
Tadi sengaja bertanya Sabilla tentang tempat di mana istrinya jatuh, untuk mengetahui ke jujurannya karena dia tau istrinya seorang yang berhati-hati dalam setiap langkah.
Dan anak buahnya tadi bilang kalau, di TKP, tempat istrinya jatuh, ada bekas minyak atau semacam baby oil di depan pintu Istrinya jatuh ,t uan Teja curiga, ada unsur ke celakaan yang di buat atau bahkan di rencanakan.
Dia akan kesana untuk mengecek CCTV ,dia juga melapor dan meminta ijin dari Manajer disana kejadian tadi segera di periksa.
Tuan Teja segera duduk ,mengamati layar monitor , memutar ulang rekaman yang ada di depan toilet itu.
Dan juga memanggil petugas kebersian yang sedang bertugas waktu itu .
Dia mengitrogasi dengan menanyakan .
"Apakah, saat istri saya sebelum masuk , apakah anda sudah membersihkan toilet itu ?!"
" Ya,tuan, saya sudah membersihkannya.
jawab petugas kebersihan itu dengan suara gemetar ketakutan.
Beberapa menit sebelum, istri tuan masuk. saya baru saja keluar dari sana.
"Adakah tumpahan minya semacam baby oli waktu kamu membsrsihkannya."??
"Tidak ada Tuan,saya telah megepel nya juga sampau kering baru saya kuar.
Di CCTV terlihat orang itu keluar ,5 menit sebelum istrinya masuk.
"Priksa tasnya."perintah tuan Teja pada anak buahnya.
Dan Tuan Teja juga ,menyuruh anak buahnya, memeriksa loker petugas kebersiah itu,bahkan juga loker lain.
"Baiklah kalau begitu, terimakasih untuk kerja samanya dan memberikan informasi anda.
Tuan Teja lalu pergi dari ruangan itu dan segera pulang,dia meminta orangnya untuk mengawasi petugas kebersihan itu.
Sampai di rumah ,di sambut dengan tangisan Satria yang mencari mamanya.
"Papa" ."!!!
Satria berlari, menghampur ke pelukan papanya saat Tuan Teja, membukuk merentakan tanggan ke arahnya.
__ADS_1
"Papa... mama ",mana"??" tanya satria masih dengan isak tangisnya.
Tuan Teja menghela nafas mengumpulkan kekuatan untuk tetap tegar di hadan anaknya meski dia begitu kalut,Entah apa yang akan di lakukannya tanpa Septia.
"Mama ..tidak pulang hari ini Satria, kata tan Teja berusaha selembut mungkin.
"Kenapa ,mama tidak pulang Pa" mama janji mau belii Es kim,Satiya.masih dengan isak tangisnya.
"Mama ada urusan mendadak,keluar kota
bagaimana kalau..., papa yang bawa Satria beli es crem., nanti Satria pilih sendiri yang banyakkkk dan dengan rasa apa aja yang Satria suka. buju Tuan Teja.
"Beenel "pah "?? tanya Satria manja.
"iya... ,papa... mandi dulu ya." kamu sama kak Lia ,jangan nangis." lelaki tidak boleh nangis jelek . kata Tuan Teja.
"Ooke "satria gak nangis pa""!!
sambil mengusap air matanya... Tuan Teja mencium pipi anaknya itu.
"Pinter anak papa.
Setelah tuan Teja mandi dan makan baru mengajak Satria keluar beli es cream dan menemani Satria tidur sebentar.
Tuan Teja menelfon Risty"
Setelah terdegar nada hallo dari sana"
"Hai ,Risty gimana ke adaan istri ku "?
"Masih belum sadar Tuan .!
"Apa..ada masalah di kepalanya"??
"Tidak ada tuan dokter bilang", waktu melakukan computed tomography (CT) scan untuk setiap luka atau cidera yang terjadi di kepala. tidak ada masalah di sana "mungkin benturannya terlalu keras sehingga," nyonya sedikit sock "! "semoga secepatnya ,nyonya kembali sadar Tuan."
"Amin '! " maksih tolong jaga dia ,Risty aku mengandalkan mu,berhati-hati dan waspada saya juga sedang meyelisiki murni kecelakaan atau ada maksud lain soalnya terlihat mencurigakan.
"Siap Tuan ...."!!! telfon di matikan.
Sampai jauh malam , Tuan Teja belum dapat tidur terdegar suara ketukan pintu di kamarnya.
__ADS_1
"Siapa, malam begini mengetuk pintu"??gumam Tuan Teja sembari berjalan untuk membuka pintu.
Setalah di buka,dia melihat Sabilla ,ada di depan pintu nya.
"Ada apa ,selarut ini mengetuk pintu?"
tanya Tuan Teja dingin.
"Boleh saya masuk "? tanya Sabilla sambil mencoba mendekat Tuan Teja.
" Tidak boleh ,ada perlu apa "?? katakan saja, atau aku panggil penjaga untuk menyeret mu turun ,Nada tuan Teja meninggi.
Meski dia belum pasti apakah Sabilla yang
menyebabkan istrinya jatuh ,tapi karena,
ada Sabilla kehidupan rumah tangganya retak.
"Tuan., ....saya hanya ingin tau kabar Nyonya Septia, kenapa Tuan membentak saya ,padahal saya sedang mengandung anak Tuan, kalau pun tuan tidak cinta atau tidak ada rasa dengan saya setidaknya kasian dengan bayi ini.. hizxx."
Sabilla mulai menaggis sambil mengusap perutnya dan bersimpuh di depan pintu Tuan Teja.
Tuan Teja tak tega, lalu mengulurkan tangganya, menunduk membangkitkan Sabilla.
"Nyonya belum sadar, sebaiknya kamu tidur jagan terlalau banyak kawatri dan pikiran , kasihan baby yang di dalam kandungan mu.
Tuan Teja lalu kelur kamar mengandeng Sabilla menuruni anak tangga,kembali ke kamarnya.
Sesampi di kamar, Sabilla mencoba bujuk tuan Teja untuk tinggal sebentar mulai merayunya dengan alasan baby yang ada dalam perut pengen di temani ayahnya, memasang muka sendu dengan uraian air mata. dia merasa sudah cukup untuk meluluhkan hati TuanTeja.
Sabila tau kalau, tuan Teja yang terlihat keras dan dinggin itu, sebenarnya tidak tega'an, apalagi melihat air mata wanita, di tambah lagi alasan baby nya. Sabila mulai tersenyum licik," tapi tuan Teja tak begitu memperhatikannya.
------------Bersambung ---------------
"Tergodakah Tuan Teja pada Sabilla, mungkinkah dia akan jatuh pada lobang yang sama.
Like 👍👍👍👍👍👍👍👍
comment ✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️
vote ✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌
__ADS_1
Love 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹