Cinta Suci Santri Putri

Cinta Suci Santri Putri
Mulai bertindak


__ADS_3

Aisyah telah tiba di rumah, setelah melepas rindu dengan kedua orang tuanya, Aisyah beristirahat di kamarnya dulu bukan asrama ya tapi kamarnya sebelum Aisyah tinggal di asrama.


keesokan harinya Aisyah terlihat sangat senang, menghirup udara di pagi hari dan berjalan menyusuri pesantren yang telah lama di rindukannya, tidak begitu banyak yang berubah selama empat tahun, hanya pesantrennya kini terlihat lebih besar dengan bangunan baru dan lebih ramai.


Aisyah berjalan menuju sekolah, Aisyah ingin melihat kelasnya dulu, kelas yang penuh kenangan dan tak lupa bertemu dengan para ustadzahnya.


Saat Aisyah melihat kelasnya dari kejauhan, ia melihat seseorang yang tak asing baginya, siapa dia, pikir Aisyah. Aisyah terus memperhatikannya, hingga Fadhil datang mengagtkannya.


"dilarang mengintip" bisik Fadhil.


"Iihhhh kak Fadhil ngagetin aja" ucap Aisyah pelan supaya tidak terdengar oleh santri yang belajar.


"Kamu ngapain?" tanya Fadhil penasaran.


"aku lagi lihat itu," ucap Aisyah dengan menunjuk perempuan cantik nan anggun yang sedang menjelaskan materi.


"kenapa?" tanya Fadhil.


"Aku kok kayak kenal ya kak, kayak gak asing aja" ucap Aisyah jujur.


"ooohhh itu Clara" ucap Fadhil santai.


"Ap Appa!" teriak Aisyah kaget yang langsung menutup mulutnya malu, seluruh santri yang berada di kelas melihat ke arah Aisyah, Aisyah yang mendapat tatapan dari murid Clara hanya tersenyum kikuk, Clara melihat ke arah Aisyah, ia tersenyum lalu meminta izin keluar pada muridnya.


"kak Fadhil sih" bisik Aisyah malu.


"Kok kakak sih? kamu yang teriak aku yang di salahin" ucap Fadhil.


"ya kan kaka..


"Aisyah" panggil Clara lembut, Aisyah yang merasa dirinya di panggil tidak jadi mengomeli Fadhil, Aisyah menatap Clara dengan wajah yang kagum.


"Assalamualaikum" ucap Clara lembut dengan tersenyum manis.


"Waalaikum salam" jawab Aisyah dan Fadhil bersamaan. Clara langsung memeluk Aisyah erat, dia merasa begitu merindukan Aisyah, wanita yang telah mengenalkannya pada Agama dan wanita yang dapat merubahnya hingga saat ini.


"kamu terlihat lebih dewasa" puji Clara tulus dengan melepaskan pelukannya pada Aisyah.

__ADS_1


"terima kasih dan sekarag kamu terlihat sangat luar biasa" puji Aisyah tersenyum pada Clara.


"Ini semua karna kamu" ucap Clara tulus.


"Kamu tau, kyai selalu mengajariku mengaji, dan sholat, kyai begitu sabar padaku yang sangat sulit membaca huruf arab" tambah Clara.


"Alhamdulillah... Ini semua karna semangat dan kerja kerasmu" ucap Aisyah. Aisyah menatap lekat Clara.


"apakah Clara tau dimana Revan dan bagaimana keadaannya?" batin Aisyah.


"ehmmm Clara, bisa kita bicara" ucap Aisyah sedikit ragu.


"Bisa insya Allah, tapi setelah aku selesai mengajar" ucap Clara.


"baiklah" ucap Aisyah.


"aku serasa patung yang hanya menyimak obrolan kalian" ucap Fadhil kesal lalu berbalik pergi, sedangkan Aisyah dan Clara hanya terkekek mendengar ucap dan sikap Fadhil.


Satu jam kemudian Clara selesai mengajar, dia segera menghampiri Aisyah yang berada di taman sekolah.


"Waalaikum salam" jawab Aisyah tersenyum.


"sudah selesai?" tanya Aisyah dan langsung diangguki oleh Clara.


"kamu mau bicara apa? apa ada hal yang penting?" tanya Clara penasaran.


"ehmm ap apa kamu tau Revan dimana?" tanya Aisyah ragu dan gugup. Clara sedikit kaget dengan pertanyaan Aisyah, pasalnya kan Aisyah kekasih Revan eh ralat maksudnya calon istri Revan, kan mereka gak pacaran ya๐Ÿ˜.


"memangnya kenapa? bukannya kalian selaku berhubungan baik?" tanya Clara balik.


"iya awalnya" ucap Aisyah sedih.


Lalu Asyah menceritakan hubungannya dengan Revan yang sudah tak memberinya kabar.


"Maaf syah, aku sudah tidak berhubungan dengan keluarganya semenjak aku memutuskan untuk tidak menerima uang dan fasilitas pemberian om Rendi, jadi aku tidak tau" ucap Clara jujur.


"Aku juga sudah lama tidak tau tentang Revan" tambahnya. Raut wajah Aisyah yang awalnya antusias, sekarang menjadi redup tak bersemangat. Clara yang melihat perubahan wajah Aisyah langsung merasa tak enak hati.

__ADS_1


"Kamu tenang saja, nanti aku babtu cari, nanti aku minta papa buat cari tau tentang keberadaan Revan" ucap Clara lembut, Aisyah langsung menegakkan wajahnya dan tersenyum menatap Clara.


Note : Samuel, papanya Clara sudah berubah sejak satu tahun terakhir, bahkan samuel bekerja di perusahaan cabang milik Rendi, Dan hubungan antara Samuel dan Clara sudah membaik saat Samuel meminta maaf pada Clara.


********


Di rumah utama Rendi perdana telah berkumpul lima puluh anggota the secret brain, kalau di lihat dari postur badan mereka, badan mereka tidak begitu besar yang biasanya dengan otot yang menonjol, mereka hanya memiliki otot yang biasa dan badan yang sixpeck biasa, tapi kemampuan bela diri mereka tidak diragukan lagi apalagi dengan otak mereka yang sangat cerdas dalam menyusun strategi, membuat mereka terlihat seperti bodyguard berkualitas tinggi.


"Assalamualaikum" ucap kakek berdiri di balkon yang langsung menghadap kepada seluruh anggota.


"waalaikum salam" jawab seluruh anggota The secret brain (wkwkw ternyata anggotanya alim juga๐Ÿ˜ keren deh).


"Saya perintahkan pada kalian semua untuk mencari keberadaan istri saya sampai ketemu, hidup atau mati" ucap Kakek tegas.


"jangan kembali kesini jika kalian tidak menemukannya" tambah Kakek.


"Wassalamualaikum" ucap kakek mengakhiri dan langsung masuk ke dalam kamar meninggalkan the secret brain.


seluruh anggota langsung menyusun strategi untuk menemukan nenek, mereka langsung bertindak dan tidak menyia nyiakan waktu, mereka berpencar ke perusahaan terakhir nenek menembak Revan dan menuju tempat tempat yang mereka curigai, tidak hanya itu pemimpin the secret brain langsung membajak cctv yang berada di seluruh penjuru baik apartemen hotel maupun bandara.


Kakek bersandar di ranjangnya, ia menatap foto pernikahannya bersama nenek.


"inikah kemauanmu selama ini? setega inikah kamu padaku? maaf jika aku sudah tidak bisa bersabar menghadapimu, ini adalah tindakan yang terbaik yang pernah ku ambil" ucap Kakek tetap memandangi foto pernikahannya.


********


Hai hai readers...


wahhh Clara udah berubah, akankah Clara tau keadaan Revan dan memberitahu Aisyah?


Akankah nenek masih hidup?


Akankah kakek menceraikan nenek?


Dan masih banyak pertanyaan di kepala author๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Jngan lupa like komen dan vote๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰

__ADS_1


__ADS_2