin kah , bisa terjadi kehamilan walau hanya satu kali saja.? benarkah anak itu anak hasil dari suaminya malam itu"?? benarkah itu anaknya Kak Teja.
Septia masih melayani suami di ranjang, dengan fikiranya melayang-layang ke mana-mana ,semakin membuatnya pusing.
Setelah Kak Teja puas , Septia segera membersihkan diri dan berganti baju lalu menuju ke kamar Satria,tapi tidak ada"! lalu turun ke bawah, rupanya main di taman bersama Lia.
"Ya sudah lah, lain kali main denga. Satria, aku ada urusan yang lebih penting ,"lagian Satria lagi asik bermain dengan Lia.",gumam Septia.
Septia, segera menuju ke kamar Risty.
__ADS_1
"Thok-thok "!"
" Risty boleh aku masuk? "tanya septia di luar kamarnya.
"Ya...Nyonya"!" Risty membuka pintu kamarnya dan mempersilahkan Septia masuk.
"Risty.... "sore nanti kita ke rumah sakit kata Septia,sambil duduk di sofa kamar itu.
"Lho.. kenapa "? apa nyonya gak enak badan lagi "? apa Tuan Teja ngerjain Nyonya dengan kasar "? Risty segera menempelkan punggung tanggannya,
ke kening Nyonya Septia.
Septia menepis,tanggan Risty .
"Haizh....apa-apaan sih "?bukan aku." emang aku sedikit pusing tapi sudah baikan tidak terlalu,"kata Septia.
"Aku mau ke dokter kandungan," sebab mau konsultasi,"kata Septia ke Risty.
"Heran sekali Tuan Teja, benihnya apa benih unggul thop cer sekali, Risty berfikir sambik senyum-senyum.
"Hai...Ngapain kamu senyum-senyum"? tanya septia heran.
Risty malah makin senyum lebar ."!
"Ee... Anu..nyonya eee.." Risty menjawab gugup.
"Apa sih mencurigakan "kata septia tak mengerti.
"Masak Nyonya hamil lagi"?" secepat itu pagi bikin langsung mau cek Up ke dokter kandungan."??
"Aapa."?. Anu..,, e.. apa anunya" Tuan Teja thop- cer sekali tancap hamil ya."?". Risty bicara sambil tersipu-sipu malu...
"O. ... Dasar otak mesum"!" kata Septia sambil, melempar bantal kecil yang ada di sofa"ke arah Risty.
__ADS_1
Tentu dengan sigap Risty menghindari.
maklum jago karatre dan latihan di came bodyguard dulu.
" Aku itu mau tanya Dokter apa bisa kita , melakukan test DNA pada janjn yang masih di kandungan, supaya bisa mencari kepastian tentang apakah bayi yang di kandung Sabilla itu anak Kak Teja,Faham?
" O.begitu... "!
Risty manggut-mangutkan kepalanya, Jadi anda mulai curiga dengan sabila kan "?? saya kan sudah bilang"jagan mudah percaya apa yang di katakannya.. sabila itu titisan Ular kepala dua...tapi.. kalau saya ngatain sabila begitu nyOnya, marah"! Risty mencibir.
"Ya.. kita kan gak boleh negative thinking kan" Ris , kita juga gak boleh sembarangan menuduh tanpa bukti"??kata Septia mencoba menjelaskan pada Risty supaya tak salah faham karena dulu sering di marahin dan tak senang karena sering di omeli nyonya Septia, saat suka manggil Sabila, wanita ular kepala dua.
Saat mereka bercakap-cakap di dalam,
seorang di balik pintu megepalkan kedua tanggannya kuat giginya bergemertakan
sorot matanya penuh amarah dan dendam
"Kurang ajar"."!!
Kalian semua tak akan bisa menghalangi ku memiliki Tuan Teja, tunggu saja tidak lama lagi, kata seseorang itu di balik pintu, yang tak lain dan tak bukan adalah Sabila.
---------Bersambung ---------
jangan Lupa pembaca Terkasih buat"
Like 👍👍👍👍👍
Comment✍️✍️✍️
and Vote✌✌✌✌
love You all💋💋💋💋💋💋
__ADS_1