Cinta Suci Santri Putri

Cinta Suci Santri Putri
Siapa dia?


__ADS_3

Di sebuah hotel terdapat lelaki yang berdiri tegap menatap ke arah pesantren, wajah tampan yang bersinar di bawah lampu memancarukan cahayanya, membuat seluruh wanita meleleh melihatnya, dengan ketekunan agama yang kuat membuatnya sempurna sebagai manusia.


"Tuan, apakah anda ingin pergi ke pesantren esok hari?" tanya assistennya.


"Iya, insya allah kita akan kesana pada pagi hari" jawabnya.


"baik tuan" ucap Assisten dan berlalu pergi.


dia terus memandangi pesantren yang tampak terang karna cahaya lampu, lalu dia masuk ke dalam kamarnya dan merebahkan dirinya lalu diambilnya handphone yang memperlihatkan foto seorang wanita yang sangat cantik yang memebuat tergila gila hingga meninggalkan pekerjaannya.


"Syah, kamu tau? saya mencintaimu, saya sudah berusaha menghilangkanmu dari fikiran ini, namun semakin saya ingin menghilangkannya semakin saya tidak bisa lepas darimu" ucapnya lalu menyimpan handphonenya kembali.


"Ibnu Farhan Al malik" seorang rektor yang mencintai adik sepupu dari sahabatnya, ia rela meninggalkan jabatannya demi mengejar wanita yang tak lain adalah Aisyah Putri Ahmad calon istri dari Revan perdana.


keesokan harinya, Farhan dan assistennya pergi ke pesantren tak butuh waktu lama untuk keduanya tiba disana, karna perjalanan yang hanya membutuhkan waktu sepuluh menit.


Farhan turun bersama dengan assisten Amar, assisten yang selalu berada di sampingnya, Lalu keduanya langsung menuju rumah abah.


"Assalamualaikum" ucap Farhan.


"Waalaikum salam" jawab seseorang dari dalam, saat di buka pintunya Farhan tersenyum manis melihat sahabat yang telah lama tidak bertemu, sedangkan Fadhil teraenyum senang dan kaget akan kedatangan Farhan.


"Farhan" ucap Fdhil dengan langsung memeluknya.


"Kenapa antum gak bilang kalau mau ke indo?" tanya Fadhil dengan melepaskan pelukannya.


"Gak apa apalah, cuma mau kasih kejutan aja" ucap Farhan.


Fadhil mempersilahkan Farhan untuk masuk dan duduk di ruang tamu, lalu Fadhil memanggil abah dan umi untuk ikut menyambutnya.


"Assalamualaikum nak Farhan" ucap abah.


"Waalaikum salan" jawab Farhan dengan tersenyum ramah.


"Masya Allah ternyata nak Farhan ini sangat tampan" puji umi yang membuat abah dan Fadhil tertawa pelan.


Aisyah yang telah siap akan berangkat kerumah sakit terhenti saat mendengar suara yang tidak asinh di dengarnya, siapa? pikirnya, karna rasa penasarannya Aisyah menuju sumber suara sekalian pamit dengan abah dan umi, saat sudah menuju ruang tamu, Aisyah melihat seorang lelaki yang begitu tampan dan berwibawa dengan peci dan koko yang dikenakannya membuatnya lebih terlihat dewasa.


Saat Aisyah mendekat, betapa kaget Aisyah dibuatnya...

__ADS_1


Deg deg deg.


Aisyah membelalakkan matanya tak percaya, sedangkan Farhan yang melihat Aisyah mendekat langsung menyunggingkan senyumannya.


"Aisyah" panggil Farhan lembut, dan yang lainnya langsung melihat ke arah Aisyah.


"Kak Farhan di sini?" tanya Aisyah belum percaya.


"iya, saya disini" jawab Farhan.


"Owhh i iya" ucap Aisyah gugup.


"Ehmmm bah mi, Aisyah mau ke rumah sakit" ucap Aisyah lembut.


"memangnya siapa yang sakit?" tanya Farhan.


"temannya Aisyah" jawab Fadhil cepat yang membuat Aisyah melotot ke arah Fadhil.


(kak Fadhil kenapa malah bilang teman sih? jelas jelas Revan itu calon suami Aisyah, apa kak Fadhil gak tau ya perasaan Farhan terhadap Aisyah?).


"Owhhh ya sudah sekalian saya antar" ucap Farhan.


"kenapa? gak apa apa kok, lagian saya juga mau check up" ucap Farhan.


"Memangnya nak Farhan sakit apa?" tanya Abah.


"kemarinkan saya perjalanan dari mesir ke sini merasa sangat pusing dan hari ini juga masih terasa pusing jadi sekalian saya mau check up" ucap Farhan beralasan.


"ya sudah tidak apa apa syah, diantar Nak Farhan saja, nak Farhan kan masih baru disini" ucap Abah, sedangkan Aisyah hanya pasrah mendengar ucapan abah, sedangkan Fadhil tertawa pelan melihat raut wajah Aisyah yang kesal padanya.


"tapikan kita tidak boleh pergi berdua" ucap Aisyah mencari cari alasan.


"kita tidak pergi berdua syah, Amar akan ikut" jawab Farhan.


Aisyah hanya menurut dan pergi bersama Farhan menuju rumah sakit. Di dalam mobil Aisyah hanya melihat keluar jendela, dipandanginya jalanan yang ramai padat, hingga suara Farhan yang menyadarkan lamunannya.


"aisyah" panggil Farhan lembut.


"i iya kak" jawab Aisyah gugup.

__ADS_1


"kamu kerja apa disini?" tanya Farhan.


"aku belum kerja kak, aku masih pulang pergi rumah sakit" ucap Aisyah jujur.


"memangnya teman kamu itu sakit apa?" tanya Farhan.


"dada kirinya tertembak oleh seseorang dan itu menyebabkannya koma beberapa waktu lalu" jawab Aisyah.


"kamu luar biasa, kamu merawatnya dengan baik walau kamu hanya seorang teman" puji Farhan.


Tak begitu lama Aisyah dan Farhan tiba di rumah sakit, Aisyah langsung menuju ke ruangan Revan.


"Boleh saya ikut kamu?" tanya Farhan.


"Bu buat apa kak, bu bukannya tadi mau check up?" ucap Aisyah.


"saya cuma mau ikut menjenguknya dan berkenalan dengannya, memangnya tidak boleh?" tanya Farhan.


"Bo boleh" jawab Aisyah ragu.


Mereka langsung menuju ke ruangan Revan, Aisyah mengucapkan salam dan membuka pintunya, saat Aisyah masuk ke dalam terlihatlah Revan yang sedang fokus menatap laptopnya, sedangkan Farhan kaget melihat seorang pria yang berada di dalamnya.


"Revann" panggil Aisyah lembut. Revan langsung melihat ke arah Aisyah dengan tersenyum manis dan Revam langsung melihat ke arah seseorang di belakang Aisyah.


Deg deg deg


(siapa dia?)


.


*****


.


.


.


Hai hai readers...

__ADS_1


Jangan lupa like vote dan komen ya😉😉😉


__ADS_2