Cinta Suci Santri Putri

Cinta Suci Santri Putri
Bimbang


__ADS_3

Aisyah bersama yang lainnya tiba di bandara, tak selang lama, penumpang pesawat menuju ke qairo di panggil untuk segera menuju pesawat, Aisyah bersama Fadhil pamit oada semuanya, rencananya Fadhil menemani Aisyah hingga seminggu, setelah itu ia kembali pulang ke Indonesiaembantu abah.


setelah mengantar Aisyah Revan dan Kevin merapikan pakaian mereka di pesantren, mereka akan kembali ke rumah dan kembali mengurus perusahaan, tapi bukan berarti Revan tak akan kembali ke pesantren, dia akan ke pesantren seminggu sekali bersam Kevin, sedangkan Clara tetap tinggal di pesantren, karna dia ingin mendalami agama.


Reza melanjutkan kuliahnya di Turkey, setelah dia menerima beasiswa dari sana, Reza sengaja tidak melanjutkan ke Qairo, karna dia tidak memiliki saudara di sana, jika di Turkey dia akan tinggal bersama pamannya, sedangkan Ricko melanjutkan pendidikannya di jurusan arsitektur, dia sengaja mengambil jurusan yang sepadan dengan Nisa, dia sengaja mengikuti Nisa di kuliah yang sama, karna dia memiliki perasaan secara diam - diam pada Nisa, jika di pesantren dia merasa malu, maka dia akan mengejar Nisa di luar pesantren.


"Antum hati hati ya za, ana bakal kangen sama antum" ucap Ricko lalu memeluk Reza erat.


"iya ko, antum juga belajar yang bener, semoga jadi Arsitek yang antum harapkan ko" ucap Reza. Reza tidak mengetahui alasan Ricko mengambil jurusan Arsitektur di Bandung, karna Ricko tak pernah menceritakan perasaannya pada Reza.


******


"Hiks hiks hiks" tangis Risa yang tak pernah berhenti dari Aisyah pergi.


"sa udah sa, kamu udah nangis sejam lho, kamu gak kasian sama mata kamu yang sembab" ucap Nisa.


"hiks hiks kita akan pisah, hiks" ucap Risa tetap menangis.


"kita pisah untuk bertemu kembali sa, kita akan selalu jaga sillaturrohim" ucap Rani.


"Tapi kan hiks...


"Udah sa, kalo kamu nangis terus kita berat ninggalinnya" ucap Nisa yang mulai berkaca kaca.


"iya iyaaa" ucap Risa yang langsung menghapus air matanya.

__ADS_1


"Ran, kamu beneran mau ke Jogja?" tanya Nisa penasaran.


"Insya Allah Nis" jawab Rani.


"terus, Gimana sama ustadz Fadhil Ran?" tanya Risa keceplosan, Rani mendadak gugup mendengar pertanyaan Risa, ia bingung mau menjawab apa, dia sisi lain ia ingin mengejar cita citanya, dan di sisi lain ia menyukai Fadhil begitu pula dengan Fadhil, namun bekum ada kepastian dari Fadhil untuk hubungan keduanya.


"ehmm apaan sih sa, aku sama ustadz Fadhil gak ada apa-apa kok" jawab Rani.


"Gak usah bohong deh Ran, aku tau kok kalian itu kadang-kadang bertemu, yaaa walaupun gak sengaja" ucao Risa tersenyum jahil pada Rani.


"udah lah, a aku mau beres beres dulu" ucao Rani menghindar.


"Kamu nis? kamu beneran mau ke Bandung?" tanya Risa pada Nisa.


"iya Insya Allah sa" jawab Nisa tersenyum.


"Risa, emang kamu gak lanjut kukiah?" tanya Nusa lembut.


"aku gak tau mau ambil jurusan apa, aku bingung" ucap Risa jujur.


"ya kamu ikutin kata hati kamu aja" ucap Rani menyarankan yang hanya di angguki oleh Risa.


*****


Revan kangsung menuju perusahaannya untuk mengecek keadaan kantornya yang telah lama di tinggalnya.

__ADS_1


Revan dan Kevin turun dari mobil, mereka lanvsung di sambut oleh para karyawan yang telah tidak mereka lihat, Revan menyapa ramah pada semuanya, suatu keadaan yang aneh menurut karyawan, katna biasanya Revan akan mengabaikan dan bersikap dingin pada seluruh karyawan, namun tidak dengan saat ini.


"Van, kamu gak mau kirim bidyguard buat jagain Aisyah?" tanya Kevun tiba-tiba, Revan tersenyum hangat mendengar pertanyaan Kevin.


"Allah yang akan menjaganya" ucap Revan santai.


"oke, tapi kalo dia ketemu sama pria lain gimana?" tanya Kevin lagi.


"kalau memang kita berjodoh, Allah akan selalu mendekatkan kita" ucap Revan santai.


"hah terserah deh" ucap Kevin kesal.


"Tapi inget van, Ada takdir yang bisa di ubah" ucap Kevin.


"Jodoh itu takdir yang tidak bisa kita rubah vin, Allah yang memberikan perasaan" ucap Revan.


"Van inget, jodoh di dunia itu bukanlah jodoh yang abadi, dan di dunia kita bisa salah, karna jodoh yang sebenarnya itu di syurga bukan di dunia" ucap Kevin lalu meninggalkan Revan di ruangannya.


Revan terdiam mendengar pernyataan Kevin, yang di katakan sahabat sekaligis assistemnya itu memabg benar adanya.


******


Yuhuuu


Wahhh gimana nih ya kelanjutannya, saat mereka telah berhasil meraih kesuksesannya, dan bagaimana ni sama nenek lampir??

__ADS_1


Tungguin terus updatenya😉😉😉


__ADS_2