
Stelah aisyah pergi ke kamarnya, fadil berangkat ke perpustakaan untuk mengambil buku, Saat berjalan menuju perpustakaan fadil tak sengaja menabrak seseorang saat berbelok, seseorang itu membawa banyak buku, sehingga menutupi wajahnya.
"aduh..." ucap wanita tersebut, semua buku yang di bawanya jatuh berhamburan di lantai.
"maaf... Maaf saya tak sengaja" ucap fadil membantu merapikan buku yang jatuh.
"iya ti..tidak apa2 " ucap wanita itu menunduk malu.
"mari saya bantu membawa bukunya" ucap fadil menawarkan.
"tidak usah, terima kasih" ucap wanita itu menolak.
"tidak apa2, lgi pula kamu terlihat kesulitan membawanya, mau di bawa kemana semua buku ini?" tanya fadil.
"mau di sumbangkan kepada anak2 yang membutuhkan" ucap wanita tersebut.
"owh.. Gitu.. ucap fadil.
"oh ya nama kamu siapa?" tanya fadil
"ra.. rani "ucap rani gugup, dan bertemu lah mata keduanya saat rani menegakkan tubuhnya, saling berpandangan saling menatap lama.
"masya allah... wajahnya Cantik dan teduh, Aduh... Jantung ku mendadak serangan jantung kalo terus menatapnya" fadil dalam hati.
"masya allah.. Ternyata ustadz fadil.. Tampan sekali dari dekat, dan kenapa hati ini serasa
ingin melompat dari tempatnya" rani dalam hati. lama bertatapan akhirnya mereka tersadar.
"astaghfirullah" ucap mereka kompak saat kesadaran mereka kembali.
__ADS_1
"hmmm ba baiklah ayo" ucap fadil salah tingkah.
"i..Iya"jawab rani menunduk malu.
tak butuh waktu lama mereka tiba di sebuah bangunan yang terbuat dari papan, di dalamnya terisi banyak buku, Dan terlihat beberapa anak2 yang sedang membaca.
"assalamualaikum" ucap rani tersenyum pada anak2.
"waalaikum salam" jawab anak2 kompak.
"ukhti rani.. Bawa apa?" tanya salah satu anak perempuan yang menghampiri rani.
"ukhti bawa buku2 buat kalin belajar" ucap rani berlutut mensejajarkan badannya dengan anak kecil tersebut.
"wah... terima kasih ukhti rani" ucapnya.
"iya sama2, apakah kamu suka?" tanya rani mencubit hidung anak kecil tersebut.
fadil yang melihat kelembutan rani pada anak2 merasa kagum padanya, tanpa fadil sadari ia melihat rani tanpa berkedip karna terpesona.
"kakak tampan ini siapa ti rani?" tanya anak itu menunjuk fadil.
rani yg mendapatkan pertanyan langsung melihat ke arah fadil Yang sedang melamun melIhatnya.
"ustadz fadil..."panggil rani menyadarkan.
"owh.. I.. Iya ada apa" ucap fadil Menggaruk garuk nelakang kepalanya yang tak gatal dan salah tingkah.
"kenalkan ini dinda.." ucap rani lembut.
__ADS_1
"dinda, ini ustadz fadil, ustadz baru di pesantren" ucap rani pda dinda.
"Hai dinda.. Dinda kelas brapa?" tanya fadil mencondongkan tubuhnya.
"aku kelas 2 sd ustadz tampan" ucp dinda tersenyum manis.
rani yang mendengar ucapan dinda hanya bisa menggelengkan kepalnya dan tersenyum melihat reaksi fadil.
"owh... Kelas 2, terima kasih ya udah bilang ustadz tampan" ucap fadil mencubit hidung dinda.
Stelah selesai meletakkan buku2, rani dan fadil beranjak pulang ke pesantren, dengan fadil du depan dan di ikuti rani di belakangnya.
"kamu sering ke sana?" tanya fadil.
"hanya seminggu 2 kali, karna bergantian denga yang lain" ucap rani.
"yang lain??" tnya fadil bingung.
"iya, kita mengajar di sana, karna mereka tidak mampu membayar sekolah, maka dari itu kita lah yang mengajar mereka secara bergantian, ada aku, aisyah dan 2 temn kami" ucao rani menjelaskan.
"wah... Hebat ya kalian" ucap fadil kagum.
Stelah sampai di pesantren, mereka berpisah di depan perpustakaan.
"hmmm... Terima kasih telah membantu " ucap rani Tersenyum.
"iya sama2.. " jawab fdil.
" ya sudah saya pulang dulu ustadz, assalamualaikum... " pamit rani Meninggalkan fadil.
__ADS_1
"Waalaikum salam... Hati2" ucap fadil ttersenyum senang.