Cinta Pertama Tak Lekang Waktu

Cinta Pertama Tak Lekang Waktu
Dosa sodom dan gomora " ?


__ADS_3

Risty terpaku melihat Hans berjalan ke arahnya.ketampanannya tak di ragukan oleh semua manusia . senyumnya bisa melumerkan gunung es Himalaya.


Tatapan matan Elang' Hans, yang tajam mampu memporak-porandakan setiap hati wanita. permpuan mana, yang dapat bertahan untuk tidak menyerah dan pasrah bila dia mengunakan taktik, tiba-tiba tatapan itu meredup dan memohon.


"Siapa yang bisa memastikan tidak jatuh iba ketika dia memasang muka sok imutz nya di depan wanita.


"Dia ini makluk yang sangat berbahaya, yang dapat meyihir setiap wanita,untuk menoleh satu kali dua kali ketika bersimpangan dengannya.


"Saat dia mengigit bibirnya ,mengedipkan sebelah matanya,"Puff siapa yang tak tergoda meyerahkan diri untuk di peluk.


"Astaga,"! kenapa saya mendada tiba-tiba jadi berputis dan bisa mengombal dan romantis bengini"? Benarkah virus cinta akan membuat manusia seperti ini. aku yang dulu tak pernsh mau mengalah dan dibkalahkan di depan Hans tiba-tiba menjadi tunduk dan patuh.."? Haizzz.


Risty terus saja berargument dengan dirinya sendiri.


Tak sadar Hans telah berada di depannya.


mengatupkan mulutnya karena masih melongo.Hans melakukanya karena,Risty duduk di ruang keluarga, ruang utama yang bisa di pandang dari segala sudut bila tiba-tiba ada orang yang keluar kamar. " kalau tidak di situ, tentu Hans sudah menerkam bibir mungil itu dengan mulutnya.


Risty memelototin Hans,supaya gak malu ketahuan terkagum-kagum pada nya.


"Plak..."!! Hans menapar pipi Risty pelan lalu memgelusnya perlahan dengan jari telunjuknya.


"Muka kamu ini merah karena, saya tadi menampar mu, apa karena malu "? Goda Hans yang melihat wajah Risty yang merona merah sejak dia mengatupkan mulutnya.Hans selalu saja banyak akal menjahili Risty.


"Dua-dua," jawab Risty sambil mencoba mengalihkan pandangan ke tempat lain, jujur setiap dekat dengan makluk tampan ini, tiba-tiba jantungnya berdetak lebih kencang.


"Sejak aku mengenal ,Hans saya menjadi ingin menulis buku, buku nikah, " Damn !" kenapa otak ku menjadi sekonyol ini, rutuk Risty pada dirinya.


"Ayo kita sarapan, Mama dan Papa sudah menunggu di meja makan.kata Risty megalihakan pembicaraan dia tak ingin di bully Hans lebih lama.


Hans hanya mengaguk, lalu mengekor di belakang Risty.


Di ruang makan, kedua orang tau Risty telah duduk manis, sambil menghirup kopi dan teh mereka.


Hans menuduk sopan menyapa, mereka


tentu tak banyak perbedaan budaya antara Indonesia dan Malaysia yang masih di bilang serumpun dengan bangsa kita, bangsa melayu, adat dan bahasa mereka dengann bahasa Indonesia juga tak banyak perbedaannya.


Jadi kalau mereka berjodoh dan menikah tak butuh adaptasi lama,untuk buat mereka menyatukan dua keluarga menjadi ," big family.


Mereka hanya megobrol ringan-ringan, tentang rencana kedepannya, soal pernikahan belum banyak di singgung.


Hanya satu dua kali,itu semacam saran, dorongan atau bujukan supaya mereka bisa segera melangsungkan pernikahan.


Usai sarapan Hans dan juga Risty duduk di taman dan menikmati suasaana asri di sana.

__ADS_1


Terkadang Risty mencuri pandang ke arah Hans dan sialnya sering tertangkap oleh Hans.


"Gak usah mencuri pandang begitu" kata Hans segera menghadapkan mukanya pada Risty .


"Cehhh... siapa yang mencuri pandang, elak Risty lalu menatap ke arah lain.


"Hipokrit "!! cletuk Hans, kemudian Hans memutar tubuhnya ke arah pemadagan di depannya, mereka duduk bersandigan meski Hans meghadap ke depan dia masih dapat melihay Risty yang memandanginya.


" Apa kau bilang "!! teriak Risty.


Tak lama Risty kembali memandangi Hans lagi.


"Munaroh noh temanan sama munafik" ledek Hans yang menagkap basah lagi Risty yang mencuri pandang ke arahnya.


Risty pun sigap mencubit pinggang Hans.


"Dah'lah ketangkap basah tak mengaku, main tanggan pula ini,perempuan entah dari pelanet mana, grutu Hans.


"Aku mendegar umpatan mu Hans,"! balas Risty yang meliriknya.


"Baguskah segaja saja," biar mengerti, kalau nak di hargai orang, kenalah menghargai orang laen.'! kata Hans lagi.


"Jangan pakai bahas Upin-Ipin,Hans '! sergah Risty.


"Apa salahnye bahasa Melayu nich""! apa pasal anda marah kat saya,itu kan bahasa saya ' jawab Hans lagi.


kata Risty tanpa ragu akan hal itu.


"Hai...bagaimana anda memutuskan hal itu tanpa bertanya pada ku"!? kata Hans.


"Apa kamu tak suka tinggal di indonesia Hans "? tanya Risty.


"Suka... saya menyukai tempat ini, bahkan rumah ini,termasuk putri" Galak"! yang ada disini" jawab Hans.


"Lalu apa masalah nya...."?? tanya Risty


"Tentu kita harus minta ijin sama Mama dan papa ku, bukan kah kamu tau kita sama-sama anak tunggal. bukan kah harus di musyawarahkan "? kata Hans menjelaskan.


"Hans pas serius begitu terlihat sangat berwibawa dan terlihat dewasa, meski dia lebih suka menujukan ke orang lain sikap dan tindakan konyolnya. Risty mulai berbicara dengan fikirannya.


"Hai.... " malah melamun ! Hans menepuk pundak Risty karena diam saja untuk beberapa menit setelah Hans bicara.


"Jangan banyak melamun keusurupan kutilanak kau nanti "! kata Hans mencubit gemas pipi Risty.


"Achhh.... sakit.. tau "! kata Risty sambil mengusap-usap pipinya yang sebenarnya tidak sakit.

__ADS_1


"Ulu...ulu."! anak manja,mana yang sakit"? tanya Hans mendekat dan memeriksa pipi Risty.


"Yang mana yang sakit..."? tanya Hans yang pura-pura mencari bekas cubitanya.


"ini... "! Risty menujuk asal saja pada pipinya.


"Coba lihat "! telunjuk Risty di singkirkan Hans . lalu Hans megecup'nya lembut membuat wajah itu , langsung merona merah.


"Loh..kok malah merah pipinya"! padahal gak tak cubit cuma ku kecup. goda Hans yang melihat Risty malu-malu mau. megemazkan sekali.


Rasanya Hans ingin segera ,terbang pulang dan berteriak pada mamanya yang berada di Malaysia .. Mama... aku ingin kawin "!!


Hans, tersenyum sendiri dengan semua kekoyolan fikirannya.


"Risty... kita percepat yuk, rencana nikah kita,aku sudah kepengen bulan madu kata Hans tanpa basa-basi.


"Aku juga mau Hans,kita akan segera tancap gas bikin cucu buat papa, mama mereka sudah ngebet dari dulu.


"Hemm nona mesum" !! cletuk Hans.


"Yang ngebet mereka apa kamu, Ris goda Hans, melirik Risty.


"Mereka lah "! kalau aku mau kan udah dari dulu aku nikah..."! apa kamu pikir tak ada yang mencintai aku "!! Risty merasa di lecehkan.


"Singa betina ,macam kamu banyak yang sukakah"? goda Hans.


"Banyak... dari 10 yang mencintai ku hanya satu lelaki, itu pun yang punya selera sedikit miring, yang lain perempuan


jawab Risty membuat Hans jengekel.


Karena Hans sangat tidak ,suka dan tidak ingin ," Risty mengukit dan membangkit masa lalu apalagi , sampai Risty kembali terperangkap pada kesalahan yang sama, kembali kepada cinta sejenisnya.


Dia hanya ingin Risty hanya mencintainya, menyadari kodratnya dan tidak kembali pada dosa yang di lakukan pada kisah sodom dan gomora. kisah cinta sesama jenis yang membuat Tuhan murka dan menurukan hujan belerang dan api dari langit. Titik.


-------------Bersambung-------------


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜jangan lupa buatπŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Like πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


comment. ✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️


Vote ✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌✌


anda bisa mendukung karya ini dengan menekan bunga.🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Β 


__ADS_2