Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Ingin ku sebut nama Binatang"!


__ADS_3

"Tuan Teja, bisakah anda merahasiakan ini semua dari Hans anak saya,kata tuan Anggara sedikit memohon.


"Ya...saya akan merahasiakannya,jawab tuan Teja membuat tuan Anggara lega.


Tuan Anggara, menyetujui, untuk tinggal di rumah itu, makan tuan Teja meminta paman Karta sopir pribadinya untuk mengantar Tuan Anggara ke hotel untuk cek Out dan membawa barangnya pindah ke rumah itu.


Tuan Teja meminta paman Karta untuk tinggak di rumah itu dan tuan Teja minta, salah satu asisten rumah tangganya di sana,melayani keperluan tuan Anggara.


Bagiamana mereka menjadi seorang kerabat, setelah tau tuan Anggara adalah ayah Hans, sepupu istrinya .


Setelah penat seharian,tuan Teja meminta istrinya memijitnya, saat mereka sudah berada di pembaringannya.


"Septia cayang. tolong pijitin kakak"! sini


kak Teja menepuk-nepuk bahunya ,sudah dari tadi dia mengerakan kepala kekanan dan kekiri juga telah memeijit-mijit tengkuknya sendiri dari tadi.


Septia medekat dan memijit suaminya yang sudah rebahan bertelanjang dada.


"Tadi... saya akhirnya,memberitau semua tentang masalalu bibi Ristinah, "Sep. kata kak Teja pada ku.


"Terus bagaiaman kak,reaksinya..."??


"Pertama dia, pura-pura tak tau "??


"Lalu..."??


" Dia tak mengelak lagi saat saya katakan cerita detalinya dan darimana saya mendapat informasinya. dia meminta untuk merahasiakan dari Hans.


" Jadi Hans belum tau kakak "??


"Belum,dan mungkin lebih baik kalau Hans tidak perlu tau,kasiah"!!


"Kasian bagaiaman "??


"Mungkinkah ,"? Hans bisa menerima kenyataan bahwa," dia anak seorang pelacur ?!! anak yang lahir dari hubungan di luar nikah"?


"Iya.....Mungkin tidak kak"! jawab ku masih dengan tanggan yang memijit suami ku.


Dia membalikin badanya ke aku, menutun


tanggannya mengusap dadanya, dan tanggan ku dengan senang hati bergerilya di sana,kak Teja memejamkan mata menikmati setiap sentuhan ku.


Sekali sentakan, aku telah jatuh di pelukannya, bibirku telah ada di dadanya.


Dia tersenyum saat aku mulai,megecupi dada bidang nya.


"Apakah ini upah memijit "? gurau ku, di sela-sela aku menikmati dadanya dan mendegar lenguhannya.

__ADS_1


"Bagiamana,apa kamu siap "? tanya kak Teja.


"Siap apa "?? aku balik bertanya.


"Jangan pura-pura bego " jawabnya.


"Siap apa coba "?? tanya ku lagi.


"Ya siap untuk bikin adek buat Satria, kata Kak Teja mulai dengang aksi panasnya.


Aku hanya terseyum,meladeni'nya suami ku yang semakin nakal menyusupkan tangganya di antara baju tidur ku. memasukan senjatanya di tempat nya. memompa dengan cepat.


Mendegar erangan nya yang panjang di sertai hentakan yang dalam dan cairan yang terasa hangat membuat saya tau dia telah selesai ,mencium kening ku dan tebar di sebelahku mengatur nafasnya yang masih terengah-engah.


"Semoga jadi adik,katanya mendekat dan mencium perut ku, membuat ku geli.


"Haiz.... jangan begitu "!! geli kak."!


Saya lalu kekamar mandi,membersihkn diri,lalu duduk di sofa.mengambil buku diary tuan Anggara.


14 February 19xx-


Hari ini Aku berhasil,meyusup di kamar Renata,dengan mengikuti nya, setelah beberapa kali mengamati kelemaham pengamanan ruang bawah di tempat club malam milik mamy Angreni.


"Denah setiap ruangan ," tempat mamyi Angreni ,aku curi di rak kerja papa dan card masuk di area itu telah aku dapatkan. Card itu di berikan khusus buat pelanggan VVIP. bebas keluar masuk ruang bawah tanah.


"Sudah berapa kali dia menolak melayani saya, bahkan sekedar menemani minum.


selalu dia bilang tidak melayani anak di bawah umur.


"Sial.. saat aku lagi mengamatinya, aku mendegar suara ketukan pintu. aku segera menuju almari dan sembunyi disana, cukup besar dan muat buat saya masuki.


Aku melihat Renata keluar hanya memaki handuk saja.


Lelaki yang datang itu, tentulah pelanggan VVIP, dia mendekat dan memepet Renata, ke tembok ," buset kasar sekali menjabak rambut Renata yang masih basah.


Mejilati lehernya, dan mecengkram kuat gundukan dada Renata.


Rasanya aku ingin segera mengeluarkan jurus tendangan tanpa bayangan , yang aku pelajari kemarin di perguruan penca silat ku.


Tapi Renata Hanya diam saja saat, dia perlakukan demikian .


Handuk yang tadi melilit di tubuhnya telah di jatuhkan, dan Renata telanjang bulat.


Pemandangan yang sanggat indah, dua gundukan di dada Renata begitu besar dan terlihat masih kencang.


Bokongnya nampak semok," Sempurna untuk di tindih dan di genjot dog style.

__ADS_1


Aku terus megawasi lelaki yang bersama Renata dari balik almari ,yang tak ku tutup rapat,supaya aku bisa bernafas.


Lelaki itu mengikat tanggan Renata, di ranjangnya dan Renata hanya pasarah"?


"Perempuan bodoh.. lawan Goblok"umpat ku pelan di dalam persembuyian ku.


Renata pun membiarkan lelaki itu megikat kakinya juga." Apa-apan mengapa dia tak menendangnya"? rasanya aku ingin keluar dan memgumpat , memangil nama-nama


binatang dari binatang peliharaan sampai pada binatang yang ada di zoo, kebun binatang yang banyak suaka margasatwa dari Anjing sampai kuda liar.." Damn."! ku geratakan rahang ku menahan emosi.


Tanggan ku mengepal kuat. tapi kalau aku keluar menyelamatkan Renata, maka sama saja cari mati, Lelaki itu tinggi kekar sedang aku bocah baru usia 17 tahun meski saya juara tekwondo, pecaksilat dan ilmu bela diri, tak mungkin aku bisa mengalahkan monster itu.


"Ya... Moster lelaki itu pantas di sebut monster, karena melakukan tindakan kekerasan pada perempuan yang tak berdaya, yang harusnya di lindungi.


Lelaki itu mencabuk tubuh Renata, lalu menjilati kulit bekas dimana dia, tadi mencambukan'nya "Rasanya aku ingin Salto kedepan melayangkan tinju ke muka laki-laki biadab itu."Moster keparat"! aku terus megumpat lagi.


"Megerahlah Renata, lebih keras lagi,teriak laki-laki itu. dia memasukan gagang cambukan nya , di bawah sana membuat Renata mengelincang dan menjerit-jerit "!


"Brengsek moster gila, Hipokrit "!! aku terus saja mengumpat di tempat persembuyianku.


"Achhh...achh ."!! .jerit Renata terdegar sangat keras dan jelas di telingga ku.


" ini kamar apa nereka para wanita"? dan


lelaki di atas tubuh Renata apakah iblis berbentuk manusia"? aku terus saja mengrutu.


"Memohonlah Renata,mintalah punya ku yang lebih besar,kata lelaki itu yang masih megerakan gagang cambuk di antara pangkal paha Renata.


"Gila ! lelaki sinting ,mana ada perempuan suruh memohon minta di perkosa, tapi.. suara Renata mendesah ,merinitih dan memohon pada moster Itu.


"Memohonlah dengan keras, teriak lelaki itu , sambil mencabuk Renata dengan cambuk yang seperti ekor kuda itu, memang terlihat tidak sakit sepertinya terbuat dari tali kulit sintetis.


" Tuan... saya mau... punya anda... kata Renata membuat lelaki itu segera saja menidih dan memompa Renata dengan punyaknya yang besar, menerjang 'kaut cepat dan tanpa henti.mulut Renata di bekap dan dia hanya meronta-rinta sampai lelaki keparat itu megerang, memuncratkan cairan putih di perut Renata.


"Tunggu "! aku kembali mengamati lelaki itu dengan seksama , seperti mengenal postur tubuhnya .


"Papa..."! aku segera membekap mulut ku supaya tak megeluarkan suara,aku sudah hampir mejerit tadi.


----------------Bersambung----------------


jangan lupa buat LikeπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


commment✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️


vote me baby ✌✌✌✌✌✌✌✌✌


Love me with 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


------------------------


__ADS_2