
Hari minggu, hari dimana revan dan kevin akan tinggal di pesantren sesuai syarat yg di ajukan aisyah. revan terlihat lebih tampan dan dewasa dengan baju koko yg melekat pada tubuhnya tak lupa juga peci yang dipakainya. Saat mobil revan tiba di kediaman abah ahmad, santri putri yang bersantai yak jauh dari sana terpesona melihat revan dan kevin yang baru saja turun dari mobilnya.
"selamat pagi abah, umi dan nona aisyah" ucap kevin menunduk hormat. aisyah yang melihat tindakan kevin merasa sedikit berlebihan atas prilakunya.
Stelah masuk ke rumah abah, para bodyguard yang mengawal revan masuk dengan membawa 5 koper yang berisi keperluan revan dan kevin selama tinghal di pesntren. Sontak aisyah yang melihat koper yg di bawa bodyguard tersebut menjadi kget.
"kalian membawa koper sebanyak ini?" tanya aisyah heran.
"ya ini berisi semua kebutuhan kami di sini" ucap revan.
"hah?... kalian hanya boleh membawa masing2 satu koper untuk tinggal di pesantren" ucap aisyah.
"apa..?? yg benar saja, aku membutuhkan semuanya" ucap revan memelas.
"kalian hatus mengikuti peraturan di sini" ucap aisyah tegas.
"Pertama kalian harus panggil abah dengan sebutan abah ahmad dan umi dengan sebutan ibu ahmad, seperti para santri yang lain, trus kalian harus mengikuti seluruh peraturan pesantren, kalian tinggal di asrama" ucap aisyah tegas.
"loh... Kita tinggal di asrama??" kita tidak tinggal di rumah ini,?" tanya revan kaget.
"TIDAK" ucap aisyah tegas.
Revan yg mendengar ucap aisyah hanya bisa pasrah akan keadaannya sekarang, sangat sulit untuk mendapatkan hati aisyah, dia hrus rela berkorban untuk mendpatkannya.
"assalamualaikum" ucap reza masuk ke rumah kyai.
"waalaikum salam nak reza" jawab abah menyalami reza.
reza yg masuk langsung berdebar saat mendapati aisyah, tanpa sadar reza dan aisyah saling pandang, revan yg melihat adegan itu sontak pura2 batuk.
"uhuk uhuk" batuk revan pura2. aisyah yg mendengar deheman revan langsung menunduk begitu pula dg reza, revan langsung menatap reza tak suka.
"oh Iya.. Ada apa pak kyai?" tanya reza sopan.
__ADS_1
"reza, tlong antarkan nak revan dan kevin ke asrama yg sudah kyai siapkan kmarin" ucap abah.
"baik kyai..." ucap reza.
Revan dan kevin berjalan mengikuti reza dari samping, revan masih menatap tajam reza, dia merasa masih kesal adegan tadi di rumah abah. tak btuh waktu lama, akhirnya mereka tiba di asrama Yg di sediakan khusus untuk revan dan kevin. Revan yg melihat asramanya langsung mengkerutkan dahinya.
"yg benar saja aku tinggal di temoat ini" revan dalam hati.
"ya sudah saya tinggal dulu, kalian bisa beristirahat, assalamualaikum.. ucap Reza meninghalkan revan dan kevin.
"astaga... Ini kasur gk ada yg lebih besar apa?" uvap revan kesal.
"apa tuan mau saya belikan kasur yg besar" tanya kevin.
"kamu mau lamaran ku langsung di tolak hah" ucap revan kesal.
"maaf tuan saya tak bermaksud" pinta kevin.
"lagi pula uang dari mana kita?? dompet kita saja di sita aisyah" ucao revan. ya dompet dan handphone revan dan kevin di sita aisyah sebelum mereka menuju asrama, dan yg tersisa adalah pakaian yg ada di dlm koper mereka, aisyah hanya memberi uang dua ratus ribu pda mereka untuk membeli keperluannya.
"ada apa tuan? Astaga tuan" ucap kevin panik Melihat revan yg tergeletak di kamar mandi.
Stelah kevin mngangkat revan ke dalam asrama, kevin segera ke rumah abah untuk memberitahu.
"assalamualaikum" ucap kevin panik.
"waalaikum salam" jawab abah dan aisyah kompak.
"pak kyai tuan revan pingsan" ucap kevin ngos ngosan.
"astaghfirullah" ucap abah dan aisyah.
"kok bisa nak revan pingsan, ya sudah saya kesna" ucap abah pada kevin.
__ADS_1
"syah abah ke tempat nak revan dulu, assalamualaikum" ucap abah.
"Kenapa revan bisa pingsan?" tanya aisyah pada dirinya.
Abah dan kevin telah tiba di asrama, terdapat reza dan ricko yang sedang menungguinya.
"assalamualaikum" ucap kyai segera mengahampiri revan.
"waalaikum salam" jawab reza dan ricko.
Stelah tiga puluh menit abah mencoba membangunkan revan, akhirnya revan siuman juga.
"alhamdulillah" ucap abah.
"bagaimana keadaanmu, apa masih pusing?" tanya abah.
"sedikit bah" ucap revan mendudukkan dirinya yg di bantu kevin.
"kamu kenapa bisa pingsan bgini?" tanya abah.
" saya tadi lihat kecoa di kamar mandi bah" ucap revan lirih. semua yg mendengar ucapan revan sontak tertawa, hanya seekor kecoa bisa membuatnya pingsan.
"hush... Kalian kok malah ketawa" ucap abah menyadarkan. Revan yg melihat kevin ikut tertawa menatap tajam ka arahnya.
"maaf tuan" ucap kevin menunduk.
"ya sudah klo begitu abah pulang, assalamualaikum" ucap abah.
"walaikum salam" jawab mereka kompak.
Revan yg masih menatap kevin tajam, membuat kevin takut dan tak berani menegakkan kepalanya, lalu reza dan ricko berpamitan pulang menuju asrama mereka.
author.
__ADS_1
Jngan lupa like, comen dan vote ya... Terima kasih