Cinta Suci Santri Putri

Cinta Suci Santri Putri
The secret brain


__ADS_3

Baca juga novel author yang judulnya "calon dokter" yaaa...


Selamat membaca Readers...


.


.


.


Setelah menempuh kurang lebiha tiga belas jam, pesawat yang di tumpangi Aisyah tiba di bandara Soekarno-Hatta, Fadhil telah menunggu sekitar tiga puluh menit di ruang tunggu menunggu kedatangan Aisyah, sedangkan Abah dan umi tidak bisa ikut menjemput karna mempunya urusan lain.


Aisyah keluar dan menatap Fadhil yang tersenyum padanya, Aisyah terlihat lebih dewasa dari sebelumnya, cantik dan anggun dengan balutan gamis berwarna merah dan hijab cream pashmina



(Anggap aja ini foto Aisyah dengan gamis merah dan hijab creamnya....)


Fadhil tersenyum menatap Aisyah yang terlihat begitu cantik, ia lambaikan tangannya pada Aisyah, Aisyah membalas lambaian tangan Fadhil dengan segera menghampiri Fadhil.


"Assalamualaikum kak" ucap Aisyah lembut lalu menyalami Fadhil.


"Waalaikum salam adik kecilku" jawab Fadhil hangat. Aisyah melihat ke kiri dan kanan, mencari keberadaan orang tuanya.


"Abi sama Umi mana kak?" tanya Aisyah bingung.


"paman sama bibi ada urusan, jadi gak bisa ikut jemput kamu" ucap Fadhil lembut.


"gak apa-apa kan?" tanya Fadhil yang menatap wajah Aisyah sedih.


"Iya gak apa-apa" jawab Aisyah dengan tersenyum menyembunyikan kesedihannya.


Setelah berbincang melepas rindu, mereka segera menuju mobil dan memasukkan barang barang Aisyah, saat di dalam mobil keadaan hening, walau sebenarnya Aisyah ingin sekali bertanya tentang keberadaan Revan dan keadaanya.

__ADS_1


"ehmm kak" pabggil Aisyah ragu.


"ada apa syah?" tanya Fadhil.


"a ada banyak yang mau aku ceritain dan tanyakan" ucap Aisyah gugup.


"kita akan cerita setelah kamu istirahat ya" ucap Fadhil paham, Fadhil telah mengetahui perihal sahabatnya Farhan yang menyukai Aisyah, karna terus terang sebelum Farhan menyatakannya pada Aisyah, Farhan bilang terlebih dahulu pada Fadhil, Saat Farhan bicara dengan Fadhil, Fadhil tidak melarangnya ataupun mendukungnya, karna semua keputusan ada pada Aisyah.


"Kamu mau cerita tentang Farhan ya?" tanya Fadhil tersenyum, Aisyah mengerutkan keningnya heran.


"kok kak Fadhil tau?" tanya Aisyah penasaran.


"ya taulah, Farhankan sahabat kakak" ucap Fadhil.


"tapi aku gak cuma cerita jtu" ucap Aisyah sedih.


"Iya, nanti kalau kamu udah istirahat kamu bisa cerita sepuasnya" ucap Fadhil.


"Baiklah" ucap Aisyah tersenyum.


Di rumah sakit tempat Revan di rawat.


"Bagaiman vin? apa kamu sudah menemukannya?" tanya Rendi penasaran.


"belum om" jawab Kevin pasrah dengan menyederkan tubuhnya pada sofa, Lelah satu kata dibenaknya, lelah mencari keberadaan nenek, lelah menunggu Revan sadar, lelah mengatur perusahaan tanpa Revan begitu pikirnya.


"Mama benar benar keterlaluan" ucap Rendi kesal.


"Sudah papa bilang mamamu itu tidak akan berhenti bertingkah jika dia tidak mati" ucap Kakek dingin.


"Semua anak buah terbaik sudah kita kerahkan, namun hasilnya sama saja nihil" tambah kakek.


"Aku tidak menyangka mama akan sehebat ini menyembunyikan identitasnya" ucap Rendi.

__ADS_1


"jangan heran kamu Rendi, ingat mamamu dulu di didik oleh keluarganya menjadi wanita yang hebat dan kuat, namun sayang di salah gunakan" ucap kakek pilu.


"Selama ini apa papa menderita bersama mama?" tanya Rendu tiba-tiba.


"huhhh, terkadang mamamu itu memang sangat bertingkah, semaunya sendiri, tak mau mendengarkan papa, hingga pada suatu saat seluruh kekayaan keluarganya jatuh ke tangan papa" ucap Kakek menjeda.


"Dia berubah menjadi penurut, menuruti perintah papa, mau memiliki anak dari papa, dan kamu tau karna apa? " tanya kakek pada Rendi, Rendi mengangkat bahunya tak tau.


"karna dia tidak memiliki harta lagi, semua harta baik dari keluarga mama dan keluarga papa jatuh ketangan papa dan akan diturunkan kepada penerusnya"ucap Kakek.


"kenapa keluarga mama tidak memberikannya kepada mama?" tanya Rendi penasaran.


"Karna kedua orang tua mamamu sudah mengetahui prilaku buruk mamamu dan juga kekasihnya" ucap Kakek.


"Yahhh walaupun begitu, mama pasti menyayangi kalian semua" ucap kakek.


"tidak ada orang tua yang tidak menyayangi anaknya Rendi" tambah kakek dengan menepuk nepuk pundak Rendi.


"kerahkan seluruh anggota rahasia terbaik keluarga" perintah kakek pada Rendi.


"maksud papa apa?" tanya Rendi bingung.


"Kerahkan anak buah rahasia terbaik keluarga kita Rendi" ucap kakek lagi. Rendi mengerutkan keningnya bingung.


"The secret brain" ucap kakek yang langsung di mengerti oleh Rendi, the secret brain adalah anak buah terbaik dan tercerdas di keluarga besar kakek, kakek akan memerintahkan mereka terjun ke lapangan jika keadaan telah sangat darurat, karna kemampuan mereka yang luar biasa membuat kakek menjaga keberadaan mereka, karna takut jika ada orang lain yang akan memperalat mereka.


******


Hi hai Readers...


Wahhhh kakek siap perang ni sama nenek..


Kita doakan agar Revan cepat sadar dan nenek ketemu ya Readers...

__ADS_1


Kalo nenek ketemu mau kalian apain ni??


Jngan lupa like komen dan votenya ya😉😉


__ADS_2