
Di sebuah kota kecil di negara Australia, terlihatlah seorang wanita dewasa yang sangat begitu cantik dan menawan, dia membagikan makanan pada orang yang tidak mampu dan memperkerjakan mereka di kebun yang dibelinya empat tahun silam.
Setelah bercengkrama dengan para pegawai, dia pergi menuju sebuah gudang rahasia yang tidak begitu jauh dari area kebun, saat dia memasuki gudang tersebut, terlihatlah sekelompok orangvyang berbadan besar dengan tatapan yang menusuk.
Seluruh orang di dalamnya menundukkan kepala menyambut kedatangannya.
"Informasi apa yang telah kalian dapatkan?" tanyanya.
"Ada sekelompok orang yang mencari anda bos" ucap salah satu bodyguard.
"Apa yang mereka cari dariku?" tanyanya.
"mereka mencari keberadaan anda, mereka adalah anak buah dari mantan pemimpin mafia terhebat di eropa" jawab bodyguard.
"Ardana dino perdana" ucapnya dengan tersenyum sinis. dan kalian tau siapa wanita ini, dia adalab nenek istri kakek yang telah kabur selama empt tahun.
"iya bos, anda benar mereka adalah the secret brain anak buah kesayangan Ardana" ucap bodyguard dengan tatapan tajam dan menusuk.
"Pergerakan apa yang mereka lakukan?" tanya Nenek.
"Kabar yang sangat mengejutkan adalah mereka telah berada di kota ini dan meminta bantuan aparat negara" jawab bodyguard.
"Hahaha Mereka tidak akan berhasil, aku telah menguasai setengan lebih dari kota ini, dan yang mereka tau aku ini sangat dermawan hahahah" ucap nenek dengan tertawa puas.
"Anda benar bos, bahkan mereka kesulitan meminta bantuan dari aparat, itu karna aparat tidak mempercayai mereka semua" ucap bodyguard.
"Tingkatkan kewaspadaan kalian, saat tiba waktunya, kalian boleh keluar dari sini dan menghabisi nyawa Ardana" ucap nenek sinis.
"Bagaimana dengan Bimo?" tanya bodyguard.
"Bimo bukan lagi bagian dari kita semua, dia telah berhianat" ucap nenek menatap tajam seluruh bodyguard.
Setelah berbicara tegas, nenek pulang ke rumahnya, dia ingin melakukan sesuatu untuk mengecoh pergerakan kakek.
********
__ADS_1
.
.
.
Di rumah Rani....
Fadhil dan abah sedang berdiskusi tentang acara pernikahan Rani dan Fadhil sekaligus menentukan tanggalnya, kedua orang tua Fadhil akan datang dua hari sebelum acara di mulai.
"kita sudah tentukan bahwa Fadhil dan Rani akan menikah sekitar satu bulan kemudian" ucap Papa Rani.
"baiklah" ucap Fadhil dan abah.
"Dimana kalian akan tinggal setelah menikah?" tanya papa Rani.
"Insya Allah saya telah memiliki rencana tentang itu pa" jawab Fadhil.
"Fadhil, satu yang saya harapkan, jangan bawa Rani menetap di Mesir, kami tidak mampu berjauhan dengannya" ucap papa Rani sedih.
Setelah lam berdiskusi abah dan Fadhil pamit pulang ke pesantren, abah dan Fadhil menuju restaurant untuk makan siang sebelum pulang, saat mereka tengah asik bercengkrama mereka bertemu dengan Farhan, Farhan menghampiri keduanya dengan wajah berbinar.
"Assalamualaikum" ucap Farhan lembut.
"waalaikum salam" jawab abah dan Fadhil bersamaan.
"nak Farhan, kebetulan sekali" ucap Abah lalu mempersilahkan Farhan untuk duduk.
Farhan tidak menyia nyiakan waktunya, dia ingin sekali mengambil hati abah untuk mendapatkan Aisyah, Fadhil yang telah mengetahui sifat dan maksud Farhan hanya mendengarkan Farhan tanpa menanggapinya, mungkin Fadhil akan bertindak jika sudah tiba waktunya pikir Fadhil.
Tiba tiba Farhan mengambil nafasnya dan menatap abah dengan serius.
"ehmmm bah, saya telah mengenal Aisyah kurang lebih empat tahun" ucap Farhan hati hati, abah hanya memandangnya dan mengangguk.
"selama empat tahun saya mengenal Aisyah, saya memiliki perasaan berbeda Padanya" tambah Farhan. Abah masih menyimak ucapan Farhan.
__ADS_1
"sebelumnya saya minta maaf jika saya berbicara disini bah" ucap Farhan yang diangguki abah, sedangkan Fadhil terus mendengarkan Farhan walaupun dia sudah tau maksud sahabatnya itu.
"Saya mau menjadikan Aisyah sebagai pendamping hidup saya" ucap Farhan lantang. Abah terdiam sebentar, Lalu menatap Farhan dengan tatapan yang sangat serius.
"Abah bangga dengan keberanian nak Farhan, namun abah juga minta maaf, semua keputusan berada di tangan Aisyah" ucap abah tersenyum.
"Farhan, sebelumnya antum harus tau dulu, Aisyah telah memiliki calon suami dan akan menikah setelah saya" ucap Fadhil tegas. Farhan mengerutkan dahinya tak percaya, Farhan beraluh menatap abah meminta jawaban.
"Aisyah memang sudah memiliki calon suami" ucap abah meyakinkan. Raut wajah yang mulanya tersenyum cerah langsung berubah redup dan sendu.
(apa mungkin lelaki yang bernama Revan tadi yang menjadi calon Aisyah?)
"Maaf nak Farhan" tambah abah tidak enak.
"kalau saya boleh tau, siapa calon Aisyah?" tanya Farhan
"mungkin kamu baru saja bertemu dengannya, dia yang dirawat oleh Aisyah di rumah sakit" ucap Fadhil.
(pantas saja Aisyah sangat perhatian dengannya).
Setelah mengungkapan isi hatinya yang ternyata hancur berserakan, Farhan pamit pulang ke hotelnya, di perjalanan pulang dia tak pernah berhenti memikirkan Aisyah.
(hanya dia yang tidak tertarik denganku, Bahkan aku yang tertarik dengannya, namun sayang dia bukanlah jodoh yang diberikan Allah untukku).
*********
.
.
.
Hai hai readers...
Jangan lupa like komen dan vote ya
__ADS_1