
Sementara Hans dan Risty menikmati indahnya suasana di kota kecil yang tempat Risty di lahirkan suasana yang masih banyak pepohonan dan kebun buah di sana.
Risty bahkan mengajak Hans pergi ke hutan yang berada dekat rumah nya.
mengajaknya mandi di sebuah sungai yang masih jernih air nya.
Terasa sangat segar dengan pesona pepohonan yang sangat rindang di pagi hari.
Hans sesang duduk di sebuah batu besar dan memainkannkaikinya di dalam air memandangi sitrinya yang masih berenang di sungai.
Risty setelah puas beranang diapun duduk di atas batu yang lain yang cukup dekat dengan Hans.
Hans memandangi wajah Risty dan rambutnya yang basah tergerai indah.
dia menlafaskan,Kidung Agung 4:1-15
Lihatlah, cantik engkau, manisku, sungguh cantik engkau! Bagaikan merpati matamu di balik telekungmu. Rambutmu bagaikan kawanan kambing yang bergelombang turun dari pegunungan Gilead.
Gigimu bagaikan kawanan domba yang baru saja dicukur, yang keluar dari tempat pembasuhan, yang beranak kembar semuanya, yang tak beranak tak ada.
Bagaikan seutas pita kirmizi bibirmu, dan elok mulutmu. Bagaikan belahan buah delima pelipismu di balik telekungmu.
Lehermu seperti menara Daud, dibangun untuk menyimpan senjata. Seribu perisai tergantung padanya dan gada para pahlawan semuanya.
Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang yang tengah makan rumput di tengah-tengah bunga bakung.
Sebelum angin senja berembus dan bayang-bayang menghilang, aku ingin pergi ke gunung mur dan ke bukit kemenyan.
Engkau cantik sekali, manisku, tak ada cacat cela padamu.
Turunlah kepadaku dari gunung Libanon, pengantinku, datanglah kepadaku dari gunung Libanon, turunlah dari puncak Amana, dari puncak Senir dan Hermon, dari liang-liang singa, dari pegunungan tempat macan tutul!
Engkau mendebarkan hatiku, dinda, pengantinku, engkau mendebarkan hati dengan satu kejapan mata, dengan seuntai kalung dari perhiasan lehermu.
Betapa nikmat kasihmu, dinda, pengantinku! Jauh lebih nikmat cintamu dari pada anggur, dan lebih harum bau minyakmu dari pada segala macam rempah.
__ADS_1
Bibirmu meneteskan madu murni, pengantinku, madu dan susu ada di bawah lidahmu, dan bau pakaianmu seperti bau gunung Libanon.
Dinda, pengantinku, kebun tertutup engkau, kebun tertutup dan mata air termeterai.
Tunas-tunasmu merupakan kebun pohon-pohon delima dengan buah-buahnya yang lezat,bunga pacar dan narwastu, narwastu dan kunyit, tebu dan kayu manis dengan segala macam pohon kemenyan, mur dan gaharu, beserta pelbagai rempah yang terpilih.
O, mata air di kebun, sumber air hidup, yang mengalir dari gunung Libanon!
Risty terpesona memandangi Hans dengan tatapan kagumnya.
"Hans kamu, pintar sekali merangkai kata dan gombalan mu tak seperti biasa,"kata Risty tersenyum pada Hans.
"Achh.ketahuan kamu'?sanggah Hans
"Ketauan apa,? tanya Risty pada Hans
"Ketahuan tidak pernah baca alkitab"! bukan kah syair itu ada di alkitab , itu adalah kidung Agung yang di tuliskan oleh Raja Salomo karena mengagumi
salah satu istrinya.
"Oya...benarkah,?" saya memang jarang baca alkitab dan kalau baca lebih banyak di perjanjian baru." kata Risty membela diri.
"Kita perjanjian lama itu banyak membosan kan apalagi kitab keluaran bilangan ,ulangan saya tidak megerti dan itu membosan kan tulisan disana banyaknya tentang silsilah suku-suku peraturan-peratutan ukuran-ukuran tata letak, pembuatan kemah suci, ngantuk dan pusing ."? jawab Risty membela dirinya.
"Kamu mah alasen saja, Ris,"padahal di kitab perjanjian lama itu, ada amsal yang mengajar ,manusia bagaimana menjadi bijaksana, sesuai dengan apa yang mejadi keinginan Tuhan pada kita.
"Sedangkan kitab Mazmur itu lebih kepada pujian dan penyembahan, banyak mazmur yang di ciptakan Raja Daud menguatkan kepercayaan dan keimananyan kepada Tuhan'Nya" saat dia mengalamai banyak cobaan, rintangan halangan bahkan sebuah curhatan hati kepada Tuhan.
"Sedangkan kitab Kidung Agung, iyalah kitab yang di tulis Raja Salomo mengugkapkan perasaan cintanya, pada istri yang sangat di cintainya, dan itu konon di ilhamkan dari Tuhan sebagai bentuk cinta bahwa Tuhan mencintai umatNya dengan penuh kasih dan mesra.
"Melebihi cintaNya pada malaikat karena malaikat itu, tidak di ciptakan segambar dan serupa dengan Nya, sedangkan, manusia di ciptakanNya seturut pribadinya dan di hembuskan nafas kehidupan dari nafasNya.
"Benarkah,"saya tidak tau sama sekali kamu hebat," Hans bukan hanya hebat di ranjang tapi juga hebat dalam ke Imanan kepada Tuhan, sebenarnya kamu tau banyak tentang Alkitab ya "?kata Risty memandang Hans terpesona.
"Dulu saya ada sekolah Alkitab, di samping kuliah, saya berkata jujur bahwa saya sudah belajar untuk tak main perempuan setelah saya, di permalukan oleh Sabilla di depan umum dulu.
__ADS_1
"Itu menjadi titik balik pertobatan, mungkin itu suatau balasan atau karma sebuah ke somobongan diri
bahwa,"aku dapat dengan mudah dan bermain-main dengan perempuan.
"Manusia pasti punya titik terendah dalam hidup mereka." tinggal apakah di masa jatuh, di masa dia berada paling bawah dan tak ada sesuatu yang bisa di andalkah apakah dia mendapat hidayahnya, mengejar dan mendekat kepada Tuhan sang Khalik. atau kah mencari pelarian ,merusak diri dengan yang di haramkan.
"Mislanya dengan main perempuan atau mabuk atu mengunakan obat terlarang itu pun sebuah pilihan masing-masing pribadi. kata Hans lagi.
Semakin memembuat Risty makin terpesona ,bahwa teryata dia adalah wanita yang paling berutung telah menemukan lelaki yang ganteng bekas Casanova yang telah bertobat dari kenakalannya.
Yang telah memilih untuk tinggalkan kebiasaan dan masa lalu yang buruk menjadi lebih baik dan menjadi lelaki yang setia dan lebih dari itu,"dia akan menjadi imam yang baik karena dia juga telah mendalami ,agama dan alkitab sesui keyakinan mereka.
"Hai... malah bengong, "! teriak Hans yang melihat Risty menatap dengan tatapan kosong.
"Terkagum dan terpesona ya dengan Hans,"kata Hans yang nyemplung lagi di air," di ikuti dengan Risty.
Risty mendekat ke arah Hans dan memeluk Hans dengan mesra,sedang Hans memandangi benda mugil berwarna merah di wajah Risty.
Apalagi kalau bukan bibir Risty, Hans segera menyatap nya , memainkan lidahnya di dalam rongga mulut Risty.
Tiba-tiba air makin bergejolak di sana sesuatu,sedang memanas dalam air, tanggan Hans mulai mengrayang kemana -mana tanpa kontrol.
Tanggan itu, menyusup kemana yang dia sukai di balik kaos Risty,sedang Risty, pasrah menikmati tanggan jahil suaminya.
Degub jantungnya Risty mulai tak beraturan nafasnya mulau tersegal, karena Hans tak melepaskan pangutan bibirnya.
Meraup bibir Risty dengan ganas , serta n*fsu yang megelegak."!
------------Bersambung baby-------------
jangan lupa likeππππππ
commentβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
and voteβββββββββ
__ADS_1
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
--------------------------------