Cinta Suci Santri Putri

Cinta Suci Santri Putri
Saingan baru


__ADS_3

Saat istirahat tiba, aisyah dan teman2nya pergi ke kantin putri untuk membeli makanan, mereka duduk di pinggir dekat jendela, angin bertiup memberi kesejukan dengan hati yg hampa, aisyah melihat ke arah luar jendela, melihat daun yg bergoyang tertiup angin.


"syah.. Kamu mau pesen apa?" tanya Risa.


"ehmmm es teh sama mie ayam aja" jawab Aisyah tetap melihat ke luar jendela tanpa menatap risa.


"buuuuuuu... es teh empat mie ayam empat" teriak risa dg sangat keras, dan seluruh santri putri langsung melihat ke arah risa.


"Risa.. Kamu tu.. Kan bisa di samperin ke sana" ucap Nisa kesal.


"kelamaan nis, kalo harus ke sana" ucap Risa santai.


"Risa.. Suara perempuan juga aurat." ucap Rani.


"iya Ran aku tau.. Tapi di sinikan gk ada laki2, jadi gpp" ucap Risa dg tersenyum.


"hadeh... Di nasehati malah kayak gitu" ucap Nisa dg menggelengkan kepalanya.


stelah mereka selesai makan, mereka langsung pergi menuju kelas.


"Aisyah..." panggil seseorang yg membuat keempatnya melihat ke arah sumber suara.


"assalamualaikum" ucap reza menghampiri mereka.


"waalaikum salam" jawab keempatnya.


"syah... ana mau bicara sebentar, bisa?" ucap Reza.


"iya bisa.." jawab Aisyah Mengangguk.


"ya udah kita langsung ke kelas ya syah" ucap Rani.


"Risa temeni aku ya" ucap Aisyah, karna aisyah tak mau berduaan dg Reza, takutnya akan timbul fitnah.


"Iya... " ucap risa mengangguk.


"ada apa..?" tanya Aisyah stelah teman2nya pergi.


"ehmmm abi mau ke pesantren besok minggu" ucap reza.


"mau ngomong ke pak kyai tentang yg kemarin ana bilang ke antun" tambah reza. Sontak Aisyah yg mendengarnya langsung kaget dan bingung. Aisyah hanya bisa diam dan tak ingin menjawab perkataan reza karna dia bingung mau jawab apa.

__ADS_1


"ana harap antun menerimanya" ucap Reza tersenyum.


"ya udah.. Ana cuma mau ngomong itu aja, assalamualaikum" ucap reza dg meninggalkan Aisyah.


"syah.. kok aku gk maksud ya yg di omongin Reza, emang Reza ngomongin apaan sih?" tanya Risa penasaran.


"gk ngomongin apa2 kok sa" ucap Aisyah.


"ya udah yuk.. Ke kelas" ajak Aisyah pada Risa yg masih penasaran.


******


Di tempat lain di rumah sakit, Revan masih setia menunggu kakeknya di temani kevin di sampingnya.


Cklek..


pintu terbuka dan terlihatlah nenek dg seorang perempuan yg sangat cantik.


"Nenek.." ucap Revan dg menayalami neneknya di ikuti oleh kevin.


"Revan kamu masih ingat dg clara?" tanya neneknya tersenyum dan melirik ke arah perempuan yg di bawanya. Revan melihat perempuan cantik itu dg mengernyitkan dahinya bingung.


"clara teman kecil kamu saat di Belanda" ucap neneknya mengingatkan.


"hai.. Van" ucap Clara tersenyum manis.


"ehmm hai.." ucap Revan dg senyuman paksa.


"ini aku bawa makanan buat kalian" ucap Clara dg mengangkat makanan yg di bawanya.


"owh.. Terima kasih" ucap Revan.


"ini yg masak Clara sendiri lho van" ucap neneknya tersenyum.


"owh.. Iya nek" ucap Revan singkat, lalu mereka duduk di sofa ruangan untuk makan makanan yg dibawa Clara, Clara dg cepat menyiapkan makanan untuk Revan dan Kevin, sedang neneknya duduk di samping ranjang kakek.


"nenek gk makan?" tanya Revan.


"nenek sudah makan, kamu sama kevin aja yg makan" ucap neneknya.


"ini.." ucap Clara dg memberikan sepiring nasi dan lauk pauk yg siap di makan.

__ADS_1


"terima kasih" ucap Revan.


"kok aku gk di ambilin sih?" tanya Kevin merengut, karna dia tidak di ambilkan makanan, hanya Revan yg di ambilkan.


"kamu ambil sendirir aja ya" ucap Clara santai.


Lalu Kevin mengambil sendiri makanannya dg kesal, stelah selesai makan, keduanya ingin pergi ke taman rumah sakit untuk bersantai menghilangkan penat.


"mau ke mana van?" tanya Clara saat Revan akan pergi.


"mau ke taman " jawab Revan singkat.


"tunggu.. Aku ikut" ucap Clara menyusul Revan dan Kevin.


"van.. Kamu inget gk, kalo kamu tu dulu suka bgt jahilin aku" ucap Clara tersenyum menatap Revan.


"inget.." ucap Revan singkat. Sedang Kevin yg mendengar jawaban Revan yg singkat hanya tertawa, Kevin tau bahwa Clara berusaha mendekati Revan, tapi sayangnya Revan udah jatuh cinta sama Aisyah.


drrtttt ddrrrttttt drrtttt


Suara Handphone Clara berbunyi.


"bentar ya van.." ucap Clara yg hanya di angguki oleh Revan. Tak lama Clara kembali stelah menyudahi telphonenya.


"van.. Temeni aku ke mall yuk" ajak Clara.


"gk bisa.. Aku harus nunggu kakek" ucap Revan dingin.


"ini di suruh nenek, kita di suruh beli kado buat kakek, kan kakek ulang tahun hari ini" ucap Clara. sontak Revan baru ingat kalau hari ini kakeknya ulang tahun.


"oke.." ucap Revan singkat dan Clara tersenyum menang.


"vin.. Kamu ikut juga" ucap Revan dingin.


"oke.." ucap Kevin.


*****


author..


hai hai Readers... Sorry ya kemarin2 aku gk up 🙏🙏

__ADS_1


Jngan lupa tetap like, komen dan vote ya😉😉


__ADS_2