Cinta Suci Santri Putri

Cinta Suci Santri Putri
Bingung


__ADS_3

Hari ini Risa mengunjungi Rumah sakit dimana Revan dirawat, Risa mau melihat apakah Revan sudah sadar atau belum, jika belum, maka yang di fikirkan Risa benar bahwa yang menghubungi Aisyah adalah Kevin.


"Assalamualaikum" ucap Risa dengan mengetuk pintu.


"waalaikum salam" jawab Rendi dari dalam dengan membuka pintu.


"Om Rendi" ucap Risa sopan.


"kamu temannya Aisyah kan??" tanya Rendi.


"Iya om" jawab Risa.


"Boleh saya melihat Revan, om?" tanya Risa.


"Owhh, boleh silahkan masuk" ucap Rendi mempersilahkan.


Risa masuk dan melihat Revan yang tetap terbaring lemah dia atas ranjang, dengan peralatan yang lengkap melekat di tubuhnya. Risa duduk di samping ranjang, Rendi menghampiri Risa dan duduk di sofa sedikit jauh.


"Revan belum sadar om?" tanya Risa ragu.


"Belum, sampai saat ini dia masih betah seperti itu" Jawab Rendi.


"Rencananya, kami akan membawa Revan ke amerika untuk mendapatkan perawatan yang terbaik" tambah Rendi, Risa kaget mendengar Revan akan dipindahkan.


(Aisyah belum mengetahui keadaan Revan, dan sekarang Revan malah akan dipindahkan).


Risa bingung mau memberitahu Aisyah atau tidak, dia ingin sekali memberitahu Aisyah, tapi dia telah berjanji pada Kevin.


"Memang apa penyebab Revan seperti ini om?" tanya Risa. Rendi tersenyum menatap Risa.


"Revan tertembak di kantor" jawab Rendi singkat.


"Hah? kok bisa om?" tanya Risa syok.


"yahh, Revan adalah pewaris tunggal kekayaan Keluarga perdana sekaligus cucu dari Ardana dino perdana yaitu kakek" jawab Rendi.


"Apa hubungannya dengan kakek om?" tanya Risa penasaran.


"kamu bisa cari di internet tentang kakek" jawab Rendi.


Dengan cepat Risa meraih handphonenya, lalu mencari tau nama dari kakek, Risa mengetik nama kakek dan saat membaca artikel tentang kakek, Risa menganga tak percaya. Dimana di sebutkan bahwa Ardana dino perdana adalah penguasa bisnis di daratan eropa sekaligus mantan pimpinan mafia yang sangat ditakuti di penjuru eropa.

__ADS_1


"Kamu kenapa?" tanya Rendi heran saat melihat wajah Risa yang syok.


"ehmm i ini om, kakek mantan pimpinan mafia" ucap Risa gugup.


"Iya kakek memang pimpinan mafia saat masih muda, namun saat sudah berkeluarga kakek meninggalkan itu semua dan berubah menjadi yang lebih baik" ucap Rendi.


"Namun ya karna kakek pernah menjadi mafia maka musuhnya sangat banyak walau kakek sudah tidak pernah bergabung dalam dunia hitam lagi" tambah Rendi.


"Jadi...


"iya, incarannya adalah Revan" ucap Rendi.


Setelah berbincang dengan Rendi, Risa pamit pulang karna harus kembali ke restaurant. saat akan keluar dari rumah sakit Risa bertemu dengan Kevin.


"Assalamualaikum sa," ucap Kevin tersenyum.


"waalaikum salam" jawab Risa.


"Kamu ngapain di sini?" tanya Kevin Penasaran.


"ehmm aku abis lihat Revan" jawab Risa.


"Ehmm gak usah, aku bawa mobil sendiri" ucap Risa.


"Ya gak apa-apa, nanti aku pulang kesini naik taxi aja" ucap Kevin.


"tapikan...


"udah jangan nolak" ucap Kevin lalu berjalan mendahului Risa.


Mereka menuju ke restaurant, tidak ada pembicaraan di antara keduanya, Hingga Risa ingin sekali menanyakan soal Aisyah yang mendapatkan kabar dari Revan.


"ehmm vin, kamu.... Yang menghubungi Aisyah dari handphonenya Revankan? itu bukan Revan kan?" tanya Risa.


"ehmm iya, itu aku" jawab Kevin jujur.


"kasian Aisyah vin, dia udah seneng banget dapet kabar dari Revan" ucap Risa.


"aku lakuin itu buat mereka sa" ucap Kevin.


"tapi kamu gak pernah tau gimana perasaan Aisyah vin, seandainya dia tau kalau Revan sakit, dan seandainya dia tau kalau yang menghubunginya selama ini itu kamu, kamu tau Aisyah akan gimana? dia bisa haancur vin, dia gak pernah suka sama pria lain, dia menjaga perasaanya buat Revan, tapi kamu.. kamu malah menyembunyikan ini dari Aisyah" ucap Risa kesal.

__ADS_1


"Ini buat kebaikan Aisyah sa, Revan juga gak mau Aisyah sedih" ucap Kevin.


"kalau seandainya Revan gak akan selamat gimana? gimana perasaan Aisyah" ucap Risa dengan nada tinggi.


"jangan pernah kamu ngomong tentang itu, Revan pasti selamat, dia bisa melewatinya" ucap Kevin emosi.


"Kamu gak pernah tau tentang takdir vin, kalau Revan bisa melewatinya, kenapa selama ini dia belum sadar, kenapa?" ucap Risa kesal. Kevin terdiam, memang ucapan Risa benar adanya, hingga dua tahun ini Revan belum sadarkan diri, bahkan tidak ada perubahan yang berarti.


"Kenapa kamu diem? gak bisa jawab?" ucap Risa sewot.


"Revan gak akan pergi" ucap Kevin dengan menekan setiap katanya.


"Kita harus ngomong sama Aisyah vin" ucap Risa.


"gak bisa sa" jawab Kevin.


"kenapa?" tanya Risa.


"Revan gak mau Aisyah sedih" ucap Kevin.


"tapi dengan cara Aisyah gak tau itu malah abuat Aisyah lebih sedih, karna apa? karna dia gak bisa merawat calon suaminya sendiri" ucap Risa ketus.


"kamu gak tau kan? seandainya Aisyah tau terus merawat Revan siapa tau Revan akan bangun vin" ucap Risa, Kevin kembali diam, dan mencerna ucapan Risa.


Ting...


Handphone Revan bunyi, Kevin mengambilnya dan tertera nama Aisyah yang menghubunginya.


"kamu lihat kan? Aisyah udah jaga hatinya buat Revan, kalau kita gak kasih tau Aisyah yang sebenarnya, bisa bisa Aisyah bersama orang lain vin" ucap Risa.


"iya tapi...


*******


Hai hai Readers, maaf ya kemarin kemarin aku gak up, soalnya author sibuk banget, hari ini baru ada waktu luangnya...


maaf ya🙏🙏


Hayo gimana ni kelanjutannya?


Like, komen dan vote ya😉😉😉

__ADS_1


__ADS_2