Cinta Suci Santri Putri

Cinta Suci Santri Putri
Apa!!


__ADS_3

Stelah perbincangannya dg rendi di restaurant, revan memasukkan pakain yg akan di bwanya ke belanda, sebenarnya revan berat hati untuk pergi karna ia telah merasa nyaman di pesantren, tapi dia tak bisa melihat kakek yg sangat di cintainya sendirian menghadapi kesakitan.


"kamu mau kemana van?" tanya kevin saat meliht revan sibuk memasukkan pakaiannya.


"aku harus ke belanda vin..." ucap revan ttp dg posisinya Yg menahan kesedihan.


"kenapa? kita kan madih 2 bulan lgi di sini" ucap kevin syok mendengar ucapan revan.


Dg kening mengkerut kevin menepuk pundak revan dari belakang.


"van.. kenapa?" tanya kevin lagi.


"kakek kritis vin.. Hiks hiks hiks" tangis revan pecah lalu memeluk kevin, ia tak bisa terus menahan kesedihannya, dia sangat menyayangi kakeknya tapi dia jg ingin ttp berada di sini.


"sabar van.. kakek pasti baik2 aja" ucap kevin sendu sambil menepuk nepuk punggubg revan untuk menenangkannya.


"semoga aja vin" ucap revan melepas pelukannya.


"kamu udh bilang sma aisyah?" tanya kevin lekat menatap revan.


"belum.. Biar pak kyai yg bilang" ucap revan menunduk.


"aku ikut kamu ya van.." ucp kevin.


"kamu harus ttp di sini buat jagain aisyah sma buat beljar ngaji vin" ucp revan menatap kevin.


"Van.. Aku di sini karna kamu di sini, kalau kamu pergi aku jg ikut pergi, aku ini assisten kamu van" ucap kevin.


"tapi Vin...


"gk ada tapi2an, pokoknya aku ikut kemana kamu pergi" ucap kevin menepuk pundak revan meyakinkan yg langsung di angguki oleh revan. Stelah mendapatkan persetujuan dri revan, kevin segera mengemasi barang2nya.


"ayok berangkat" ajak kevin yg telh selesai mengemasi barangnya, Lalu mereka berjalan menuju rumah pak kyai untuk meminta izin.


Di rumah kyai sudah ada rendi yg menunggu mereka berdua, rendi telah siap dg barang2nya dan akan langsung berangkat ke bandara stelah dri pesantren.


"assalamualaikum" ucap revan dan kevin bersamaan.


"waalaikum salam" jawab abah dan rendi.


"sudah siap?" tanya rendi saat revan menyalaminya.


"udah yah" jawab revan dg menganggukkan kepalanya.


"ya sudah.. Ayok kita brangkat" ajak rendi pda keduany.


"pak kyai.. Kita brangkat dulu.. assalamualaikum" ucap revan dg menyalami kyai.

__ADS_1


"iya Kalian hati2 ya.. Walaikum salam" ucap abah.


******


"kevin baik bgt sih sma aku" ucap risa dalam hati dg senyum yg terukir di bibirnya.


"hayo.. Kamu ngapain sa" ucap nisa dg menyenggol lengan risa.


"ihhhh.. Kamu ngagetin aja sih nis" ucap risa dg muka yg masam Semasam jeruk nipis.


"lagian.. Kamu senyam senyum sendiri.. emang lagi bayangin apaan sih" ucap nisa dg mengedipkan matanya menggoda risa.


"ehmm... gk bayangin apa2 kok" ucap risa bingung.


"heleh.. Gk ngaku lagi" ucap nisa tersenyum licik.


"emang risa ngelamunin apaan nis?" tanya rani lembut yg baru tiba.


"dia itu.. Lagi ngelamuni....


"gk ngelmunin apa2 kok" ucap risa dg membungkam mulut nisa dg kedua tangannya.


"ehmm.......


nisa kehabisan nafas karna di bungkam oleh risa tapi dia tak kehabisan akal, lalu nisa menggigit tangan risa Dg kuat.


"aduchhhhhh " pekik risa kesakitan dan langsung melepaskan bubgkamannya dan mengibaskan tangannya.


"salah sendiri ngebungkam mulut dan hidungku, kan aku gk bisa nafas" ucap nisa kesal dg masih mengambil nafas.


"kalian apaan sih.. Ribut terus" ucap aisyah tersenyum menghampiri teman2nya.


"ini ni nisa yg ngajakin aku ribut terus" ucap risa dg muka cemberutnya.


"ya udah.. Jngan brantem lagi" ucap aisyah menasehati.


"oh ya.. Aku mau ke rumah abah, mau bantuin umi masak" ucap aisyah lembut menatap teman2nya.


"ya udh gpp.. pergi sana" ucap rani tersenyum.


"baiklah.. Assalamualaikum" ucap aisyah meninggalkan teman2nya.


"waalaikum salam" ucap teman2nya bersamaan, dg tersenyum senang aisyah berjalan menuju rumah umi, dia merasa sangat senang hari ini, walau ia tak tau sebabnya.


"assalamualaikum" ucap aisyah yg telh tiba di depan rumah abah.


"waalikum salam" jawab abah dari dalam.

__ADS_1


"abah.. " ucap aisyah dg menyalami abah.


"umi mana bah?" tanya aisyah lembut.


"umi masih belanja di warung" jawab abah.


"syah.." panggila abah dg aisyah yg langsung menatap abah.


"iya bah.." ucap aisyah tersenyum.


"revan dan kevin tadi pergi.." ucap abah menatap aisyah.


"owh.. Ya gpp" ucap aisyah santai.


"emangnya abah suruh apa ke mereka?" tanya aisyah yg mengira revan dn kevin habya berbelanja di luar.


"abah gk suruh apa2 ke merka" ucap abah menggelengkan kepalanya.


"trus.. ?" tanya aisyah dg Alis yg bertemu.


"revan dan kevin pergi ke belanda" ucap abah.


"owh...


"Apa!" ucap aisyah kaget.


"ehmmm ma maaf bah" ucap aisyah lirih dg senyuman yg memudar.


"iya gpp" ucp abah.


"kenapa mereka pergi ke belanda? berapa lama mereka di sana? dan kenapa mereka mendadak pergi ke sana?" tanya aidyah bertubi tubi yg membuat abah bingung mana yg hrus di jawab lebih dulu.


"kalau tanya satu2 ya.." ucaap abah mencubit hidung putri kesayangannya Itu dg gemas.


"Kakek revan yg berada di belanda sakit, maka dri itu mereka kesana setelah ayahnya revan kemari tdi pagi, Kalau soal berapa lamany.. abah gk tau" ucap abah menjelaskan, aisyah yg mendengarkannya merasa sedih dan khaeatir, sedih karna revan pergi secara mendadak, dan khawatir karna takut jika revan blm bisa menyelesaikan syaratnya sblum aisyah pergi ke qairo.


"syah.." panggil abah lembut menyadarkan aisyh dri lamunanya.


"eh.. Iya bah" jawab aisyah sendu.


"abah masuk ke kamar dulu ya, abah mau istirahat, kamu tunggu saja umi" ucap abah.


"iya bah.." ucap aisyah menganggukkan kepalanya.


*******


**author...

__ADS_1


Hello readers.. Minal aidzin wal faidzin yaπŸ™πŸ™mohon maaf lahir dan batin..πŸ˜‰πŸ˜‰


Jngan lupa like, komen dan vote ya**...


__ADS_2