
***Selagi kita masih bisa berjuang
Maka perjuangkanlah
Karna Allah tahu yg terbaik bagi hambanya
Jngan menyerah dan pasrah akan keadaan
Karna yg bisa merubahnya adalah diri kita sendiri***
#nothing is impossible#
.
.
.
Flashback on..
di saat revan membersihkan perpustakaan di sekolah, fadil datang saat seluruh santri sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
"assalamualaikum" ucap fadil.
"waalaikum salam... Eh fadil" ucap revan saat melihat ke arah sumber suara.
"mana si kevin?" tanya fadil saat tak melihat kehdiran kevin.
"lagi ke kantor nganter buku" ucap revan.
"gimana van? antum mau mulai belajar ngajinya kapan" ucap fadil duduk di tempat penjaga perpus.
__ADS_1
"terserah kamu aja dil" ucao revan masih dg menyapu lantai perpustakaan.
"kalo kita mulai besok gimana?" tanya fadil.
"terserahlah" uvap revan pasrah.
"jngan terserah gitu van, antum harus bisa ngaji dalam waktu tiga bulan" ucap fadil.
"kenapa harus tiga bulan?" ucap revan menghampiri fadil.
"aisyah dapet beasiswa ke qairo mesir buat kuliahny" ucap fadil menatap revan.
"maksudnya?" ucap revan bingung.
"sebulan yg lalu, sebelum kyai jodohin aisyah sma antum, aisyah diem2 daftar beasiswa di qairo,, kmarin hasilny keluar dan dia dapet beasiswa itu" ucao fadil.
"terus gimana sma lamaranny?" tanya revan khawatir.
"kamu gk mungkin nikah sama aisyah setelah lulus sekolah kan? soalnya ini mimpi aisyah van.." ucap fadil menepuk bahu revan, tapi tidak ada jawaban dari revan.
"ya udah... Saya mau ngajar, assalamualaikum" ucap fadil meninggalkan revan
"waalaikum salam" ucap revan lirih.
Flashback of.
.
.
.
__ADS_1
"kamu egois..." ucap revan menatap tajam aisyah.
"kamu harus bisa meyakinkanku seblum aku ke qairo" ucap aisyah saat revan meninggalkannya, lalu revan menghentikan langkahnya saat aisyah mengatakan itu.
"aku akan yakinin kamu syah, aku gk pernah jatuh cinta sedalam ini" ucap revan dlam hati dan melanjutkan langkahnya.
Saat stelah Aisyah tiba di pesantren, ia langsung pergi ke taman bunga untuk menenangkan dirinya.
"syah.. Kamu gk mau di temenin?" tanya nisa saat aisyah meninggalkan mereka.
"gk usah, gpp.. Aku lagi pengen sendiri aja" ucap aisyah tersenyum membalikan badannya melihat teman2nya
aisyah melihat seluruh bunga yg indah di taman, kagum akan keindahannya. Saat sedang mengelilingi bunga2, reza datang melihat yg sedang di lakukan aisyah.
"antun amngapain syah?" tany reza yg sudah berada dua meter dri aisyah. aisyah yg di panggil namanya langsung melihat ke arah sumber suara.
"reza.. " ucap aisyah menunduk saat melihat reza yg datang.
"antun belum jawab pertanyaan ana.." ucap reza tersenyum.
"eh.. Emm lagi ngeliat bunga", ucap aisyah salah tingkah.
"syah.. hmm kalau seandainya ana ta'aruf sma antun gimana?" tany reza yg berhasil membuat aisyah membulatkan matanya. aisyah berfikir bagaimana bisa dia di lamar dg dua lelaki sekaligus saat masih bersekolah, aisyah tidak mau menikah muda, ia juga ingin merasakan kuliah, bekerja dan menggampai impiannya, aisyah belum siap di masa mudanya dia harus menikah, memiliki anak, dan mengurus rumah tangga, dia belum mempersiapkan mentalnya untuk itu semua.
Author...
hai readers... Gimana ni?? aisyah pilih revan atau reza ya untuk menjadi imamnya atau aisyah tidak memilih keduanya๐
Like, komen dan jangan lupa vote ya๐๐๐
Terima kasih๐๐
__ADS_1