Cinta Suci Santri Putri

Cinta Suci Santri Putri
Nikah yuk


__ADS_3

Hari ini adalah hari pernikahan Rani dan Fadhil, terlihat keduanya sangat bahagia, Rani terlihat begitu cantik dengan gaun putih yang menjuntai panjang, dengan hijab dan mahkota di atasnya menambahkan kecantikannya.


Di rumah abah, terlihat Fadhil yang begitu gagah dengan jas berwarna hitam dan kemeja putih jangan lupakan dengan peci yang menambah ketampanannya, Kedua orang tua Fadhil telah tiba dua hari sebelum hari H, mereka terlihat senang dan terharu karna anak tunggalnya akan menikah.


Di rumah utama Rendi, terlihat seorang pria yang sangat tampan, walaupun menggunakan kursi roda dia terlihat begitu bahagia. Revan dia memaksakan dirinya untuk datang ke pernikahan Fadhil, ya walaupun kesehatannya membaik namun dia belum di perbolehkan untuk berjalan, alhasil Revan menggunakan kursi roda ke pernikahan Fadhil.


"bagaimana apa kakak udah siap?" tanya Aisyah lembut.


"sudah, tapi gugup" jawab Fadhil jujur.


"ya udah kak Fadhil tarik nafas dalam dalam terus buang" ucap Aisyah memberi saran.


"jangan lupa Bismillah" tambah Aisyah, Fadhil hanya mengangguk merespon ucapan Aisyah.


Setelah siap,mereka segera menuju masjid di Hotel yang akan menjadi acara resepsi. Terlihat kegugupan di raut wajah Fadhil dia tidak bisa menyembunyikan dari semua orang, Aisyah hanya tersenyum melihat kakaknya itu gugup.


Fadhil telah duduk berhadapan dengan papa Rani, dia mengambil nafasnya dalam lalu menjabat tangan calon mertuanya itu.


"saya terima nikahnya Rania eka putri binti Fahmi Darmawan dengan maskawin tersebut dibayar tunai" ucap Fadhil lantang dengan satu tarikan nafas.


"Sah" ucap seluruh saksi dan seluruh kerabatnya.


Di ruangan rias, hati Rani berdegup kencang saat Fadhil mengucapkan ijab kabulnya, dan saat terdengar kata sah yang terlontar dari seluruh pengunjung, Rani meneteskan air matanya, ia masih tidak menyangka kalau dia sudah melepas masa lajang bahkan lelaki yang telah menjadi suaminya adalah lelaki yang taat beragama, tiada kata syukur yang bisa di ucapkannya lagi, dia sangat berterima kasih pada Allah yang telah memberikannya lelaki yang baik baik, baik dari ahlaknya, agamanya dan ilmunya.


"Rani sayang, kita turun ya" ucap mama Rani, Rani mengangguk dan langsung menghapus air matanya lalu dia berjalan mengikuti mamanya.


Revan baru saja tiba di masjid, dia datang terlambat karna ada suatu urusan, dia merasa tak enak pada Fadhil, tapi mau bagaimana lagi dia harus menyelesaikan urusnnya terlebih dahulu, Revan masuk ke dalam masjid dengan di dorong oleh Kevin.


"Aisyah dimana vin?" tanya Revan mencari cari keberadaan Aisyah.


"itu dia sama Nisa" ucap Kevin dengan menunjuk ke arah wanita yang cantik dengan gaun putih dan hijabnya. Revan tersenyum melihat Aisyah yang sedang tersenyum melihat ke arah Fadhil.


"Kita kesana" ucap Revan, Kevin langsung mendorong kuris rodanya ke tempat Aisyah berada.


"Assalamualaikum" ucap Revan dan Kevin lembut. Aisyah yang merasa tak asing dengan suaranya langsung melihat ke belakang.


(cantik)

__ADS_1


"Waalaikum salam" jawab Aisyah lembut. Aisyah terpana melihat Revan yang tampil sangat rapi dengan jas dan pecinya, dengan cepat Aisyah langsung menyadarkan dirinya dari dosa.


(astaghfirullah)


"kamu kenapa geleng geleng kepala? owwhhh kamu terpana ya lihat ketampanan aku?" tanya Revan jail.


"e enggak" jawab Aisyah langsung gugup.


"Ka kamu gak apa apa kesini?' tanya Aisyah khawatir.


"gak apa apa, lagian aku juga udah mau sembu" jawab Revan percaya diri.


Rani menuruni tangga dan berjalan mendekati Fadhil yang telah menunggunya. Fadhil yang melihat kedatangan Rani langsung terpana.


(masya Allah begitu cantik ciptaanmu)


Tak hanya Fadhil, Aisyah dan Revan yang sedang asyik mengobrol langsung menatap Rani kagum. Dengan begitu anggunya Rani berjalan dan tersenyum manis pada semuanya.


Revan yang melihat Aisyah sedang menatap Rani, langsung mempunyai ide jail.


"Nikah yuk" celetuk Revan. Aisyah yang mendengarnya langsung membelalakkan matanya.


"Nikah yuk" ucap Revan tersenyum manis.


"ehhmmm eee a aku aku belum siap" ucap Aisyah bingung.


"aku beneran Nikah yuk" ucap Revan tegas.


"ehmm i iya" ucap Aisyah ragu.


"ya udah yuk" ajak Revan pada Aisyah.


"mau kemana?" tanya Aisyah bingung.


"ke penghulu lah" ucap Revan enteng.


"Ngapain?" tanya Aisyah tak mengerti.

__ADS_1


"ijab kabul lah, mumpung keluarga kita lengkap" ucap Revan.


"hah?? ya gak sekarang juga van" ucap Aisyah.


"Katanya tadi iya" ucap Revan.


"i iya, tapi gak sekarang juga, ya setelah acara kak Fadhil" ucap Aisyah.


"Oke berarti besok" ucap Revan santai.


"Bu bukan gitu maksudnya, ya kita nikahnya sebulan atau dua bulan lagi" ucap Aisyah.


"Kelamaan, seminggu" ucap Revan.


"hah? sebulan aja itu udah cepet" ucap Aisyah.


"seminggu" ucao Revan tegas.


"tiga minggu" tawar Aisyah.


"Seminggu" ucap Revan.


"ehmm ja jangan seminggu, dua minggu deh" ucap Aisyah pasrah.


"oke dua minggu" ucap Revan santai.


"huffftt gak mau ngalah banget sih" gumam Aisyah.


setelah Ijab kabul dan memberikan ucapan selamat, keduanya menggelar resepsi di malam hari dengan tema yang sangat romantis, itu semua berkat Revan yang memberikan pesta tersebut sebagai hadiah pernikahan pada keduanya.


*******


.


.


.

__ADS_1


maaf ya readers author jarang up karna sibuuuukkk banget...


Jngan lupa like komen dan vote


__ADS_2