
Aku yang sudah mulai tenang ,kehidupan mulai berjalan normal kembali.seperti sedia kala . kami menambah asisten rumah tangga kami. aku sedang berbaring di dekat kak Teja.
" Kak,boleh aku tanya sesuatu "??kata ku.
"Tanya saja"jawabnya sambil mulai memiringkan badannya ke arah ku.
"Apa yang kak katakan waktu itu"? sehingga , Sabila mau meyerahkan Satria dan merentangkan tangannya tersenyum lebar. lalu di luar dugaan dia menjatuhkan diri dengan posisi tetap melihat ke arah kak sambil tersenyum"??? tanya ku penasaran.
" Serius kamu,mau tau "?? lebih baik tidak usah cayang"?? jawab kak Teja sambil mengelus pipi ku.
"Apa yang kak katakan "?" aku serius, aku penasaran kenapa dia habis menaggis lalu tersenyum lebar ke kak. wajah Sabilla menyiratkan senyum bahagia"? aku kembali membujuk kak Teja untuk
mengatakannya.
" Yakin "!!!! kak Teja mencoba menghindar
"Iya...kak plse... daripada penasaran terus"
"Apakah karena istri ku, Septia di bakar api cemburu"? kak Teja mulau mengoda.
"Tidak, ngapain cemburu."!!
"Benar mau tau dari pada kamu sakit hati"!! dan lagi ," bukankah masalah sudah berlalu"jangan di ingat dan di ungkit "
alangah lebih baik kita memikirkan "
apa yang akan kita katakan pada jumpa pers nanti.saya janjikan pada mereka untuk menglrifikaisnya bersama kamu .
__ADS_1
Dengan bukti nya, tes DNA itu meyatakan Saya bukan Ayah dari bayi yang Sabila kandung ,"berita ini sungguh membuat tidak nyaman saya masalah ini membuat saya kehilangan beberapa proyek, mereka kehilangan kepercayaan mereka, meski kebenaranya tak seperti yang mereka asumsikan, apa yang harus aku katakan"?? untuk meredakan ini semua."kata Kak teja.
""Ihh...pertanyaan ku belum di jawab ," malah gantian tanya."kucubit dada kak Teja.
"Baiklah, tapi janji. "kamu gak marah dan sakit hati"semua itu, aku lakukan untuk keselamatan Satria dan satu lagi, kamu harus bantu aku untuk menyelesaiakn masalah ini dengan ikut membantu bicara dengan awak media, setuju"tanya kak Teja sambil terus memandangi ku.
" Baik lah," katakan lah saya sudah siap mendegarkannya " ku tatap wajahnya yang terlihat tegang.
"Dia......"!
Kak Teja menghela nafas dalam sebentar,
seolah mengumpulakan kekuatannya.
"Teryata ,dia.Sabilla Anatasia, dulu teman kuliah ku, waktu di malaysia, dan aku benar-benar tak mengingatnya sama sekali.
membuat dia sanggat marah,karena dia seorang primadona di kampus dan banyak yang mengejarnya"
"Sedang aku baru ingat kejadian itu setelah ,dia mengatakannya, makanya dia tau tentang keluarga ku, dia kenal Papa, karena dia anak dari sahabat Papa dan memang dia kerja di situ bukan karena butuh uang tapi dia mencari ke puasan di sana.
"Dan.... ,aku....terpaksa bilang aku, juga mulai mencintainya... tapi.. aku adalah Suami Septia, Sabilla sayang ku", tolong mengertilah bila engkau benar-benar mencinti ku, bukan kah cinta tak selalu harus memiliki tapi jika engkau tau bahwa orang yang kau cintai juga mencintai, tentu kamu juha bisa bahagia bukan "?
aku tak mungkin meinggalkannya atau menceraikan Septia," meski pun aku benar-benar cinta kamu ."kata ku waktu itu ,mencoba meyakinkan'nya ku meminta maaf padanya dan berlutut , menunduk supaya dia tidak tau aku berbohong",dia berhenti sejenak menghela nafas..
"Lalu... "?
"Apa yang membuat Sabilla tersenyum lebar pada mu, kak.
__ADS_1
"Aku...."!! kak Teja berhenti dan melirik ku, sedangkan aku pura-pura acuh.
"Aku ...berjanji kelak bila ada kehidupan setelah kematian,aku akan mencintainya hanya mencintainya, dikehidupan ini . izinkanlah aku jalani takdir ku bersama Septia dan bapak dari Satria .
"Jadi ku mohon Sabilla cayang ku, izinkan aku jadi Bapak dan Suami yang baik "kata ku,saat berlutut itu.
"Dan itu membuat Sabilla meyerahkan Satria, dan tersenyum pada ku.
"Janji kamu milik ku, di kehidupan yang akan datang , kamu milik ku hanya milik ku katanya "lalu dia mejatuhkan dirinya.
"O... jadi di kehidupan mendatang kamu milik Sabila"! tidak akan mencintai ku" Goda ku pada kak Teja, aku melepaskan pelukannya dan mendorong tubuhnya menjauh dari ku.
"Tu"janjinya apa Tadi ? tidak akan marah atau ngambek atau sakit hati kalau aku cerita "kata Kak Teja.
Aku hanya tersenyum saja , Tentu saja dalam kepercayaan kami tak ada yang namanya. "Reingkarnasi" atau di lahirkan kembali, tidak ada kehidupan yang di ulang di dunia ini, bahkan di surga tidak ada kawin mengawinkan.
Aku tersenyum, megecup bibirnya lembut
lalu dia memeluku erat dan kami pun tertidur.
-----------Bersambung------------
Loop me with bunga🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Like me with jempol👍👍👍👍👍👍👍
-------------------
__ADS_1