Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Risty dan Hans bersiap untuk....."?


__ADS_3

"Memohonlah dengan baik"!! Hans lalu menarik kedua tanggan Risty .


Membuat wajah mereka sangat dekat dan bibir mereka ." juga sangat dekat, nafas mereka saling menghebus ke wajah.


"Lakukanlah dengan benar,Hans sedikit memonyongkan bibirnya, memberi tanda supaya,Risty menciumnya.


"Apakah kau mulai menyukai ku Risty," nafas,"Hans terasa berat menahan semua urat saraf, yang menegang karena gairah.


" Aku mulai menyukai mu saat insident, gaun robek di taman.,Hans... desah Risty pelan dan terdegar manja.


Risty naik kepangkuan Hans, dadanya berdegup kencang, sebenarnya dia sudah merasakan debaran aneh itu .


Sejak , kejadian pertama kali bertemu, di taman dekat restoraun ,gaun yang sobek, dan ciuman pertama"nya dengan seorang lelaki ,"jujur meski,dia mencoba mengelak, tapi Risty sangat,menyukai gaya Hans. selalu terbayang-bayang pristiwa itu.


Lelaki yang jadi idola , dan di bicarakan seluruh wanita di kelasnya, bukan cuma di kelasnya, tapi juga seluruh SMA favorite nya dulu.


Pantas saja banyak wanita tergila-gila padanya,dia bener-benar mempesona .


Bukan sekedar kata orang saja ," tapi aku benar-benar melihatnya dengan mata ku sendiri. meski tak lebih satu jam saja aku,telah di buatnya jatuh cinta.


Tidak di sangka lelaki itu ada di depannya sedang di kangkanginya, sedang di bawah kendalinya. Risty membatin.


Risty mencium Hans perlahan, dengan lembut,dan agak ragu plus malu-malu.


Hans sangat menikmatinya, ciuman lembut Risty yang malu-malu mau.


membuat aliran darahnya mengalir deras, degup jantungnya ikut makin kencang, meski ciuman seperti itu sering dia dapatkan, tapi entah mengapa terasa lebih nikmat saat Risty melakukannya, mungkinkah," karena dia benar-benar mencintai wanita yang ada di depannya "?tanggan ,Hans mulai gatal, mengrayangi tubuh Risty.


Berbuhung, Risty duduk di pangkuannya dengan mengangakang, tanpa celana.


"Perempuan ini ,selain galak dan naif dia juga ceroboh, Hans membatin.


Hans memasukan jari di pangkal paha Risty, dan mengerak-gerakan"jarinya pelan


membuat Risty mengelincang, mendesah tak karuan," sehinga tautan bibir mereka terlepas dan dada Risty yang mengeliat maju menjadi santapan bibir Hans.


Tanpa mereka sadari, Septia yang sedari tadi megetuk pintu , tak di dengar oleh mereka.


Jadi Septia, terpaksa membuka pintu kamar ," tanpa izin," dia takut Risty telat bangun dan kesiagan.


Septia ingin , supaya mereka" segera berangkat pulang ke kota'nya. dan tak kemalaman kalau Risty dan Hans, bisa balik lagi ke sini.


Jadi Septia, berinsiatif bangun pagi, untuk membangun kan Risty.


"Astaga..."!! Ka...Kalian ngapain "??

__ADS_1


Septia menjerit kaget, membuat mereka berdua,sontak berhenti dari aktifitas mesum itu.


"Nyonya... Septia..."!!! ini tak seperti yang anda kira."!! jawab Risty yang masih mencoba tenang ,meski nafasnya masih memburu dan tersengal-sengal olah adegan tadi.


Risty, segera turun dari pangkuan Hans.


Septia menutup pintu kamar, mendekat


ke arah mereka berdua, yang masih mengatur nafas masing-masing.


"Apa kalian melakukan sesuatu yang tidak pantas disini" tanya Septia menyelidik.


"Aku...," sa-saya... aku... "!! Risty gugup melihat tatapan yang menusuk dari nyonyanya.


"Aku.., saya...apa..Risty "??? tanya Septia meminta penjelaskan, bagaimana mereka melakukan hal tak senonoh di rumahnya.


"Saya akan menjelaskannya, nyonya," !! Risty kamu bersiaplah bawa barang untuk pulang ke rumah orang tua mu."! perintah Hans yang tak bisa di tolak Risty.


Sedang Hans membuka pintu kamar.


"Mari.. nyonya kita bicara di luar saja'! kata Hans di ikuti oleh Septia.


Mereka duduk di ruang tengah, Hans lalu, menceritakan kejadian semalam ,Hans juga bilang , kalau akan segera menikahi Risty.


"Jadi,begini nyonya Septia, " tadi sore.. sewaktu saya minta izin kepada papa untuk menginap disini, papa bilang kalau dia akan bertemu dengan, teman lama teman kuliahnya, juga rekan bisnisnya. tuan Darmawangsa , yang ternyata dia ayah Risty, jadi Lelaki yang akan di jodohkan dengan Risty adalah saya.


Septia hanya,tersenyum menanggapinya.


"Tapi setelah saya tau kalau wanita itu Risty, saya juga setuju. " saya rasa dari pihak orang tua dan pihak kami,tidak ada lagi halangan.


"Jadi saya bukan karena hanya ingin menikmatinya, tadi sekedar mencicipinya. Hans tersenyum tanpa merasa dosa.


"Risty sepertinya juga sudah jatuh cinta saat kejadian di taman itu," anda bisa tanyakan langsung padanya" !


"Nyonya...bukan kah sesuatu yang bagus dan patut di syukuri kalau, dia bisa jatuh cinta dengan seorang pria, bukan dengan wanita lagi, yang akan membuat dia jatuh dalam dosa lagi dan lagi itu akan sulit keluar tanpa bantuan dan dukungan orang terdekat, dan terus menyalahi kodratnya sebagai perempun, Hans mencoba berargument.


"Saya tau masa lalunya dan dia juga tau masa lalu saya.karena itu saya rasa, tidak ada yang salah bukan," bila kami berdua sama-sama melupakan masa lalu dan membuka lembaran baru.


" Apa... anda serius atau PHP'in dia saja"?Septia masih berusaha meyakinkan dirinya, bahwa Risty berada di tanggan lelaki yang tepat.


"Saya rasa anda ,orang pertama yang akan secepatnya mendegar kabar itu"!


kita buktikan nanti apakah saya sunguh- sungguh atau hanya main-main.


"Sungguh nyonya, saya akan melakukan nya sesegera mungkin.'! kata Hans menenagkan Septia yang mulai kawatir.

__ADS_1


Wajar memeng kalau Septia kawatir, mengingat Hans dulu terkenal buaya darat. dan Risty sudah di angapnya seperti adik kandung sendiri.


Tidak salah kalau seorang kakak tetap waspada untuk adeknya apalagi kalau lagi jauh cinta. Logika kadang sering tidak di pakai.


"Baiklah..kalau begitu,sementara saya percaya pada anda,sudah tidak banyak waktu kalian harus segera berangkat sebelu matahari terbit kalian akan terjebak macet di beberapa titik kota bila berlambat-lambat.


Septia berdiri ,kembali melangkah ke kamar Risty.


"Thokk-thokkk "!!!


"Ya... masuk" !!! teriak Risty dari dalam .


masih sibuk menata tasnya, membawa beberapa baju ganti.


Meski di rumah ortunya, juga banyak baju dia tak mau pakai baju yang di rumah sudah lama di almari takut gatal.


"Nyonya..."? Eeee... ada apa.."? tanya Risty pura -pura menutupin ke gugupannya. binggung mau jawab kalau,nyonyanya itu menayakan kejadian semalam.


"Aduh gimana nich "! nyonya ,akan menduga kalau aku,perempuan gak benar, yang memaksa lelaki masuk kamar. mana tadi dia lihat aku yang duduk di atas pangkuan Hans," Aduh. Risty terus saja membatin.


"Sudah siap, berangkat Ris"? tanya Septia setelah sampai di dekat Risty.


"Emm... ya nyonya.'! Risty menjawab tapi tetap pura-pura sibuk mengecek tasnya.


dia tak berani menatap muka nyonyanya. itu .


"Apa kamu suka Hans,Ris "??


Risty hanya mengangguk, dengan wajah yang merona merah.


"Apakah kamu,mau memilih dia sebagai pelabuhan cinta mu"?


Risty mengangguk kepala lagi, menjawab pertanyaan Septia.


"Apakah kamu benar-benar ingin serius bersama nya"? "tanya Septia lagi.


"Saya harap dia lelaki pertama dan yang terakhir dalam hidup ku nyonya, doakan kami, supaya bisa bersama .saya sudah bosan menjomblo dan di jodohkan sama papa, mama. Risty menatap Septia dengan tatapan memelas dan memohon.


------------Bersambung baby-----------


jangan lupa likeπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


comment✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️


and vote✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌

__ADS_1


dukung dengan bunga 🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Β 


__ADS_2