Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Menikmati


__ADS_3

Setelah lama beberapa jam mengemudi.


akhirnya sampai juga kami di rumah ibu


Seperti biasa kebiasaan orang di kampung para tetangga di kampung melihat kami ada juga yaag langsung menyapa dan datang kerumah !


Kulihat juga beberapa Ibu, yang dulu, sering goisipin aku ,perawan tua perawan


tak laku mereka ikut datang menengok.


aku sengaja panggil , sekalian membagi oleh-oleh kepada mereka.


Kak Teja yang merasa, kurang nyaman dengan itu semua. segera aku dekati aku gandeng dan aku bisikin.


"Senyumlah kak, walau sedikit."nanti mereka kira kita tak bahagia, baru menikah sudah pasang muka dingin.


Walau kak Teja capek karena beberapa jam menyetir mobil, dia mau mencoba memenuhi permohonan ku, memasang muka termanis dan bersikap ramah.


lihat-lihat." ibu - ibu pada senyum-senyum


"Iihhh..... lumerkan, melelehkan? apalagi,


para ABG, pada terkagum-kagum melihat suami aku.


Setelah beberapa jam berlalu dari acara ramah tamah itu ,rumah sudah mulai sepi.


" Akhirnya'!"


Kata kak Teja,"merebahkan diri di sofa. ibu  sudah di dapur menyiapkan makan siang kami.


"Makan siang agak telat kak , bagimana kalau kak mandi dulu ,aku siapkan kamar kita.


Dia hanya mengangguk , aku ambilkan handuk nya lalu kuserahkan padanya dan dia pergi mandi.


Setelah dia keluar kamar mandi .aku pun mandi juga.terus di lanjutkan dengan makan bersama . setelah makan kami pun masuk kamar lagi capek.


" Yank"duduk sini, !!


Kata kak Teja, sambil menepuk ranjang di dekatnya dia,aku segera menghampiri'nya dan duduk di sebelahnya.


" Boleh minta tolong pijit ," capek"!


Renggeknya memelas dan bahkan tanpa menunggu jawaban dari ku, dia sudah rebahan di ranjang ,tengkurap.


Aku tersenyum , ini bukan memohon udah memeritah namaun aku pum memijitnya perlahan sampai dia tertidur lelap.


Aku  ikut berbaring di sampingnya ,walau  tidak terlalu besar ranjang ku masih bisa untuk dua orang tidur.


Ketika terbangun ,sudah sore kak Teja dan ternyata kak Teja sudah bangun, sedang memandangiku. dia tersenyum manis, memamerkan gigi putihnya.


"Haizzz....  "!!


Aku jadi grogi, ya walau dia sudah jadi suami aku , tapi aku juga masih agak grogi, bila bertatap muka terlalu lama.


"Hai ,sudah bangun" ???


Dia mengelus pipi ku lembut dan masih tersenyum manis.


" Ayo kita keluar jalan-jalan di sawah, aku kangen lihat hamparan yang menghijau juga gemercik air di sungai.

__ADS_1


Aku hanya mengangguk padanya,  lalu bangun bersiap-siap  jalan sore. dia menungguku sebentar.  Berpamitan pada ibu,  kami pun berjalan-jalan menyusuri sawah di mana kita dulu suka main.


Ada beberapa tetangga yang menyapa dan kami pun menjawabnya ramah juga. kehidupan di kampung itu masih saja. kental dengan unggah-ungguh atau adat kesopanan , kita harus saling menyapa ketika berpapasan dengan orang di jalan. apalagi yang lebih tua dari kita.


Kami menikmati sore di sebuah gubuk


sampai matahari terbenam sempurna itulah kegiatan kami beberapa hari di kampung.


Tak terasa waktu bergulir cepat, sudah seminggu kami di kampung lalu kami pun berpamitan dengan Ayah dan ibukarena gak mungkin lama-lama kan takut kerja kantor akan terbengkalai.


Kali ini aku yang nyetir mobilnya, meski sudah beberapa kali"kak Teja mengatar, menyetir sendiri saat pulang kampung. tapi tidak begitu hafal, mungkin butuh waktu lagi. sedang pak Karta sudah pulang ke kota beberapa hari lalu.


Sampai di rumah sudah sangat malam


kami mandi dan makan malam."Bu nita sepertinya sudah tertidur. jadi kami pun langsung masuk kamar .kak Teja memijit aku, pengertian sekali sebentar saja lalu kita tidur .


Kami menikmati masa-masa pacaran.


setelah pernikahan begitu romantis.dia selalu pengertian dan perhatian.


Di kantor pun walau sama stafnya selalu


pasang muka dingin dan jarang tersenyum tapi.. kalau sama aku dia selalu  so sweet." banyak orang yang begitu gemes melihat kemesraan kami.


Aku pun juga sudah mulai terbiasa cepat


untuk beradaptasi di rumah Kak Teja.


aku sudah pun mengenal semua asiten rumah tangga yang ada,yang paling lama,


dan sudah setengahbaya  itu namanya mbok Ijah dia itu orang kepercayaan bu Nita , lalu Paini, Susan, Sunarsih satu lagi namanya Kinanti. mereka punya bagian masing-masing dalam bekerja.


Aku lihat kehidupkanku telah sempurna.


kebahagian itu ku rasakan, menikamtinya


dengan ucapan syukur, kepada Tuhan yang luar biasa melimpahi ku dengan anugrahNya.


Suami yang tampan yang mencintai aku apa adanya ,"ibu mertua yang baik dan mengasihi ku"apalagi yang kurang "?? aku rasa akulah wanita yang sedang berbahagia di bumi ini.


Kami mulai memasuki bulan ke empat masa pernikahan kami.di meja makan malam. kami sedang asik mengoborol tentang pekerjaan dan tentang rencana bulan depan akan meluncurkan model baju baru lagi. Ketika tiba-tiba bu Nita nyeletuk"


" Kalian ya"!"  bahas kerja-kerja "!"


bahas urusan kantor ke rumah  di meja makan. ngomong-ngomong kapan nich mama, bisa menimang cucu.??


Sambil melihat ke arah ku dan kak Teja.


"Glek."!  uhuk uhuk.  .."uhuk!!!


aku hampir tersedak ! kak Teja segera memberikan air minum untuk ku.


"Mama ini,kenapa"?" tiba-tiba saja pindah


haluan pembicaraan, Tu kan septi jadi kaget.!"


"Tenang mah mulai malam ini, kita akan lembur terus sampai ,Septia di nyatakan hamil"'mama doain saja.


Sambil ngedipin matanya ke mama mertua ku, kita berencana tapu rencana Tuhan yang jadi." kata kak Teja.

__ADS_1


Mama ,tersenyum dan manggut-manggut


mendengar, penjelasan kak Teja .dan kak Teja dengan santainya gomong gitu, aku terbelalak di buatnya.


" Haizzzz... "!" makluk mesum satu ini." tiap malam,aku bakal di kerjain dia.


Bukannya aku munafik, tidak mengharap belaianya, manja nya, tapikan apakah tidak  capek" ?? kalau tiap malam"!"


mana dia lama lagi kalau main.! pulang kerja kan udah capek, "seminggu 3-4 kali kan juga udah lumayan bagus.


Selesai makan malam kami pun ,masuk kamar. setelah gosok gigi kak Teja,"sudah di atas tubuh ku.."!


" Baby,"ayo kita laksanakan amanat mama dia tersenyum nakal.


"Haizz.. besok ya, sayang "aku...aku capek,"hari ini banyak kerja ." jawab ku, sambil pura-pura menguap dan memijit-mijit pundakku sendiri.


"Capek ya sayang."?. yang mana "sini "


dia mengusap pipi ku dengan ujung jari.


"Disini" (dia mengusap "daerah dada"ku


"aaatau sebelah sini,"dia mengelus-elus


pahaku,"sambil tersenyum nakal.


Aku mulai gelisah di buatnya,dia mulai menciumi ku,melepaskan satu persatu bajuku,dia mulai bermain,di bawah sana,


memasukan jarinya ke sebuah lobang membuat merasakan,geli yang nikmat.


"Aaku.."!! 


A-aku sudah mau keluar ,rengek ku sambil terus mendesah.


"Keluarkan saja...!!! katanya.


Aku sudah megelincang ketika dia mulai menidih ku ,gerakannya begitu lembut di awal lalu mulai cepat ,aku mempererat pelukan ku.


Nafas nya terasa hangat di kupingku makin lama makin terasa memberu dan akhirnya kami mencapai klimaksnya. dia mencium kening ku dan bibir ku bila,


selesai melakukan nya.


" Oke baby." aku tau kelemahhan mu....! kamu takkan bisa lagi , menolak ku baby


Dia mencubit hidung ku lalu menyelimuti ku dan memeluk ku.


---------Bersambung"---------


jangan Lupa


Like👍👍👍👍👍👍👍


comment ✍️✍️✍️✍️👍✍️✍️


and vote ✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌


Love you pembaca "💋💋💋💋💋💋💋


 

__ADS_1


__ADS_2