
Jam 5 sore Kak Teja mejemputku dan aku memakai baju yang telah aku siapkan. Kak Teja memandangiku sebentar lalu dia membukakan pintu untuk ku sambil membukuk,"silahkan tuan Putri.
Haiiisss,,apasih "? kak Teja kayak pelayan saja cletuk ku.
"Ya ,"hari ini aku adalah pelayan anda perlakuan hamba mu sekehendak hati mu tuan putri dan dia tersenyum manis .lalu duduk di tempatnya menyetri menuju taman kota!
Sesampai disana kami berjalan-jalan di taman. beberapa orang memandang kami apakah ada yang aneh ? aku rasa tidak ! mungkin karena ada Tuan Teja yang di samping ku yang lumayan terkenal dan juga wajahnya sering tampil di koran atau majalah. mngkin karena pakain dia terlalu formal setelas jas sedangkan aku hanya mengunakan kaos oblong saja, haiz.... perduli amatlah dengan kata mereka.
Kami duduk di taman mengobrol sampai,
langit agak gelap lalu berdiri jalan menuju restaurants yana kita akan singgah tapi... sesampai didepan kulihat sepi , hanya ada pelayan di sana.
"Kak,kok sepi apa belum di buka restaurantsnya ?
"Buka "ayo masuk aku lihat siang tadi ramai sekali.
Kami masuk kedalam lalu duduk. pelayan restaurants mendekat memberikan menu makan lalu pergi.
Kamu mau makan apa....? tanya kak Teja.
Aku menujuk makanan yang aku ingin kan ,sekalian minumannya dan Kak Teja melambaikan tanggannya memanggil pelayan untuk mencatat pesanan kami.
Sementara kami menunggu, ada seorang pelayan berjalan membawa sebuket bunga mawar merah, mereka berjalan ke arah kami dan berhenti tepat di meja kami, meyerahkan buket bunga kepada ku.
"Untuk nona Septiya"kata pelayan itu.
"Uuntuk aku....? tanya ku terkejut," pelayan itu hanya menganguk.
Aku ter'nganga ,memandangi Kak Teja tapi..dia ... terlihat cuwek, bahakan acuh.!
"Mungkinkah"? anda salah orang kata ku (aku menyerahkan buket itu kembali,tapi pelayan itu menolak menerima kembali.)
"Benar ini dengan nona,Septia dwi anjani?dan ini buat nona.,dia meyodorkan kotak kecil . ketika ku buka aku tersentak "!
Sebuah gelang tali dan ada ukiran insiyal nama kami . septia & Prayogo, aku ingat betul gelang itu aku mencocokan gelang itu dengan gelang yang aku pakai ...!!
Sama iya,memang ini milik dia ku lihat secarik kertas tulisan Prayogo dan tertulis begini:
untuk "my sweet baby "
Karena keadaan yang membuatku,tak mampu menjaga mu seperti janji ku .
akan melindungi mu slalu di setiap waktu
Berusaha di sisi mu di setiap musim mu susah maupun senang kita akan lalui bersama. sedihnya aku karena tak bisa menepatinya keadaan mrmperkosa ku jauh dari mu.
Sang waktu tak bisa ku paksa berhenti
saat aku memelukmu . hatiku tersayat seperti ribuan pedang menghujani dadaku yang bidang. melihat kamu menangisi kepergian ku.
Namun sampai saat ini. ketika engkau membaca tulisan ini. aku masih tetap
menjaga gelang kita, hati ku untuk mu.
Sampai detik ini,hati ku hanya untuk mu.
tak ada yang lain selain kamu. apakah engkau juga begitu ?"sama seperti ku merindukan mu setiap waktu ,bahkan nafas ku terasa berat tanpa mu,sungguh.
dapatkah engkau merasakannya ??
__ADS_1
derita ku merindukan mu "? "
Maafkan atas ke pengecutan ku,karena
baru kali ini aku punya kekuatan dan
keberanian mengungkapkannya...!
Aku mengasihi mu,Septia, aku sangat mencintai mu kamu satu-satunya yang pertama dan yang terakhir bagi ku dan aku bersumpah tidak ada yang lain selain kamu.
I Love U ," Septia
really - rEally Love You !-
💋
by Prayogo
Ku arahkan mata ke seluruh ruangan itu ,
mata ku nanar air mata mulai deras di pipikuaku tak mampu lagi mEmbedung air mata ku rasa bahagia dan haru menjadi satu tapi tak kulihat orang lain selain pelayan Restaurants.
Ku lihat wajah Kak Teja tiba-tiba dingin, aku ingin berdiri , aku ingin mencari sang pEmilik gelang itu. aku rindu aku ingin memeluknya. aku.....aku juga ingin sekali mengukapkan rasa ku yang terus meridu.
Aku sudah berusaha move on dengan membuka hati untuk yang lain tapi tak ada yang sepertinya mencintai sedemikian kuat yang menjagaku melebihi dirinya sendiri.
Penasran seperti apakah dia Sekarang ?" aku ingin berterika memangil namanya.
"Mau kemana"!? tanya nya.
"Aku-aku...mau cari Prayogo,"jawabku
"Sepeting itukah dia bagi mu ?"sehingga kamu,mengacuhkan aku, apakah kamu benar-benar mencintainya ? " kak Teja menatapku tajam wajahnya datar. sulit ku tebak ! "
" Lepaskan aku kak, ku mohon pada mu
aku sungguh sanggat merindukannya,
bertahun -tahun aku berusaha melupakan nya,aku berusah move on darinya bahkan berkali-kali membuka pintu hatiku untuk orang lain tapi tetap aku merasa hampa. apalagi mantanku mencintai ku separuh hati ,ku lihat mereka dengan perempuan lain selain aku...tapi .......
"Kak Prayoga dari dulu akulah wanita nya satu-satunya teman sepermainan dan yang paling akrab,bahkan sampai detik ini. dia masih tetap mengasihi ku tidak mencari yang lain selain aku. bertahan dengan rindunya."cintanya,kasihnya pada ku !
"Sampai sekarang lihat kak ini ..... ini buktinya aku terus menangis dan terus melihat ke segela arah berharap dia muncul.tiba-tiba Kak Teja berdiri .
"Sudah -sudah cukuplah itu" kak Teja memelukku erat sekali.
"Lepaskan aku Kak !! aku meronta.
"Aku Prayoga Septia, aku Prayogo mu, jawabnya mempererat pelukannya.
Aku masih meronta dan akhirnya dia,
melepaskan pelukannya, lalu membuka jasnya membuka baju , memperlihatkan lengannya ada jahitan panjang disana.
"Hitunglah." kamu masih ingat,"!?"
__ADS_1
berapa jahitan nya ? apa kamu masih ingat kata-kata terakhir ku,sebelum aku pingsan karena kehabisan darah, dan aku hanya mengagukan kepala ku.
"Karena ingin melindungi mu dari anjing liar. inilah yang ku dapatkan apakah kamu masih inggat !?'
Aku hanya terus mengganguk-angukan kepalaku menjawab setial pertanyaannya.
"Tapi..kenapa," Kak diam saja! bahkan tadi
kakak tiba-tiba dingin dan marah saat aku mau cari Prayogo"? kenapa kak kenapa ?aku memukuli dadanya dada dimana sering ,aku buat menumpahkan tangis ku dada yang sering, mendekap ku saat aku takut, aku merindukannya.
Aku terus memukulinya dengan tanganku. Kak teja kemudian memegang ke dua pipi mencium bibir ku dan aku menikmatinya aku bahkan membalasnya.dengan ikut ******* bibirnya lumayan lama sampai aku tersadar ini di sebuah Restaurant.
Sedikit malu aku menoleh ke kanan kiri tapi, sepi pelayan tadi entah kapan dia pergi. Dan tiba-tiba tak ada orang yang berkeliaran disana. hanya dua orang yang terlihat. itupun di depan pintu restaurant yang tertutup, setelah kami duduk .kulihat Kak Teja,"menelfon seseorang.
Lalu... lampu tiba-tiba mati pesanan kami datang dengan lilin di meja kami dan ada lilin-lilin kecil di beberapa tempat di sini. semerbak harum aromaterapi aroma mawar dan Love song yang di putarkan di Restaurant menambah romantisnya malam ini.
"Malam ini,Septia dwi Anjani maukah kau menjadi pacar ku ?
kak Teja," berlutut meyerahkan sebuket
mawar merah tadi,
" I Love You ," Septia.
Aku kembali melihat bunga mawar merah itu. aku kemudian menerimanya dan aku kembali perhatikan bunga,! mawar merah itu berjumplah tujuh kelopak itu. dan
kak Teja memandang, sambil tersenyum manis sekali.
"Kakak ja-jadi..kakak, sudah tau, sengaja mengoda ku, waktu kerumah nanya-nanya tentang Prayogo"?
"Aku tau kamu mengitrogasi ku terus, karena ingin menjebak ku, mencari tau tentang perasanku,"dasar pecundang !! dia malah,tertawa terbahak-bahak.
"Tentu saja ,aku mengetesnnya,"megetes rasa mu dan kedalaman cinta mu dan sekarang akupun telah mengungukapkan nya bukan dan satu lagi,kenapa kamu,
yang banyak protes ke saya , harusnya aku yang protes," karena kamu sudah beberapa kali,mengantikan posisiku dengan yang lain.
"Haiizzx, "salah kakak yang tiba-tiba pergi katanya mau berkirim kabar tapi...hilang seperti di teLan bumi .. ! aku pun terus membela diri.
"Alasan."ayo makan,dia meyela protes ku"
setelah makan,"kita bikin perhitungan.
Ku lempar gulungan serbet yang ada meja
dengan gesitnya kak Teja, menghidar.
"Tidak kena baby ." dia mengejek ku dan kami pun tertawa bersama .
Dejavu ..ya... memang dulu kami sering melakukan hal-hal seperti ini dia akan terlihat dingin kepada orang lain, hanya kepadaku saja dia selalu bersikap hangat hanya kepada ku.
Kenapa aku tak tau atas,sikap Kakak Teja selama ini "? dan perhatiannya, kodenya kalau dia Prayoga.aku memakan-makan malam ku dengan senyum-senyum dan
hati yang berbunga -bunga.
Untung penerangnya cuma lilin jadi Kak Teja gak melihat muka merahku.menahan malu!
----------Bersambung----------
Bunga mawar 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
------------------
__ADS_1