
Aku sedari tadi sudah rebah pasarah, karena acara pijit biasa mejadi luar biasa
pijit itu menjadi pijitan plus-plus dan erotis saat, jemari kak Teja mengesek -gesek benda kecil yang mirip dengan kacang tanah itu dengan intens.
"Uhhh... kak Teja, jangan... achhhh jangan..'! achhh...aku terus megelincang"!
"Jangan apa sayang, jangan berhenti, jangan lepaskan, hemm..... ? kakak Teja mulai menuduk, mengecup puncak dada,
mempermainkan lidahnya di sana, kadang menariknya pelan, apalagi yang bisa aku lakukan,"selain mengelincang mencengkram spray.
Dia masih asik mejilati puncak dada sedang tangan yang satu, memelintir dan tanggan lainya, mengesek area bawah.
Pasrah menerima perlakuannya, dan aku menikmati sensasi kecupan bibirnya , makin hari kak Teja semakin pinter dalam permainannya.
"Kak... aku merancu manja,sedang dia masih menikmati pucuk buah dada ku, yang membuatnya gemas kak Teja menyukai bagian itu,sejak pertama melihat saat tertumpah kopi dan dia menepuk-nepuknya dengan tissu , sejak saat itu fokusnya sering teralih kedada meski hanya sebentar.
Puas mempermainkan puncak dadaku, dia turun ke bawah,Ohh.. aku mecekram spray lebih kuat, lidahnya mendesak ke dalam dan keluar masuk.
"Sitt..."!!
Tubuh ku menegang mengelincang ," menarik sepray yang mulai tak karuan bentuknya. aku mejerit-jerit nikmat dan memohon memasukan punyaknya, kak Teja akhirnya memasuka senjatanya di sana setelah aku terus memohon dan menaikkan pinggulku membuat dia meremas kedua gudukan panta ku.
"Arrrrr...Hhh....."?!!
Kak Teja memompa dengan irama yang mulai menghentak dengan kuat dan perkasa.
"Uhhh.... kak.... "!! aku mengerang.
dia megungkung ku ,sambil tak berhenti, terus memompa senjatnaya di sana.
Ku kecupi lehernya ,membuat dia makin Hot dan aku mencekram pundaknya saat dia makin keras memompa, hinga pada pelepasannya mengucur hangat di dalam.
Dia mengecup kening ku lalu merebahkah diri di samping ku,
"Sayang bagaiama rasanya. "tanya kak Teja membelai lembut tubuhku.
"Makin hari makin hot,"tua -tua keladi makin tua makin jadi"! gurau ku.
"Apa kamu bilang aku sudah tua "?
"Hai... umurku belum mencapai setengah abad sayang, kak Teja mempermainkan jarinyanya di sekitar dada menelusiri lingkarannya.
Aku, masih kuat melakukan tiga sampai empat kali kalau kamu mau.kata Kak Teja memadangi,dengan tatapan mesumnya.
__ADS_1
"Kak mulai pintar melakukan Foreplay dengan membisikkan rayuan nakal dan desahan di kuping mengepel pangak paha dan semua benda yang vital, kak mainkan terutama gaya kak menagani pangkal paha ku, tadi saat di jilat dan di tarik lembut ," darah ku seperti naik sampai
ke ubun-ubun jujur nikmat sekali,"!!! Cekk" !Luar biasa "kak belajar di mana"?
"Tuan Algazali ,"kata kak Teja.
"Kapan kakak berhubungan dengan beliau ," seingat saya, bukankah beliau sudah meninggal "? tanya ku heran.
"Tuh... di buku warna merah "!! diary bibi Renata .sambil terseyum.
"Sebenarnya buku itu,diary apa buku kamasutra kak ?" tanya ku.
Sedang kak Teja hanya ,terkekeh saja mendegar pertanya ku.
"Aku pun tak tau, mungkin karena bekerja jadi kupu-kupu malam dan tak pernah keluar dari tempat itu ,membuat dia hanya menulis pengalaman nya dengan berbagai macam gaya. kata kaka Teja menjelaskan dengan logikanya.
" Mungkin juga demikian, apa bibi Renata benar-benar terkurung disana waktu itu :? tanya ku mulai tak percaya, karena dia di beri tau jalan rahasia oleh yuan Algazali. tanya ku, pada kak Teja.
"Aku rasa itu adalah piihanya,dia memilih untuk tetap tinggal di sana, mungkin juga karena dia telah menjadi ilegal dan tak ingin tetangkap. Kak Teja menimpalinya.
Ia kembali membuka buku diary bibi Renata. diary yang bersmpul warna merah itu.
"Kenapa kak Teja lebih menyukai buku diary bibi Renata daripada tuan Anggara tanya ku padanya," dia hanya terseyum.
"Apakah kak penasaran atau mulai mengaguminya "? tanya ku lagi mulai mendekatinya yang mulai bersadar di kepala ranjang.
14 February 19xx
Anggra datang dengan seikat bunga mawar ke sukaan ku, aku merasa benar-benar mulai mencintainya, meski dia tak bisa memberiku materi namun dia memberikan kasih sayang, dan membuat aku belajar arti kata cinta bukan sekedar nafsu belaka.
Dia pernah mengajak ku lari dari tempat ini, menjalani hidup yang baru bersama. namun apakah mungkin, itu terjadi bagaimana pun dia anak seorang lelaki terpandang di kota ini.
Apakah tidak menjadikan dia, bahan ejekan bila ketahuan kalau dia melarikan diri dengan seorang pelacur ""?
Otak waras ku masih berjalan dengan normal meski aku sanggat mengiginkan. semakin aku mencintainya aku 'harus rela melepas nya demi masa depannya dan mengabaikan kebahagian ku yang semu.
Mungkim saja ini hanya sekedar cinta monyet saja. percikian cinta anak muda, dia terlalu baik untuk ku, dan dia pantas mendapatkan wanita yang lebih baik dari ku yang hanya kupu-kupu malam yang telah di jamah banyak orang.
Aku pernah memintanya pergi dan jangan pernah datang kembali,tapi... dia marah bahkan dua hari di kamar ku, tidak mau makan karena merajuk.
Meski pada saat itupun aku tetap saja menerima beberapa tamu supaya dia sadar siapa aku, agar dia tak berharap , tentang cinta dan hidup bersama .
" Mungkin dengan menyakitinya sangat dalam,akan mudah baginya membenci ku dan melupakan.
__ADS_1
Dia masih tak mau keluar dari kamar sempit di dinding tembok kamar ku, tuan Algazali juga memberikan aku ,rahasia kamar itu,dengan membayarnya mahal.
Bukan dengan uang karena dia sendiri berkelimpahan, tentu aku membayarnya dengan tubuhku, yang harus membiarkan diriku di permainkan lanyaknya boneka dan binatang peliharaannya yang penurut.
Tuan Algazali,mempunyai imajinasi yang sangat liar dan sedikit brutal, di tambah sejantanya yang berkuran jumbo yang selalu saja membuat ku bertekuk lutut di hadapannya dan sejujurnya puas bsrsamanya.
Dari balik tembok itu, Anggara dapat melihat seluruh pergerakan,dan aktifitas di dalam kamar. tanpa tamu-tamu ku tau ada yang mengitup.
Lukisan yang besar di tembok kamar, lukisan seorang wanita yang memangku seokor kucing .
jika orang dapat meneliti dengan jelas, lukisan itu. dia akan tau kalau mata kucingnnya, bisa berubah jadi mata sungguhan seseorang yang mengitip di sana.
Waktu itu tamu ku VVIP semua yang suka main kasar atau lama, salah satunya adalah papanya Anggara. kali ini dia benar-benar dapat melihat dengan jelas bagaimana, papanya megagahi aku, bagaiaman papanya memperlakukan ku, dengan keras dan ganas.
Tuan Algazali ,kali ini memakaikan, kalung layaknya Binatang peliharaannya ,menarik talinya,sedikit keras sehinga aku , agak sulit bernafas .
Sementara di belakang ku,dia mengejot dengan cepat, kalau dogy style yang melakukan nya adalah dia, rasanya tidak ada wanita yang akan diam tak menjerit keras,Uhhh....a chhhhh..... "!!
"so Big.... "!! ohh..."!
Aku merasa senjatanya melesat jauh ke dalam.bila dengan gaya demikian, bibirku aku gigit sampai biru, satu hal yang aku faham."bila aku mendesah dan menjerit keras di hadapam tuan Algazali, baginya itu seperti permohonan "Harder baby plse...!
Taun Algazali, menabok pantatku, ayo menjerit Renata,"memohon padanku
teriak " tuan Al."ayo.....plak....Plakkk...."!!!
" Uhhh..."! aku tetap saja, berusaha diam dan tak menjerit, supaya dia tak merasa saya sedang memberi semanagat dan energi untuk terus memompa ku.
"Otak tuan Algazali, mungkin sedikit terbalik antara pendegaran pemikirannya, jika engkau mejerit kencang dia akan main kegirangan dan senang dan makin lama makin ganas makin bangga, akan keperkasaannya dan akan menujukan lagi dan lagi.
Aku sempat memandangi mata kucing yang ada di samping ranjang ku, mata itu tak berkedip memandagi permaian kami.
'Ohh"...Anggara,apakaha kamu sedang menangis," melihatku tak berdaya dalam gengaman papa mu,yang menungangi dan memperlakuka ku layaknya binatang di ranjang."!
-------------Bersambung-------------
πππjangan lupa buatπππ
Like ππππππππ
comment. βοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
Vote ββββββββββββ
__ADS_1
anda bisa mendukung karya ini dengan menekan bunga.πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Β