
Tuan Al.... masih mengehentak -hentakan senjata"nya yang besar memadati pangal pahaku.
Aku telah bersimbah keringat "tapi dia belum selesai, aku mengapitkan dan megedutkan punyaku mecekaram dan menahannya seperti sedang kagel, aku rapatkan pahaku sehingga menjepit senjata tuan Algazali...
"Aachhh..... ahh... Ranata,uhhh....."??
Ku mengoyangkan bokong ku,membuat tuan Algazali mengerang mecengkram bokong ku, yang masih padat dan kenyal.
'Ku mengerakan maju mundur, begitu juga dia sehingga, pertemuan saat aku mundur dan dia maju, makin intens, bertemu sehingga terdegar bunyi keras.
"Plak- Plakkk."!.
" Achhh."! .. .achhh "!!
" Palakk - Plaakk " "!
suara antara erangan dan tabokan bersautan, bergantian dengan nyaring.
"Achh... Renata...acchhh.,"!!
Tuan Algazali merancau, menepuk-nepuk, bokongku membuat sensai nikmat di pangkal pahaku, yang terisi penuh dengan pisang rajanya yang besar panjang dan keras.
"Achhh... Re...trus...Ohhh... Don't stop"??
Tuan Al,mengerang menikmati merasakan goyangan dan jepitan ku..."!
"Re.. achh...." Re... "!!
"Ya.. tuan... apa anda suka,"... Uhh..uhhh" tanya ku sambil terus maju mundur.
Terus... Re...achhh.... plse don't stop "?
Re... achh.... Re... Oh"!
Tuan Al mengejang dan menyemburkan cairan hanggat ke dalam. dia tak pernah mau memakai pengaman atau Kodom saat main dengan ku .
Dan hanya dia yang aku izinkan bermain tanpa itu,semua yang aku layani wajib memakai pengaman.
Dia rebah dan membalikan badan ku,aku masih merasakan getaran karena klimaks
namun dia, meneletangakan aku.
Seperti orang sedang lapar,"dia mengisap mengigit dan menyesap belahan pangkal paha ku yang berbulu.
"Ohhh... tuan...ohh.."!!! .jeritku.
"Ayo mengerang lagi Re..."!!
Kamu suka kan sayang... "? hemm"! crup-sruout,suara dia bawah sana.
"Achhh... tuan... sudah tuan aku mohon... achhh ,,,aku tak tahan... tuan..aku oh...
tubuhku mengejan dan bergetar hebat,
__ADS_1
dia suka sekali meyiksaku demikan, membuat aku menjerit nikamat.
"Achhh achhh.... tuan...achhh..."!
Dia menjilat sambil megocok tangganya di dalam lubang.
Tuan... tolong... jauhkan wajah anda dari sana...achh,aku mau ke- keluar...'!! terik ku
"Keluarkan saja...'!.ayo Re... katanya, dan kembali,dia mejilat dan megocok ,makin ganas dan rakus mejilat , mengigit, meghisap, sampai sesuatu mucrat dan membasahi wajahnya.
Aku menarik wajah tuan Al... ke atas sampi ke muka ku , dan kami saling mencium, persetan dengan bau cairan yang mucrat dan masih terasa bau khasnya.
Aku sebenarnya mulai mencintainya pada minggu-minggu ini, setelah dia mulai lebih lembut dan memberitau lorong -lorong rahasia di tempat ini, dia sebenaranya juga mengiginkan aku untuk pergi dan menikah dengan nya.
Hanya saja, aku harus memikirkannya dua kali,sudah cukup cap buruk yang menempel pada diriku, sebagai wanita Jalang, kupu-kupu malam kadang ada yang meneriaki ku ,Lo*te masakan, aku bakal menambahnya dengan Perebut suami orang."?
Tuan Algazali lalu, mandi dan segera membersihkan diri ," setelah dia tenang dan mendegar deringan Handphone nya. dia memberik ku segepok uang Ringggit.
Lalu setelah tuan Algazali pergi, aku segera menutup dan meginci pintu slotz kamar , agar mereka yang tau nomer pin atau kartu VVIP kamarku pun tetap tak dapat masuk ke kamar kalau bukan aku yang membukanya.
Anggara keluar dari kamar yang ada di balik lukisan itu, dia mendekati aku dengan tatapan marahnya.
"Wau... kamu menikmatinya kan jalang"?
kata Anggara melangkah terus mendekati aku dan dengan tatapan yang menusuk.
"Ya... aku memang si jalang perempuan malam, si Lon*e "apalagi "mengumpatlah
"Marahlah, Ga... dan pergilah dari hidup ku bencilah aku dan merasa jijiklah pada ku pergilah jauh sebelum, makin dalam engkau terjerat cinta tak berujung ini.
aku sudah terlalu kotor dan hina, tak layak untuk bergelar istri bagimu. aku terus membatin menahan air mata supaya tak jatuh, menatap dia dengan garang dan angkuh.
"Ya... aku.. tau sangat tau.., dan "sialnya aku begitu memuja mu, mencintai mu, mengharapkan mu, mengiginkan mu , lebih dari apapun..."??? Anggara terus memepet dan menarik ku ke kamar mandi.
Dia memandikan aku, menyabuni aku dengan berisih, lalu menyesapi dan menciumi aku di bawah guyuran sower.
Kakiku di angakat satu lalu, Anggara di bawah sana mengepel pangal paha ku seperti yang di lakukan papanya tadi, aku menjambak rambutnya kasar, tapi dia tak perduli, memainkan lidah nya disana.
Aku megerang pasrah, memegangi tiang sower di samping ku, terus meracau dan mendesah nikmat, dia lalu berdiri dan memasuk pisangnya yang juga besar kesana .
Dia melakukan tanpa pegaman namun, saat aku menahan nya, dia malah menghentakan pisang yang keras itu dengan kuat,membuat aku menjerit.
Dia menjambak rambut ku sehingga aku mendogak , dia meciumi leherku, dan pinggulnya maju mundur memasukan pisangnya keluar, masuk dari belahan durian ku yang di pangkal paha.
"An.... ahhh...angga... "desahku lirih.
"Sebutlah nama ku.." ayo...?!
"Aach...annnga..."! rengek ku.
"Re..... aku cinta kamu, aku inginkam mu
"Achh....Re...ayo bergoyanglah...ayoo...
__ADS_1
Tanggan angga menyusup ke depan mengoyang kacang di bawah sanahhh..
"Uhh.... aku benar-benar melambung ,
di buatnya,"aku tak tau harus bagaiama mediskripsikan rasa yang luar biasa nikmat ini.
"Uhhh ,"!? semua , otot yang di bawah serasa berkedut semua...."!!
"Angga.. ohhh... Terus ga.. bawalah aku ke surga dunia, sampai matipun aku mau Ga.... Ohhha...Achhh... terus kan "Ga... bisik ku,ketelinganya" yang semakin membutnya semakin kesetanan untuk memompa ku.
"Aachh.. !! Angga... uhh.. lebih keras lagi, lebih cepat lagi, Ga.. aku mau keluar."!
"Sesuai mau mu... Re... "! sleppp slelpp sleleppp... pisang dan keras itu makin cepet menus-nusuk belahan duren ku. perih dan nikmat menyatu di sana,
Anggara mecekram gundukan dadaku dan aku mencekram pundaknya saat kami, megejang bersamaan.
Kami mandi lagi membersihkan diri, aku sudah lelah sekali, Anggara mengakat tubuhku dari bawah sower.
Merebahkan ku di sofa , dia menarik spray dan mengatikan dengan yang baru," dia juga memilih linger ,memakaikannya pada tubuh polos ku.
Lalu membopongku ke kasur, menyelimuti tubuh ku,memeluk ku dengan erat kami tertidur pulas karena kecapekan.
Beginilah hidup dari wanita kupu-kupu malam,tak punya hak memberontak dan rela di perlakukan dengan berbagai macam gaya.
Bersyukur saja saya, tidak menemukan Pria yang benar-benar sadis, benar-benar menyiksa.
Tuan Al itu ,suka liar namun masih dalam batas normal tak sepeti teman ku , Galuh pernah mendapat pelanggan yang sadis, menyudutnya dengan rokok ,mendapat cabukkan dari ikat pinggang dari kulit .
Mmbuat tubuhnya membiru dan melecur , Galuh berhari-hari demam panas, dingin sampai dia trauma, hampir gila,
Aku memohon pada Mami Angreni untuk melepaskan Galuh dan mengijinkan dia pulang ke indonesia.
Tentu mucikari, keturunan itu tiong Hoa sanggat detali mengitung untung rugi,
tak melepaskan Galah, sehingga aku memberi jamainan dan Uang tebutan untuk Galuh .
Supaya bisa pulang, oleh karena itu, aku tidak bisa keluar dari tempat ini. karena hutang ku yang banyak, dan perjanjian dengan Mami Angreni untuk menebus beberapa teman ku aku harus ber ads disini sampai mati.
Banyak yang aku lepaskan, mereka yang ingin tobat ,namun sudah terlanjur mejual dirinya disini, mereka yang masih muda dan punya harapan,meski tidak mungkin keluar dengan mudah melarikan diri sama saja dengan mencari mati.
Aku masih berusaha, menolong orang dan berbuat baik sebisa ku, meski tak layak memohon atau menghirup bau surga karena kebejatan ku, boboroknya hidup ku, aku tak tau apakah masih ada kesempatan dan jalan bagi ku."!
---------------Bersambung----------------
anda bisa mendukung karya ini dengan menekan bunga.πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
πππjangan lupa buatπππ
Like ππππππππ
comment. βοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
Vote ββββββββββββ
__ADS_1