
Paginya kak Teja mengajak ku main lagi. sebelum dia berangkat kerja.tubuh ku serasa lemas di bawah sana agak perih karena beberapa kali melakukannya.
Sudah hampir seminggu aku di rumah betapa membosan kan. Aku mencoba mencuri kesempatan keluar rumah setelah kak Teja pergi siang itu.
Aku memakai baju serba hitam memakai topi dan kaca mata hitam membawa tas dengan beberapa baju lalu megeluarkan mobil ku.sampai ke pagar rumah pak rudy satpam kami menahan ku.
"Nyonya mau kemana ? tanya pak Rudy.
"Aku ada urusan cepat buka gerbang nya. kataku memerintahkan nya.
"Tapi.., tuan Teja memberi peritah bahwa
tidak mengijinkan nyonya keluar"!
"Ini di suruh tuan Teja kalau telat kamu
kena marah. jawab ku agak meninggikan nada suara supaya terlihat serius. akirnya dia membuka pintu pagar.
Aku segera malajutkan mobil ku keluar.
ku tarik nafas dalam dan menghempas
nafas kuat-kuat serasa lega.
Aku menyetir mobil ku arah perumahan baru yang sudah di buka mencari-cari kalau ada masih ada yang kosong. ingin membelinya.aku ingin jauh dari kak Teja setidaknya sementara waktu sembunyi dari dirinya dan keanehanya sekarang.
Aku ingin lihat apa yang akan terjadi , bila
dia menemukan aku tak ada di rumah.aku sudah persiapkan beberapa baju untuk beberapa hari kedepan nya kalau memang dapat tempatnya.
Mencari rumah kontrakan juga bisa , bila aku tak menemukan rumah baru atau ngekos sementara . sialnya penuh di boking. akhirnya aku keluar kawasan perumahan karena tak ada yang kosong lagi untuk di beli.baru keluar dari area aku di cegat oleh satu mobil warna hitam seseorang dari mereka keluar berjalan kearah mobilku.
Di susul beberapa orang tinggi besar turun dari sana mengetuk pintu kaca mobil ku memerintahkan aku keluar turunbdengan isarata tanggan nya.
Akhirnya setekah sekian lama aku mulai mengalah karena ketukan di pintu kaca mobil ku sangat keras mereka mencoba membuka paksa pintu.ku turunkan kaca mobil ku setelah mereka menujukan kartu indetitas kariwan dari suami ku.
__ADS_1
"Maaf nyonya silahkan pindah ke mobil itu, kata salah seorang dari mereka.
"Aku tidak mau kalian siapa? tanya ku
pura-pura ura tak tau meski aku faham mereka adalah bodyguard nya suami ku.
"Saya di peritahkan tuan Teja mecari dan menbawa anda pulang.
" Saya tidak mau pulang"!
"Kalau begitu minta maaf nyonya mereka mebuka pintu mobil langsung memegang pundak ku dan meyeretku keluar. walau aku meronta-ronta tapi aku tak cukup kuawat melepaskan diri ku dari mereka.
Sedang mobil ku di bawa oleh salah satu mereka. mobil kembali masuk ke rumah dan di ruang tamu aku melihat kak Teja. menunggu di sana memandangi dengan tajam dan marah.
"Dari mana "? " dia mendekati ku
"Aku hanya jalan -jalan "!jawab"ku
" Jalan - jalan kenapa membawa baju banyak "! dengan menujuk tas hitam milik ku yang di bawa oleh bodyguardnya dan di buka di depan nya.
"Apa kamu mau kabur dari ku,apa kamu tidak bahagia dengan ku, apa kamu ada lelaki lain yang ingin kau ajak pergi jauh meninggalkan aku"?? dia mulai membrondongi aku dengan pertanyaan yang aneh.
"Katakan pada ku baby !
Dia mendekati ku tubuhku bergetar hebat ada rasa ngeri melihat sorot mata yang tajam.dia makin mandekat !!sampai wajah kak Teja hampir menempel wajah ku .
"Bagaiman kamu bisa perpikir untuk bisa tinggalkan aku begitu saja. apa kamu tak cinta lagi padaku jawab "! teriaknya emosi. sedang aku hanya diam saja.
"Jawab cepat jawab "!!!!
" Bu- bukan begitu kak aku hanya capek hanya ingin istirahat sebentar . jawab ku
agak gugup karena mukanya kelihatan sangat menyeramkan kilatan amarahnya terliahat di matanya.sementara dia mulao memegang pipiku kuat.
"Apa kamu mau dapat hukuman yang lebih di rumah tidak cukup istirahat buat mu . apa aku meyuruh mu kerja Rodi ?? tanya lagi.
__ADS_1
" Aku hanya mengeleng-geleng kepala.
"Kamu tak bahagia bersama ku""?" tanya dia penuh dengan emosi.
"Aku hanya diam saja.
"Jawab..."!!!.. Plakkkkkk"!!?
Tangganya menampar ku. kontam aku lalu menjerit air mata ku keluar merasakan sakitnya di perlakukan semaunya.
Sungguh aku ingin berpaling tapi ikatan cincin di jari selalu jadi pertimbangan ku. sampai hari ini aku tak tahan dan ingin lari.
Dia berdiri lalu menari sabuknya dengan cepat badanku gemetaran melihatnya.
aku langsung melorot dari sofa memegan kakinya.
"Aku mohon kak, ampuni aku, aku mohon.
aku masih cinta kamu selamanya hanya kamu tak sedikit pun ingin berpaling dan pergi dengan pria lain tapi..
Belum sempat aku selesai menjelaskan akan permaslahan kami.dia mecabuk ku ,dengan sabuknya.
"Achh......"!!! Jerit ku pilu.
Ampun.... kak ," ampun kak..!
kak plse.,aku mulai menangis.
"Kamu berani sekali meniggalkan ku , apa yang kurang aku setia sama kamu dari dulu sampa sekarang kamu sudah berapa kalinmengatikan aku dengan yang lain . teriaknya penuh amarah.
" Kamu ini milik ku hanya milikku tidak ada yang bisa memiliki mu dan tak akan ada"!!! jka kamu berani mengulanginya itu aku akan membunuh mu sehingga tak ada seorang pun memiliki mu selain aku kalau aku tak bisa yang lain tidak juga. dia mencambuk ku lagi dan lagi beberapa kali lagi.
"Cethaarrr. "cheetar "!!!!
Suara cambuknya mengenai tubuh ku dan sampai ke kaki ku karena sabuk nya panjangannya bergesekan lantai sehingga suaranya terdegar sangat keras di tambah jeritan ku,badanku mengelincang dan tiba-tiba semua menjadi gelap.
__ADS_1
------Bersambung -------
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏